Wahai zat yg memiliki kuasa tak terbatas jika kuasaMu bisa mempercepatnya jgn Kau perlambat jodohku atas dosa2 yg tak kuketahui" :D
aamiin

shark vs the universe

titsay
noise dept.
we're not kids anymore.
Show & Tell
Alisa U Zemlji Chuda
h
Monterey Bay Aquarium
d e v o n
No title available
$LAYYYTER

Kaledo Art
dirt enthusiast
Today's Document
Xuebing Du

#extradirty

Andulka
Cosmic Funnies

ellievsbear
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
seen from United States
seen from Italy
seen from Italy
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from China

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Dominican Republic
seen from Germany

seen from Japan

seen from Singapore

seen from Malaysia
@aflahaa
Wahai zat yg memiliki kuasa tak terbatas jika kuasaMu bisa mempercepatnya jgn Kau perlambat jodohku atas dosa2 yg tak kuketahui" :D
aamiin
Ducil goes to Rumbel-RAW #Ducil 28.08.16
Alhamdulillah.... 😊 #rehearsal #wisudaUI 25.08.16 (at University of Indonesia (UI Depok))
"HaiiHai hello...😄😄 ini foto saat aku ikut kegiatan @dutacilikantirokok 😊 Seruu loh kegiatannya...👏👏👍👍 Kamu pengen tau apa aja yang udah kami lakukan? Yuk kepoin akunnya: Ig : @dutacilikantirokok Fb : Duta Cilik Anti Rokok Indonesia Tw : @ducilantirokok web : www.swayanaka.org/ducil Line@ Official : @XFC8783U (use with "@") Or click by Link http://line.me/ti/p/%40xfc8783u #ducil #dutacilikantirokok #dutacilik
Bila nanti aku telah benar pergi karena inginku sendiri, kau mungkin hanya akan kuingat sesekali. Karena bila ada yang kutinggalkan setelah sebelumnya begitu kusayang, kepergianku pasti telah didahului oleh banyak pertimbangan.
Tia Setiawati (via karenapuisiituindah)
Jalan kaki itu sehat:D 16.02.16 (at Jembatan Texas - Universitas Indonesia)
Yang dulu tak pernah kehabisan topik untuk dibicarakan, sekarang untuk menyapa atau memulai percakapan saja tidak tahu bagaimana caranya.
(via mbeeer)
Aku rindu. Tapi aku tak ingin bertemu. Aku ingin bercerita. Tapi aku mencoba untuk tidak jatuh lagi di tempat pertama.
(via mbeeer)
Kau tahu aku ada. Kau hanya pura-pura tidak peduli. Menatapku sepintas seolah kau tak tahu apa-apa tentang rasa yang kurasa. Ya begitulah kau, pembohong yang paling aku cinta.
(via mbeeer)
Yang katanya mau berubah, semoga dikuatkan dan di istiqomahkan bukan hanya dalam ucapan dan tulisan tapi juga dihati dan perbuatan. Semangat yang move on, hijrah :)
Mens sana in corpore sano, Sepedaan aja dulu, segerin mata :D Sepedaan sambil hujan-hujanan seru juga :D --15.01.16-- (at Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat)
"Kisah Istri Sholehah…" (Berhak Untuk Dibaca…!!)
Minggu Sore, 13 Desember 2015
Seorang istri menceritakan kisah suaminya pada tahun 1415 H, ia berkata :
Suamiku adalah seorang pemuda yang gagah, semangat, rajin, tampan, berakhlak mulia, taat beragama, dan berbakti kepada kedua orang tuanya.
Ia menikahiku pada tahun 1390 H. Aku tinggal bersamanya (di kota Riyadh) di rumah ayahnya sebagaimana tradisi keluarga-keluarga Arab Saudi. Aku takjub dan kagum dengan baktinya kepada kedua orang tuanya.
