Riuh
sumber gambar: pinterest
Bagaimana ini? Mengapa penuh sekali yang berdesakkan, berlusin-lusin pikiran berjejal di dalam kepala. Ia merajam akal serta membababelurkan batinku dengan begitu kejam. Begitu sesak, begitu sempit, memarginalkan sisa sadarku yang sudah diambang batas. Rasanya ingin mangkir, ke perairan yang tenang, ikut mengalir dari hulu ke hilir.
Bagaimana ini? Tampaknya ia tak membiarkanku begitu saja. Semakin bergairah menggerogoti kewarasanku. Tiada celah untuk sekadar membangun pertahanan diri. Matilah aku. Tergeletak saja bagai seonggok abu juga bukan jalan terbaik. Jika sudah begini, aku harus bagaimana?




















