Tak apa untuk terlihat sedang tidak baik baik saja.

Origami Around
One Nice Bug Per Day

#extradirty

Love Begins

ellievsbear
art blog(derogatory)
Claire Keane
Three Goblin Art
Not today Justin

izzy's playlists!
official daine visual archive
tumblr dot com

JVL
we're not kids anymore.
YOU ARE THE REASON
$LAYYYTER

No title available
macklin celebrini has autism

Kiana Khansmith
wallacepolsom

seen from Türkiye

seen from United States
seen from Greece

seen from Jordan
seen from Iceland

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
@antologirasa
Tak apa untuk terlihat sedang tidak baik baik saja.
Cobalah berusaha untuk lebih mendalami arti hidup. Ternyata masalahnya bukan tentang materi. Melainkan bagaimana sikap kita dalam menghadapi setiap kondisi dalam hidup.
Sakit, hingga tak terasa sakitnya lagi.
“I think the only way we can grow and get on in this world is to accept the fact we’re not perfect and live accordingly.”
— Ray Bradbury, The Illustrated Man
Segala bentuk pahit getir kehidupan menjadi perantara dalam mendewasakan insan yang bernyawa. Hadirnya menjadi pertanyaan yang mesti menghadirkan jawaban. Bangkit atau memilih pasrah saja akan keadaan. Menyerah tanpa kehendak.
Tiada kepastian di dalam hidup ini, selain kematian. Kamu boleh saja hari ini berkeluh kesah, menyalahkan keadaan, bahkan menyerah, akan tetapi betapapun terjalnya aral yang kamu lalui itu, bangkit adalah pilihan yang akan terus menyertaimu. Memilihnya atau mengabaikannya adalah pilihanmu.
Semoga hari ini, ditengah keinginan hati untuk membahagiakan orang-orang tercintamu itu; bapak, ibu, keluarga atau siapapun itu, jangan sampai hilang arah, mintalah Tuhanmu untuk menunjuki jalan. Dia selalu punya jalan terbaik.
Percayalah, Tuhanmu itu tidak pernah mengabaikan doa dan usahamu. Yang jadi masalah adalah justru keraguanmu akan terkabulnya doa-doa yang selama ini kamu rapalkan itu. Padahal, keterkabulannya menuntut keimanan yang utuh.
Kadang suka ngebayangin, coba yaa ada hari libur nasional buat Ibu Rumah Tangga (IRT). Si ibu di bebasin seharian dari urusan rumah sama anaknya. Seharian itu sepenuhnya buat dia. Asik kali yak. Bukan, bukan ga sayang anak atau pergi dari rutinitasnya. Tapi kadang Ibu juga butuh waktu buat dirinya. Dan menurut pengalaman pribadi itu lumayan berpengaruh buat 'kewarasan' si Ibu. Anak juga butuh ibu yang bahagia bukan ? :)
“Nak, hidayah Allah itu sejatinya sudah bertebaran dimana-mana.
Sedekat pendengaran kita, bahkan di depan mata kita.
Jika tidak mampu melihatnya,
itu karena hati terhalang dari merasakannya.”
- Quraners (Ayah Penuh Waktu)
A married woman’s obedience to her husband is better than obedience to her father.
[Ibn Taymīyah | Majmū al - Fatāwā 10/428]
Luka akan sembuh bersamaan berlalunya waktu. Namun, ia bisa dipersingkat dengan ilmu :)
—kutipan "365 hal. 176"
Seorang wanita muslimah tak seharusnya memiliki banyak pakaian. Karenanya itu akan membuat ia senang keluar rumah.
Sebagaimana perkataan Umar bin Khattab رضي الله عنه dalam Fathul Qodir, beliau berkata,
"Bimbinglah para wanita dalam berpakaian. Sesungguhnya salah seorang dari mereka apabila telah memiliki banyak pakaian dan perhiasan yang bagus, maka akan membuat ia senang keluar rumah."
Dan di antara perintah Allah kepada wanita muslimah adalah perintah untuk tinggal dan menetap di rumah-rumah mereka. Karena,
"wanita adalah aurat, jika ia keluar maka setan akan mengiringinya" (HR. At-Tirmidzi)
Maka, jagalah dirimu wahai kaum muslimah, engkau adalah fitnah terbesar bagi laki-laki. Dirimu diciptakan untuk dimuliakan, bukan untuk menjadi sumber fitnah.
Semoga kaum muslimah senantiasa dijaga oleh Allah Ta'ala sehingga menjadi sumber ketenangan bagi dirinya dan orang lain.
Kau tau apa yang hilang setelah menjadi Ibu ? Waktu untuk diri sendiri.
Peluk untuk seluruh ibu baru, sabar ya.
Sejatinya kunci dari semua ini adalah, TAQWA. Kita akan enteng menjalani apa pun dalam hidup ini jika kita bertaqwa kepada Allah. Yakin dan percaya pada janjiNya.
Berani berkata "tidak" untuk sesuatu yang tak kau kehendaki. Apalagi untuk kehidupan Akhirat mu.
Allah tidak akan menyia-nyiakan penjagaanmu. Percayalah, tidak akan pernah.
Jangan sampai tergesa-gesa hanya karena perkataan orang lain yang menyakitkan. Karena nanti yang akan kamu pertanggungjawabkan adalah pilihanmu sendiri, bukan perkataan orang lain. Cukup, jangan hiraukan. Jangan sampai kamu menyesal.
Bukan cerita lama lagi. Ujian yang menguras air mata biasanya memang selalu datang dari orang terdekat. Semoga kita senantiasa diberikan kesabaran, dengan sabar yang tiada batas.
Semakin dewasa rasanya semakin banyak di uji kesabarannya. Apalagi ketika dihadapkan dengan mereka yang tidak satu frekuensi. Harus banyak mengalah dan diam. Karena jika diladeni, hanya buang-buang energi. Percuma! Mereka tak kan pernah mau mengalah, tak bisa demokratis dan mawas diri :D