Aku bersyukur dan memuji Allah yang telah menganugerahkan kepadaku suamiku ini. Kamipun dikaruniai seorang putri setelah setahun pernikahan kami. Lalu suamiku pindah kerjaan di daerah timur Arab Saudi.
Sehingga ia berangkat kerja selama seminggu (di tempat kerjanya) dan pulang tinggal bersama kami seminggu. Hingga akhirnya setelah 3 tahun, dan putriku telah berusia 4 tahun… Pada suatu hari yaitu tanggal 9 Ramadhan tahun 1395 H tatkala ia dalam perjalanan dari kota kerjanya menuju rumah kami di Riyadh ia mengalami kecelakaan, mobilnya terbalik.
Akibatnya ia dimasukkan ke Rumah Sakit, ia dalam keadaan koma. Setelah itu para dokter spesialis mengabarkan kepada kami bahwasanya ia mengalami kelumpuhan otak. 95 persen organ otaknya telah rusak. Kejadian ini sangatlah menyedihkan kami, terlebih lagi kedua orang tuanya lanjut usia.
Dan semakin menambah kesedihanku adalah pertanyaan putri kami (Asmaa’) tentang ayahnya yang sangat ia rindukan kedatangannya. Ayahnya telah berjanji membelikan mainan yang disenanginya…
Kami senantiasa bergantian menjenguknya di Rumah Sakit, dan ia tetap dalam kondisinya, tidak ada perubahan sama sekali. Setelah lima tahun berlalu, sebagian orang menyarankan kepadaku agar aku cerai darinya melalui pengadilan, karena suamiku telah mati otaknya, dan tidak bisa diharapkan lagi kesembuhannya.
Yang berfatwa demikian sebagian syaikh -aku tidak ingat lagi nama mereka- yaitu bolehnya aku cerai dari suamiku jika memang benar otaknya telah mati. Akan tetapi aku menolaknya, benar-benar aku menolak anjuran tersebut.
Aku tidak akan cerai darinya selama ia masih ada di atas muka bumi ini. Ia dikuburkan sebagaimana mayat-mayat yang lain atau mereka membiarkannya tetap menjadi suamiku hingga Allah melakukan apa yang Allah kehendaki.
Akupun memfokuskan konsentrasiku untuk mentarbiyah putri kecilku. Aku memasukannya ke sekolah tahfiz al-Quran hingga akhirnya iapun menghafal al-Qur'an padahal umurnya kurang dari 10 tahun. Dan aku telah mengabarkannya tentang kondisi ayahnya yang sesungguhnya.
Putriku terkadang menangis tatkala mengingat ayahnya, dan terkadang hanya diam membisu. Putriku adalah seorang yang taat beragama, ia senantiasa sholat pada waktunya, ia sholat di penghujung malam padahal sejak umurnya belum 7 tahun.
Aku memuji Allah yang telah memberi taufiq kepadaku dalam mentarbiyah putriku, demikian juga neneknya yang sangat sayang dan dekat dengannya, demikian juga kakeknya rahimahullah.
Putriku pergi bersamaku untuk menjenguk ayahnya, ia meruqyah ayahnya, dan juga bersedekah untuk kesembuhan ayahnya. Pada suatu hari di tahun 1410 H, putriku berkata kepadaku : Ummi biarkanlah aku malam ini tidur bersama ayahku… Setelah keraguan menyelimutiku akhirnya akupun mengizinkannya.
Putriku bercerita :
Aku duduk di samping ayah, aku membaca surat Al-Baqoroh hingga selesai. Lalu rasa kantukpun menguasaiku, akupun tertidur. Aku mendapati seakan-akan ada ketenangan dalam hatiku, akupun bangun dari tidurku lalu aku berwudhu dan sholat –sesuai yang Allah tetapkan untukku-.
