Sayang kalian... duo mas mas kesayangan ibun yang senantiasa bersabar menghadapi ibun dan ibun yang bersyukur bisa bersama kalian
#jakarta #kisahku

No title available
Misplaced Lens Cap
EXPECTATIONS

Discoholic šŖ©
YOU ARE THE REASON
Fai_Ryy
noise dept.
Xuebing Du
ā
Today's Document
macklin celebrini has autism
cherry valley forever

⣠Chile in a Photography ā£

ellievsbear

No title available
occasionally subtle
Jules of Nature
I'd rather be in outer space šø
Cosimo Galluzzi
d e v o n
seen from United States

seen from Germany
seen from Pakistan

seen from United States
seen from United States
seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Italy
seen from Malaysia

seen from Belarus
seen from United States
seen from Thailand

seen from Finland

seen from Mexico

seen from United States

seen from Zambia
seen from Malaysia
seen from United States
@anggiashinta
Sayang kalian... duo mas mas kesayangan ibun yang senantiasa bersabar menghadapi ibun dan ibun yang bersyukur bisa bersama kalian
#jakarta #kisahku
Allaahumma shallii āalaa Muhammad šš ā View on Path.
Aleppo!
Host dan narasumber di stasiun televisi Turki, Ćlke TV, tak tahan menahan air mata dan emosi ketika membahas seorang anak Suriah, yang baru berumur 5 tahun, terkena pecahan bom Rusia + Assad di kepala dan harus segera dioperasi, namun tidak ada perlengkapan bahkan tidak pakai obat bius. Si anak membaca hafalan al-Quran untuk menahan rasa sakit saat operasi. Terbayangkah bertapa sakitnya dioperasi tanpa obat bius?
Saya tidak kuat menyaksikannya. Kedua orang ini telah mewakili perasaan saya sepenuhnya.
Pun saya tidak tahu apa yang akan kalian rasakan saat melihatnya. Saya hanya berharap agar hati-hati kita tidak mengeras karena terlalu sibuk memikirkan diri sendiri. Mari tunjukkan kepedulian kita.Ā
Source: klik.
tukang bangunan
sekitar 6 tahun yang lalu, aku sudah memutuskan untuk membangun sebuah benteng
mulai dari pondasi, hingga perlahan benteng itu semakin kuat dan meninggi
merasa aman berada di dalamnya... tapi kadan zona aman dan nyaman membuat seseorang menjadi penasaran dengan zonaĀ ātidak amanā
mulai lah mengintip keluar benteng
di luar sana ada seseorang yang sedikit mencurigakan dan aku pun mulai penasaran.
di saat itu lah aku baru sadar, benteng yang aku bangun tak berpintu... mulailah kuhancurkan benteng yang sudah aku bangun sendiri agar bisa bertemu dengannya
setelah aku bertemu dengannya dan berbicara panjang lebar, ternyata dia hanya ingin bertanya arah jalan... dia bukanlah penjual pintu
kemudian dia menemukan jalannya, dan aku kembali membangun benteng baru yang tentunya terdapat pintu di dalamnya
memang melelahkan...tapi setidaknya belajar untuk sebuah kesalahan
begitulah kira kira cerita tentang tukang bangunan yang membangun benteng tak berpintu
Kita mungkin tak saling kenal, tapi suatu hari kelak kita akan berkumpul. Ntah itu di Surga
(via alipurnomo)
saudara seiman ^^
Cukuplah Allah yang tahu betapa remuknya kamu, betapa kamu rasanya tidak sanggup menghadapi setiap ujian yang menghampiri, betapa lelahnya kamu dalam resah mengakui ketidakmampuanmu, Cukuplah Allah yang tahu. Allah tidak pernah tidak melihat air matamu, Allah tidak pernah tidak melihat usahamu, Allah tidak pernah tidak mendengar doa-doamu. Kamu berhak terlihat kuat dan baik baik saja di hadapan siapapun. Sama halnya kamu berhak untuk tidak mengeluh di hadapan hamba yang sama sama tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Nya.
Bersabarlah sayang! Sebab boleh jadi ada ridha Nya di antara derita yang kamu terima. Dan kelak, kebaikan akan banyak Allah karuniakan disana, tempat kita sebenar-benarnya berada untuk selamanya. Jannah.
Kuatlah, Allah selalu bersamamu. Andalkanlah Allah dalam setiap keadaan, karena hanya Allah yang tak akan pernah mengecewakanmu.
(via menyapamentari)
Remember that, may!
(via menyapamentari)
Mantab
Kerja keras? Kerja cerdas? Sing penting ikhlas š
sing penting ikhlas ^^
Fakta tentang kentut⦠hehehehe
Kredit: Nurfarahin Farhan
Ini lucu wahahha bisa nih buat ajarin dedek dedek ku :3
buat yang hobby kentut :D
akhirnya ^^
80 minggu penuh lika liku dunia koass udah lewat
dari takut, semangat, sedih, pengin cuti, pengin kabur, pengin jadi spesialis di setiap stase, seneng, baper, kesel, cape, bandel, mager, dan kelakuan aneh lainnya
dimulai dari stase anak, obgyn, penyakit dalam, bedah, tht, mata, forensik, syaraf, jiwa, radiologi, anestesi, kulit, puskesmas dan ditutup dengan perusahaan
masih ngga tau harus seneng atau sedih, ending masih ngegantung
ujian belum kelar, dan yudisium masih seminggu lagi
apapun hasilnya harus pasang wajah bahagia ^^
gulung aku š
hahahaš intinya mah satu, diperhatiinš
Kamu adalah prajurit yang bermental kuat. Kamu tak butuh rasa kasihan orang lain. Kamu adalah lelaki yang tangguh. Bukan lelaki yang cengeng. Tegakkan kepala. Busungkan dadamu.
