Allah ada. saya baik-baik aja
$LAYYYTER
Three Goblin Art
todays bird
almost home
No title available

titsay

izzy's playlists!
Mike Driver

Andulka

tannertan36
Sade Olutola

Product Placement

Kiana Khansmith

Kaledo Art
Claire Keane

❣ Chile in a Photography ❣
No title available
DEAR READER
Cosimo Galluzzi

Discoholic 🪩

seen from Malaysia

seen from Netherlands
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Spain
seen from China
seen from Peru

seen from Germany

seen from Germany
seen from United States
seen from Italy

seen from United Kingdom

seen from Netherlands

seen from Lithuania
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Singapore

seen from United States
@akmalasworld
Allah ada. saya baik-baik aja
sebentar lagi ramadan akan pergi. ia berpamit dalam sunyi yang menyejukkan, menyatakan sikap hormat pada sesiapa yang merayakan. masjid yang ramai di tengah malam seminggu terakhir ramadan, menjadi bukti kuat bahwa sangat banyak manusia yang mencintai kehadirannya.
sampai jumpa lagi, ramadan. izinkan kita bertemu lagi di tahun depan. sebab meski begitu, aku akan selalu merindukan-Nya di bulan apapun, dalam atau tanpa bulanmu.
semoga Allah menyertaiku selalu.
pertama kali memutuskan untuk memelihara anak ayam. berharap di tanganku ia dapat tumbuh besar, dengan sehat dan kuat.
sebab ini aku jadi tahu betapa anak ayam itu ringkih sekali. ia tidak tahan dingin, mau pun terlalu panas, terlalu haus, mau pun kehausan.
begitu pula aku, manusia yang memiliki banyak sekali kekurangan. namun, oleh Rabb-ku segala hal dapat terpenuhi. atas izin-Nya, aku dapat bernapas dan bergerak dengan baik, juga berkomunikasi, berpikir, beristirahat, dan lain-lain.
meski begitu, seringkih amanah anak ayam kecil ini, aku berusaha untuk memeluk duka besar dunia ini; segala jenis penghiburan asal tidak merugikan diri mau pun pihak lain, bagiku, tidak masalah.
aku telah sampai pada pertengahan ramadan, terima kasih atas segala nikmat-Mu ya Rabb.
banyak sekali kabar suka mau pun duka, betapa dunia ini bagai buah di atas gala. jika tidak berhati-hati, akan terperosok dan jatuh begitu saja.
tentu bagiku harapan dan doa, serta rapalan dzikir sebagai mantra untuk menghadapi segala di depan mata, haruslah teratur tak terukur. tanpa-Nya, aku hanyalah sebutir debu berterbangan tak tentu arah.
semoga, semoga dan semoga, kita semua berada dalam lindungan-Nya.
kalian nih bertahan di tumblr sampe sekarang alesannya apa ya? tumblr kan udah makin sepi aja yaaa perasaan😭
kalian bertahan alasannya apa?
tumblr adalah tempat kembaliku saat sosmed lain terlalu riuh.
membaca tulisan teman-teman di sini membuat aku menemukan jawaban atas pertanyaan yg selama ini aku cari.
apapun suasana dunia, tumblr tak pernah tergantikan :>
merawat teman hijau ini membuatku lebih perasa akan nilai hati. sekecil duri-duri mereka yang membuat nyeri jika menusuk jari. betapa pentingnya pertahanan diri seringkih apapun tubuh ini.
mengapa sangat sulit memaafkan saat tidak diminta? padahal dengan memaafkan ialah tempat untuk tenang berasal. mungkin karena, aku hanya manusia biasa. bukan super, entah super kaya hati, super rendah hati, atau super pasrah atas apa yang sudah terjadi.
sebabnya sampai kini aku tak akan berhenti belajar. untuk terus menghargai, menikmati, dan tidak lagi meratapi betapa perihnya relung hati.
menemukan kedamaian saat merawat tanaman, seperti ditakdirkan menjadi jiwa yang tenang. tumbuh tanpa suara, basah tanpa bicara, diterpa sinar matahari membuatnya bahagia. semestinya aku pun begitu
tidak perlu membandingkan diri dengan yang lebih tinggi atau rendah, untuk tahu betapa beruntungnya dirimu.
bebas bernafas, kasur yang nyaman, air yang bersih, perut yang kenyang. dan lain-lain. dan lain-lain. adalah kenikmatan yang tidak semua orang bisa dapat.
lantas bagian mana yang kurang? tidak ada, kecuali hati yang kurang bersyukur.
Anonymous messages!
menuju akhir tahun, berharap selalu dihiasi dengan hal baik. terutama semangat, dukungan, dan riang semoga senantiasa tercurah untukku, untukmu, dan kita semua.
beri aku kalimat ajaibmu! :)
bunga tidur tentang masa lalu kembali muncul secepat engsel pintu memutar kuncinya. aku tidak paham mengapa ia datang meski aku telah lupa. mungkin alam bawah sadarku ingin mengingatkan bahwa bagaimana pun perihnya, ia tetap bagian dari diriku.
aku sudah merelakan atas apa yg sudah terjadi. tapi jika dunia ingin aku mengukirnya, biarlah ia berada di sebuah tempat nun jauh seperti ujung hatiku.
ayo belajar memaafkan. ikhlas bukan hanya saat sedang kehilangan. atau pun saat baru menyadari penerimaan. serta saat dibenci atau dicaci seseorang.
tapi ikhlas dalam hati atas segala hal yang akan dan sudah dilalui. ikhlas akan sesuatu yang sudah kita pelajari dan renungi.
satu persatu kejutan hebat akan datang. seolah itu adalah keajaiban atas ikhlasnya hati kita.
jangan terus berfokus pada kesalahan, kesedihan, tidak terima, rasa bersalah, mau pun sakit hati. karena hal negatif yang ditanam akan bertumbuh besar seiring berjalannya prasangka dalam kepala.
terlalu banyak ujian bagi warga negara ini, aku harap semua tetap tabah dan tegar. meski entah kapan "mereka" akan memiliki simpati dan hati nurani. yang sungguhan
terlalu banyak hingar bingar di kepalaku. meski sebetulnya hidupku berjalan baik-baik saja, enjoy-enjoy saja. lantas, berasal dari mana berisik yang datang menjelma malang?
mungkin dari luka yang belum kering di masa lalu. atau trauma yang belum pulih di masa itu. serta ikhlas yang belum penuh tertutup sendu.
hiduplah dengan tenang. hiduplah dengan bahagia. hiduplah dengan hal-hal sederhana yang bisa membuatmu terasa berharga. seperti ikan-ikan kecil di akuarium kamarmu. atau bunga-bunga indah di halaman rumahmu. juga koleksi buku-buku tua di lemari dan lacimu.
hiduplah dengan kesadaran nafas yang diberikan-Nya kepadamu. jika segala hal dapat kamu terima dengan lapang, atas izin-Nya, tidak ada kebaikan yang sia-sia. beribu-ribu bahkan berlipat ganda, setitik rasa syukur di hati kecilmu. pasti dibalas kejutan hebat oleh-Nya.
lucunya masa dulu yang kita kira berat dan sesak justru membentuk diri kita yang sekarang.