Lalu sekali lagi akupun dikuasai oleh rasa kantuk, sedangkan aku masih di tempat sholatku. Seakan-akan ada seseorang yang berkata kepadaku, “Bangunlah…!!, bagaimana engkau tidur sementara Ar-Rohmaan (Allah) terjaga??, bagaimana engkau tidur sementara ini adalah waktu dikabulkannya doa, Allah tidak akan menolak doa seorang hamba di waktu ini??”
Akupun bangun… seakan-akan aku mengingat sesuatu yang terlupakan… lalu akupun mengangkat kedua tanganku (untuk berdoa), dan aku memandangi ayahku –sementara kedua mataku berlinang air mata-.
Aku berkata dalam do'aku, “Yaa Robku, Yaa Hayyu (Yang Maha Hidup)… Yaa ‘Adziim (Yang Maha Agung).., Yaa Jabbaar (Yang Maha Kuasa)…, Yaa Kabiir (Yang Maha Besar)…, Yaa Mut'aal (Yang Maha Tinggi)…, Yaa Rohmaan (Yang Maha Pengasih)…, Yaa Rohiim (Yang Maha Penyayang)…,
ini adalah ayahku, seorang hamba dari hamba-hambaMu, ia telah ditimpa penderitaan dan kami telah bersabar, kami Memuji Engkau…, kami beriman dengan keputusan dan ketetapanMu baginya…
Ya Allah…, sesungguhnya ia berada dibawah kehendakMu dan kasih sayangMu.., Wahai Engkau yang telah menyembuhkan nabi Ayyub dari penderitaannya, dan telah mengembalikan nabi Musa kepada ibunya… Yang telah menyelamatkan Nabi Yuunus dari perut ikan paus, Engkau Yang telah menjadikan api menjadi dingin dan keselamatan bagi Nabi Ibrahim… sembuhkanlah ayahku dari penderitaannya…
Ya Allah… sesungguhnya mereka telah menyangka bahwasanya ia tidak mungkin lagi sembuh… Ya Allah milikMu-lah kekuasaan dan keagungan, sayangilah ayahku, angkatlah penderitaannya…”
Lalu rasa kantukpun menguasaiku, hingga akupun tertidur sebelum subuh.
Tiba-tiba ada suara lirih menyeru.., “Siapa engkau?, apa yang kau lakukan di sini?”. Akupun bangun karena suara tersebut, lalu aku menengok ke kanan dan ke kiri, namun aku tidak melihat seorangpun. Lalu aku kembali lagi melihat ke kanan dan ke kiri…, ternyata yang bersuara tersebut adalah ayahku…
Maka akupun tak kuasa menahan diriku, lalu akupun bangun dan memeluknya karena gembira dan bahagia…, sementara ayahku berusaha menjauhkan aku darinya dan beristighfar. Ia berkata, “Ittaqillah…(Takutlah engkau kepada Allah….), engkau tidak halal bagiku…!”.
Maka aku berkata kepadanya, “Aku ini putrimu Asmaa’”. Maka ayahkupun terdiam. Lalu akupun keluar untuk segera mengabarkan para dokter. Merekapun segera datang, tatkala mereka melihat apa yang terjadi merekapun keheranan.
Salah seorang dokter Amerika berkata –dengan bahasa Arab yang tidak fasih- : “Subhaanallahu…”. Dokter yang lain dari Mesir berkata, “Maha suci Allah Yang telah menghidupkan kembali tulang belulang yang telah kering…”.
Sementara ayahku tidak mengetahui apa yang telah terjadi, hingga akhirnya kami mengabarkan kepadanya. Iapun menangis… dan berkata, اللهُ خُيْرًا حًافِظًا وَهُوَ يَتَوَلَّى الصَّالِحِيْنَ Sungguh Allah adalah Penjaga Yang terbaik, dan Dialah yang Melindungi orang-orang sholeh…, demi Allah tidak ada yang kuingat sebelum kecelakaan kecuali sebelum terjadinya kecelakaan aku berniat untuk berhenti melaksanakan sholat dhuha, aku tidak tahu apakah aku jadi mengerjakan sholat dhuha atau tidak..??
Sang istri berkata : Maka suamiku Abu Asmaa’ akhirnya kembali lagi bagi kami sebagaimana biasanya yang aku mengenalinya, sementara usianya hampir 46 tahun. Lalu setelah itu kamipun dianugerahi seorang putra, Alhamdulillah sekarang umurnya sudah mulai masuk tahun kedua.