#beaman (via alipurnomo)
bagaimana?
Bagaimana saat kau tersenyum kepada orang lain dan secara spontan ia pun membalas dengan senyuman? Mungkin itu frekuensi hati Bagaimana bisa, saat kita menguap dan Orang di sekitar kita ikut menguap? mungkin karna sama sama dalam keadaan hipoksia dan mengantuk berat :D atau karna frekuensi otak Bagaimana saat mendengar kabar bahagia, kita bisa langsung tersenyum? Otot otot wajah langsung mengambil peran dalam suatu kebahagiaan Mengagumkan bukan? Dan bagaimana kesedihan bisa menciptakan air asin yang bisa menetes mengikuti arah gravitasi? Yasudahlah... ini hanyalah tentang bagaimana yang aku pun tak tertarik untuk membahasnya
Rasanya aneh...merindukan apa yang tak pernah dimiliki Semacam mimpi atau imajinasi Mungkin karna itu, aku lebih suka tidur dan berharap saat terbangun semuanya menjadi baik baik saja -hey, yang benar saja-
PL "pemeriksaan luar"
Istilah PL mungkin sudah tidak asing bagi teman-teman yang sudah melewati bagian forensik
Pemeriksaan luar anggota tubuh bagian luar
Pertama kali melakukan PL , jenazah yang datang adalah korban KLL Langsung 2 jenazah sekaligus, dan mereka merupakan pasangan suami istri Sebelum subuh terdengar suara mobil mengarah ke ruang jenazah Ya.. Panggilan PL tiba
Kami satu kelompok kecil yang saat itu berjumlah 9 orang datang ke RS untuk melakukan PL pertama kali di stase forensik
Saat melihat wajah para jenazah, aku berpikir kemana mana
Apakah mereka tau, pagi ini mereka akan meninggal?
Apakah mereka masih merasa kesakitan setelah sakaratul mautnya?
Apakah mereka keberatan untuk kami lakukan pemeriksaan
Menatap wajahnya lebih dalam, Aku berpikir bahwa mereka memang benar benar baru saja meninggal
Melewati satu fase yang memisahkan mereka dengan dunia
Beberapa menit sebelum kejadian mereka masih hidup, dan mungkin tampak baik baik saja
Menakutkan memang⦠sebuah kematian selalu tampak menakutkan bagi seorang yang tidak pernah mempersiapkannya
Dunia memang melelahkan, karna memang dunia bukanlah tempat untuk beristirahat Tapi saat membayangkan indahnya tempat beristirahat yakni surga, cukuplah untuk menjadi penghibur hati bagi para perindu surga
Semoga kita juga dirindukan surga ^^
#isi sering ngga nyambung sama judul, dikatain ngga nyambung..biarin :D
Saat cantikmu hanya sebatas karna balutan kulit, itu hanya akan menjadi sia-sia
So sad. Astagfirullah. Yet we have the mouth and heart to complain why our prayers are not being answered? _____ Today I was restudying the life ofĀ āUtbah Ibn Ghazwan Radiyallahu Anhu, and if you would remember my article about him where I mentioned him founding the city of Basra in Iraq.Ā So, I wanted to share today a very strong reminder of a learned man, the story didnāt mention his name but we ask Allah to reward him and bless him Amin. (Indeed there are people who are not mentioned here but are well known in the Hereafter.) If you are a person who has been asking Allah for something for so long yet you are somehow thinking you are not getting an answer yet, then the first thing you should do would be think of your deeds and how you are doing with your worship, or maybe this story would help you get your priorities straight and right as well. _____ This learned scholar came to Basra in Iraq, people gathered around him and asked why their prayers were not being answered, especially when Allah says in the Qurāan: āCall upon me, I will respond to you.ā[40:60] So this learned man answered them by saying;Ā āO people of Basra! Your hearts have become dead.ā So, the people asked how this had come about. The learned man outlined several reasons for this: āYou recognise Allah but you donāt give Him His due. You recite the Qurāan but you donāt act upon it. You claim to love Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam but you donāt act upon his sunnah. You claim to be the enemy of Satan but you obey him. You claim to have earned entry into Paradise but you donāt make any effort it. You claim to have achieved deliverance from the Hellfire but your misdeeds should see you sent to Hell. You say that death is inevitable but you donāt make preparations for it. You find fault with other people, but you donāt see your own fault. you bury your dead but you donāt learn lessons from it. You avail of the blessings of Allah but you donāt thank Him.ā ______ Sometimes, we just really need to sit down and relax and think for a moment how we are doing with our deeds. Maybe, it is actually us that puts a barrier from what we are asking for. As much as you make duāa for something you want, make as much istighfar as well. in sha Allah. May this strong reminder be enough for us to recheck our deeds and our worship. Amin Zohayma
:ā)
Ramaikanlah langit-langit kehidupanmu untuk meminta surga, setelah meminta hidayah dan ampunan kepada Allah.
Ustadz Oemar Mita (via menyapamentari)