semakin kesini, circle pertemanan semakin mengecil, ya. gimana ya caranya nenangin dan yakinin diri kalo kualitas pertemanan itu bukan dilihat dari kuantitas, melainkan seberapa bermanfaatnya kita untuk hal saling mengingatkan dalam hal kebaikan :"(
Circle Pertemanan Menyempit
Saya merupakan orang yang bersepakat tentang 'tidak masalah jika semakin dewasa circle pertemanan semakin menyempit, malah kudu dipersempirt dalam artian selektif dalam memilih teman, ketika sudah di usia yang nggak bisa dibilang muda lagi.
Kenapa? Ada satu rumus yang saya gunakan untuk menyeleksi hubungan pertemenan, apa itu? Profit = Reward - Cost
Profit = Manfaat yang didapat untuk kehidupan dunia dan akhirat
Reward = Produktivitas, motivasi, dan segala hal positif lainnya.
Cost = Waktu, tenaga, ongkos atau apapun yang harus dikorbankan.
Setelah tahu rumusnya, sekarang mulai seleksi, jika memang ternyata benefit yang didapat lebih besar dari pengorbanan yang harus dilakukan, maka pertahankan circle itu. Sebisa mungkin untuk optimalkan diri kesana. Pun sebaliknya, jika memang ternyata lebih besar pengorbanan yang dilakukan, baik tenaga, waktu dsb tetapi tidak men-drive diri kita menjadi pribadi lebih baik, atau malah justru kontra-produktif, maka skip-bye. Bukan berarti memutus silaturahim, tetap berteman, tetapi dalam teori circle of social, mereka tidak ditempatkan di prioritas paling dalam atau pertama untuk dipertahankan dan berusa hidup-menghidupi di dalamnya.
Sebenernya, pada akhirnya circle akan berkurang, mereka yang mungkin berjuang bersama, tidak menggaransi akan terus bersama, maka ya tidak perlu disesali suatu perpisahan, ambil hikmahnya.
Insyaallah itu jadi keputusan terbaik yang Allah kasih ke kamu. Hikmahnya mungkin nanti baru akan dapati. "Oh jadi ini toh maksud Allah."
Terakhir, jika sudah ikhtiar maksimal, doa sama Allah buat terus dikumpulkan dan dipertemukan orang-orang sholih yang bisa bawa kamu terus taat sama Allah.
"Maybe, sometimes your circle decreases in size but increases in value."


















