Wisteria dan aku sempat berbicara soal pantai dan beberapa hal yang nyatanya sampai sekarang tak akan pernah menjadi kenyataan
Daisy berkata, "cinta hanyalah perihal waktu" Namun sayangnya, jam tanganku mati kala itu
Aster terlihat penuh warna untuk aku yang terkesan monokrom dan biasa saja
Tak lama kemudian, nyanyian yang menenangkan datang dari Wijayakusuma sebelum tidur, tetapi dalam mimpiku, yang datang hanyalah satu, kau pun pasti tahu
Delphia datang membawa bunga harapan,
tetapi aku tak tahu bagaimana cara merawatnya
Ia cantik, seperti apa yang ada dalam seluruhnya
tetapi, akhirnya aku lepas dan kupilih kaktus saja
rasanya menyakitkan, terlebih ia adalah orang yang pernah kucoba sayang ...
kau harus tahu, kukira semua yang keluar dari mata Dhelpia
sama halnya seperti bunga, begitu istimewa
Senang sekaligus menyesakkan, karena apa yang ada pada dirinya ia berikan kepada orang yang kurasa mahir rawat segalanya, termasuk luka juga harapannya.
Magnolia datang ketika aku merasa sedang mandiri
di malam yang sunyi ia datang membawa selimut cinta dan ribuan kata penenang
Jawabanku selalu sama, “Magnolia, aku sudah biasa sendiri”
Sial, pedahal, nyatanya aku juga kedinginan kala itu
Gardenia, maaf karena telah lebih sering tenggelam
di percakapan kosong antara kita daripada mencoba selami apa yang kau minta
Kita tidak pernah benar-benar mulai
jadi kupikir kita juga tidak pernah benar-benar mengucap kata selesai
Satu nama yang tak pernah aku ketahui mengajarkan sabar
Tetapi aku malah menganggap dirinya terlalu mudah untuk kucintai, padahal, yang mudah itulah yang ternyata sangat susah untuk dimiliki
Edelweiss berpesan, katanya tidak ada istilah cinta habis di masa lalu, sungguh kau hanya butuh seseorang yang bisa membuatmu merasa jatuh cinta kembali, persis seperti dulu dengan wanita pertamamu
Tetapi, apa yang terjadi bila nyatanya semua yang datang setelah kamu juga kupilih tidak dulu?
Sellia kenalkan aku dengan dengan lembutnya matcha
tetapi harusnya kau pun tahu, kopi bagai nyawa bagiku
Sellia, ku akui kau lah yang paling berani perihal memegang
tetapi kala itu sayangnga aku lebih sering memegang kepalsuan
Juga ia yang pernah berikan pelukan erat,
tetapi, rasanya aku sudah terlanjur patah untuk merasakan hangat
Beberapa sudut Salbin, mengingatkan ku padamu
Aryllis manis, Bluebell sewangi kopi di pagi hari, ya, mereka adalah dua bunga yang pernah datang tetapi belum sempat kujadikan rekam dalam ingatan
Kadang, di beberapa malam, Camellia secara tak sengaja masuk dalam ingatanku
dengan lagu Mercusuar yang kadang juga aku dengarkan
Ah ... saat itu aku begitu yakin kita akan berlayar ke lautan lepas,
tetapi belum selesai kuperbaiki kapal,
ia malah lebih dulu berlayar bersama yang lebih siap melakukan penyeberangan
Camellia menyadari, kepalku tidak cukup kokoh untuk dinaiki.
Ia mungkin tersadar, terlalu banyak lubang pada kapalku di sisi kanan dan kiri.
karena tidak tahu mengapa dulu aku katakan iya padamu
padahal maksudku, terima kasih telah menjadikan aku
sebagai orang kepercayaanmu
Ixora terlalu percaya apa yang akan terjadi ke depannya
Tsubaki, kupikir terlalu jujur ikuti kata hatinya
Freesia selalu mengatakan malam minggu denganku
masih ada dalam ingatannya. “Kau bisa ingat aku sebagai teman baikmu.” Freesia-ku
Hanabi terlihat menarik layaknya kembang api di awal Januari;
tetapi dari awal kita sudah sepakat bahwa langit adalah yang kita cari
Lemon datang memberikan jas hujan dan tulisan singkat beribu permaknaan
Tak ada hujan yang datang;
hanya ada kata terima kasih untuk apa yang ia berikan
Kukira dulu aku memilih tidak dengan berbagai alasan
Ternyata, aku hanyalah kabur dari ikatan
aku menyerah dari segala hal terkait percintaan
berhenti pura-pura, menyerah jalan pintasnya
karena ternyata yang kupikir salah semua;
seketika kupilih pejamkan saja
Kemudian satu per satu bunga-bunga yang kutinggalkan kembali bermekar
Sebagian memilih tumbuh dengan bantuan sinar
Sebagian rela dihinggapi berbagai serangga penyuka sari bunga
Sebagian lagi memilih mati untuk kemudian hidup kembali
Kemudian, di setiap jeda selalu ada nama
April terasa lebih hidup daripada semuanya
(padahal ia jelas tak ada di antara mereka)
Tetapi, bagaimana bisa semua cinta menjelma dia?
Tidak pernah menjadi yang paling menonjol
tidak menyerbuku dengan berbagai pertanyaan yang menyebalkan
April tidak lebih sempurna dari semuanya
Kupikir dia pun hanya terdiam dalam ingatan
namun kurasa, diamnya membuat kisah cinta yang sempat ingin kujalani terasa membosankan.