Maha suci Allah Yang telah mengembalikan suamiku setelah 15 tahun…, Yang telah menjaga putrinya…, Yang telah memberi taufiq kepadaku dan menganugerahkan keikhlasan bagiku hingga bisa menjadi istri yang baik bagi suamiku… meskipun ia dalam keadaan koma…
Maka janganlah sekali-kali kalian meninggalkan do'a…, sesungguhnya tidak ada yang menolak qodoo’ kecuali do'a… barangsiapa yang menjaga syari'at Allah maka Allah akan menjaganya.
Jangan lupa juga untuk berbakti kepada kedua orang tua… dan hendaknya kita ingat bahwasanya di tangan Allah lah pengaturan segala sesuatu… di tanganNya lah segala taqdir, tidak ada seorangpun selainNya yang ikut mengatur…
Ini adalah kisahku sebagai ‘ibroh (pelajaran), semoga Allah menjadikan kisah ini bermanfaat bagi orang-orang yang merasa bahwa seluruh jalan telah tertutup, dan penderitaan telah menyelimutinya, sebab-sebab dan pintu-pintu keselamatan telah tertutup…
Maka ketuklah pintu langit dengan do'a, dan yakinlah dengan pengabulan Allah…. Demikianlah….Alhamdulillahi Robbil 'Aaalamiin (SELESAI…)
Janganlah pernah putus asa…jika Tuhanmu adalah Allah… Cukup ketuklah pintunya dengan doamu yang tulus… Hiaslah do'amu dengan berhusnudzon kepada Allah Yang Maha Suci Lalu yakinlah dengan pertolongan yang dekat dariNya…
(sumber : http://www.muslm.org/vb/archive/index.php/t-416953.html , Diterjemahkan oleh Firanda Andirja)
Kota Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam-, 19-11-1434 H / 25 September 2013 M www.firanda.com
Wahai zat yg memiliki kuasa tak terbatas jika kuasaMu bisa mempercepatnya jgn Kau perlambat jodohku atas dosa2 yg tak kuketahui" :D
Berhentilah bertanya "kapan dilamar?" Karena yang kutunggu adalah kamu
Bagaimana rasanya menaruh harapan pada seseorang yang usianya lebih muda darimu?
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, Badan POM RI, BPOM RI, National Agency of Drugs AND Foods Controls
BAHAN KIMIA OBAT DALAM OBAT TRADISIONAL DAN SUPLEMEN KESEHATAN
“Ancaman Bagi Kesehatan Masyarakat”
Pemberantasan Obat Tradisional (OT) dan Suplemen Kesehatan (SK) mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) terus dilakukan Badan POM. Setelah pada 24 Agustus 2015 lalu mengeluarkan peringatan publik terkait OT dan SK stamina pria mengandung BKO, Badan POM kembali mengumumkan daftar OT mengandung BKO yang dilarang untuk dikonsumsi masyarakat. Terdapat 54 OT mengandung BKO dalam daftar tersebut, dimana 47 diantaranya merupakan OT tanpa nomor izin edar/ilegal. BKO yang teridentifikasi dicampur dalam temuan produk OT hingga November 2015 didominasi oleh penghilang rasa sakit dan antirematik, seperti Parasetamol dan Fenilbutazon.
Parasetamol dan Fenilbutazon tidak boleh dicampurkan sama sekali ke dalam OT. Penggunaan Parasetamol yang tidak tepat (jangka panjang/dosis besar) dapat menyebabkan kerusakan hati. Sedangkan Fenilbutazon termasuk obat keras yang harus digunakan atas petunjuk dokter. Jika digunakan secara tidak tepat, Fenilbutazon dapat menimbulkan akibat bagi kesehatan, mulai dari yang ringan seperti mual, muntah, ruam kulit, hingga risiko yang lebih berat seperti penimbunan cairan, perdarahan lambung, perforasi lambung, reaksi hipersensitifitas (Steven Johnsons Syndrome), hepatitis, gagal ginjal, leukopenia, anemia aplastik dan agranulositosis.
