Hidden Love
A chinese drama lead by Zhao Lucy whose act was incredible. It was so long since the last time I watch mandarin movie. And Hidden Love teach me a lot of healthy relationship.
Shan Zhi (acted by Zhao Lucy) was beautifuly pictured as a grown up woman, slow pace yet very personal. Dari tukang ngambek, jadi perempuan realistis, teguh, kokoh berdiri pada cita-citanya dan pada akhirnya menyambut kembali cinta diam-diamnya dengan lembut, tulus, dan menentramkan (pasangannya). Personality yang ditampilkan dengan build up yang sangat baik dan menampar aku dari awal sampai akhir.
She shows me how to be a good woman. And by that, datang bentuk cinta yang luar biasa tulus dari Xiajun yang pada akhirnya bucin setengah mati dan tegrila-gila karena dia merasa sangat dicintai, dimengerti, dibersamai dalam naik turunnya kehidupan. Dan sepanjang eps, I keep asking myself, apakah aku sudah jadi pasangan sebaik San Zhi? Aku rasa masih jauh untuk diiyakan.
1. Shan Zhi menerima bahwa Xiajun tidak menyukainya.
Aku? Kalo Sar ngga suka lagi sama aku, aku akan nangis dan meraung-raung serta play victim and do anything to keep Sar besides me.
Aku masih sulit menghargai perasaan orang lain, utamanya yang berlawanan dengan keinginanku.
So what? Aku lihat Shan Zhi bisa kok tidak memaksa keadaan, alih alih dia fokus ke hal lain yg baik untuk masa depannya. And guess what, pada akhirnya Shan Zhi dapet cinta yang baik di waktu yang tepat. So I learn that :
Tidak perlu memaksakan keadaan. Apa yang ditakdirkan untukmu, ga akan melewatimu.
Setidaknya itu janji Allah SWT, kan?
2. Shan Zhi menurunkan egonya, dan membalas kebaikan Xiajun.
Shan Zhi sebal karena merasa Xiajun ingkar janji, perasaan sebal itu ia pendam 2 tahun sampai akhirnya mereka bertemu lagi dan Xiajun tetaplah seorang pri yang sangat baik. Pada akhirnya, walaupun masih sebal Shan Zhi traktir Xiajun makan untuk membalas bantuannya pada masa yang lampau.
If it was me, selama aku masih sebal aku masih akan terus bersikap kurang enak bahkan meminimalisir interaksi. Bila bekaitan dengan Sar, aku akan jadi super anoying dengan harapan Sar ngerti dan minta maaf. Kalau masih ga berhasil, aku akan straight forward into him bahwa aku sebal karena dia melakukan xyz yang seringkali jatuhnya Sar merasa disudutkan dan disalahkan.
Tapi dari Shan Zhi aku belajar bahwa :
Kebaikan perlu dibalas dengan kebaikan. Dan seringkali masalah timbul dari salah paham.
Jadi, tidak bijak bila aku langsung mengangap Sar jahat karena dia menyebalkan padahal bisa jadi ada kesalahpahaman. Serta, bagaimana pun Sar adalah orang baik mengingat apa apa saja yang telah dia lakukan padaku selama ini.
Part 1 end here









