🧶🪡Mengurai Dekap Sangsi
Pernah liat tulisan temen yang ditulis 1 tahun lalu di cerita instagram yang dia izinkan buat aku baca. Ternyata kita dapati hidup itu beneran dinamis. Aku coba baca ulang tulisanku juga di buku, di notes handphone, ternyata aku pernah ada di fase merasa begitu terpuruk. Pas diinget lagi, aku menulisnya saat aku belum tau hikmah dari kejadian itu.
Ya, lagi-lagi, ujian itu sifatnya beneran sementara. Ada banyak sekali hal-hal baik yang belum kita temui sampai akhirnya kita bahagia banget pas udah tau hikmahnya.
Menulis itu gak salah. Lembaran putih itu adalah ruang, yang suatu waktu bisa jadi sudut introspeksi diri, untuk bersyukur atas setiap kesempatan yang Allaah berikan untuk lebih menguatkan hati kita.
Ternyata menulis bisa jadi sarana untuk membandingkan kualitas diri dari waktu ke waktu di kehidupan yang terus bergulir dari satu ujian ke ujian lainnya, berpindah dari kebahagiaan satu ke kebahagiaan lainnya ini.
Maka, jangan menilai seseorang dari tulisan lampau, tapi liat sejauh apa dia menguatkan akar pohon untuk menumbuhkan banyak dedaunannya hari ini.
Laahawlaa wa laa quwwata illaa billaah🖇️🤎