Badan POM melakukan penarikan terhadap 54 OT mengandung BKO tersebut dari peredaran untuk selanjutnya dilakukan pemusnahan. Pada tahun 2015 ini, telah dilakukan pemusnahan terhadap OT senilai 75,7 miliar rupiah dan bahan baku OT senilai 63,55 miliar rupiah. Terhadap 7 item hasil temuan OT mengandung BKO yang telah terdaftar, nomor izin edarnya telah dibatalkan. Sebagai informasi, dalam dua tahun terakhir, sejumlah 115 kasus peredaran OT mengandung BKO berhasil diungkap dan telah diajukan ke pengadilan.
Permasalahan ini bukan hanya menjadi isu di Indonesia, melainkan juga di seluruh dunia.Berdasarkan informasi melalui Post-Marketing Alert System (PMAS), World Health Organization (WHO) dan US Food and Drug Administration (FDA) sebanyak 38 OT dan SK mengandung BKO serta bahan dilarang lainnya juga ditemukan di negara-negara ASEAN, Australia, dan Amerika Serikat. Ketiga puluh delapan produk tersebut diduga merupakan produk luar negeri. Karena itu, selain terus memperkuat dan meningkatkan koordinasi dengan berbagai instansi terkait di dalam negeri, antara lain pihak Kepolisian dan Kejaksaan untuk penanganan dari segi hukum, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (Dinas Kesehatan/Dinas Perindustrian/Dinas Perdagangan), asosiasi/perusahaan di bidang OT melalui Kelompok Kerja Nasional Penanggulangan Obat Tradisional mengandung Bahan Kimia Obat (Pokjanas Penanggulangan OT-BKO), Badan POM juga memperkuat kerjasama ASEAN melalui PMAS dan dengan berbagai negara lain, seperti Australia, Tiongkok, dan Amerika.
Upaya pemberantasan OT mengandung BKO yang dilakukan Badan POM tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan lintas sektor terkait, pelaku usaha dan masyarakat. Pelaku usaha dihimbau untuk tidak memproduksi dan/atau mengedarkan OT yang tidak sesuai dengan ketentuan. Masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif dalam pengawasan dengan menjadi konsumen cerdas, bertindak lebih waspada dan tidak mengonsumsi produk-produk sebagaimana tercantum dalam lampiran peringatan/public warning ini ataupun yang sudah diumumkan dalam peringatan/public warning sebelumnya. Jika masyarakat menemukan hal-hal yang mencurigakan terkait produksi dan peredaran OT secara ilegal, dapat menghubungi Contact Center HALOBPOM 1-500-533, sms 0-8121-9999-533, email [email protected], twitter @bpom_ri atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) di seluruh Indonesia.
Lampiran OT mengandung BKO Lampiran OT dan SM mengandung Bahan Dilarang
Kedua. Doodle kedua. Jadi ceritanya waktu itu aku ngasih liat tuh doodle pertamaku (2509), eeeehhh Mba nya kepengen. Dilihat Dari raut wajahnya penuh dengan harapan seakan dia berkata "Pla mau dong dibikinin" -muka melas mupeng- Aku hanya tersenyum, tak bisa menjanjikan apapun. Ga tega lah aku, mba baik dan cantik engga dibikinin. Dan akhirnya jadi juga :D simple, setidaknya aku udah usaha lah yah Mba u.u Happy birthday Mba Ratih...Barakallah :) 160915