Gila yah, cuma ketemu papasan. Itupun cuma beradu tatap sekilas, efeknya ampun hiikss.
Mimpi semalam indaaah, aku engga bisa yaa gantiin dia huhu
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

⁂
Claire Keane
Lint Roller? I Barely Know Her
ojovivo

roma★
Not today Justin

Janaina Medeiros
taylor price

izzy's playlists!
i don't do bad sauce passes
Show & Tell
Game of Thrones Daily
$LAYYYTER
No title available

shark vs the universe
Misplaced Lens Cap
Today's Document

Origami Around
hello vonnie
seen from Russia
seen from United States
seen from Brazil
seen from United States

seen from Canada
seen from Georgia
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States

seen from Canada
seen from United States
seen from United States
seen from Morocco

seen from United States

seen from United States
@ayraaa21
Gila yah, cuma ketemu papasan. Itupun cuma beradu tatap sekilas, efeknya ampun hiikss.
Mimpi semalam indaaah, aku engga bisa yaa gantiin dia huhu
First question when i reach home, Where is Mom ? Even thought i didn't need her but when i see her i feel better 💕 https://www.instagram.com/p/BzzlXvqHGPnhdqdZx8VsxYLt_2anZiHKLYQZ9g0/?igshid=15rfl0j8cldbg
“Tuhan, kalau memang Engkau penggengam hati manusia, maukah Engkau bantu menyembuhkan luka ku? Berikan aku keikhlasan untuk memaafkan. Tanamkan pada pikiran, kalau mereka-mereka yang menyakiti tidak pernah ada maksud dengan sengaja, agar aku bisa memaafkan mereka dengan mudah, agar tidak punya niatan untuk membalas apa yang disebut dendam. Agar tenang aku menjalani hari, tanpa harus menahan perih dari luka yang masih terbuka. Agar segala kewajiban bisa aku kerjakan tanpa tercampur dengan amarah yang membuat lelah. Tuhan, aku tahu dari rasa sakit ini aku akan mendapatkan sesuatu. Sesuatu yang patut aku pelajari, sesuatu yang menjadi pegangan esok hari.”
— (via lookitasari)
Couldn't ask for a better family, I got the most wonderful one! #Barakallah #RaySquad (di Perum.Reni Jaya Pamulang) https://www.instagram.com/p/BtBAYn6Ac3LX1_HQsOfsLxkY_zK03ddplwRzBA0/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1nrcnld4e99s4
Welcome home 💕💕💕
Soft Spot
Aku percaya bahwa setiap orang mempunyai seseorang
yang menjadi titik kelemahannya.
Dan untukku,
seseorang itu adalah kamu.
Tidak peduli sudah seberapa sering kamu pergi,
aku pasti akan menerimamu kembali ke dalam hidupku
seakan kepergianmu kemarin tidak pernah menyakiti hatiku.
Luka yang kamu torehkan di hatiku, kamu tebus dengan perlakuanmu
yang mengistimewakanku, seakan aku adalah
satu-satunya wanita yang paling spesial dalam hidupmu.
Tapi kamu bisa berubah menjadi sangat dingin,
memperlakukanku seakan aku hanyalah beban dalam hidupmu,
dan aku tidak pernah tahu alasan mengapa kamu seperti itu.
Dan tetap saja,
maaf yang tidak pernah kamu minta
akan terus saja aku berikan kepadamu.
Aku tidak akan pernah bisa membencimu,
meskipun aku tahu bahwa semestinya aku harus.
A.W.
Bandung, 18 September 2018.
Soft Spot
Aku percaya bahwa setiap orang mempunyai seseorang
yang menjadi titik kelemahannya.
Dan untukku,
seseorang itu adalah kamu.
Tidak peduli sudah seberapa sering kamu pergi,
aku pasti akan menerimamu kembali ke dalam hidupku
seakan kepergianmu kemarin tidak pernah menyakiti hatiku.
Luka yang kamu torehkan di hatiku, kamu tebus dengan perlakuanmu
yang mengistimewakanku, seakan aku adalah
satu-satunya wanita yang paling spesial dalam hidupmu.
Tapi kamu bisa berubah menjadi sangat dingin,
memperlakukanku seakan aku hanyalah beban dalam hidupmu,
dan aku tidak pernah tahu alasan mengapa kamu seperti itu.
Dan tetap saja,
maaf yang tidak pernah kamu minta
akan terus saja aku berikan kepadamu.
Aku tidak akan pernah bisa membencimu,
meskipun aku tahu bahwa semestinya aku harus.
A.W.
Bandung, 18 September 2018.
Masalah - Fakta - Solusi - Kenyataan
Masalahnya : Aku jatuh cinta padanya
Faktanya : Aku tidak bisa bersamanya
Solusinya : Aku harus menghentikan rasanya
Kenyataannya : Aku tak tau caranya.
— @sajakpagihari
Aku mau nanti kamu make up-nya yang gak bikin orang mikir dulu baru ngenalin kamu. Aku mau nanti kamu tampil cantik tapi nggak nipu.
— Taufik Aulia
“Selingkuh itu butuh kerja keras. Harus menghapus semua pesan, mengunci ponsel, mikir mau bohong apa kalau ditanya. Itu ga mudah bagiku. Makanya aku pilih setia.”
— 😎
Aku mau nanti kamu make up-nya yang gak bikin orang mikir dulu baru ngenalin kamu. Aku mau nanti kamu tampil cantik tapi nggak nipu.
— Taufik Aulia
Komitmen dan tanggung jawab adalah harga diri seorang lelaki. Sekali dia mangkir, maka tak layak lagi disebut lelaki.
— Taufik Aulia
Ketika Aisyah Tak Diberi Segelas Air Putih Oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah seorang suami yang sangat meninggikan kedudukan para istrinya dan amat menghormati mereka.
.
Namun, ketika berselisih, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah melibatkan emosi. Ketika sedang marah kepada Aisyah, Beliau berkata, “Tutuplah matamu!”
.
Kemudian Aisyah menutup matanya dengan perasaan cemas, khawatir dimarahi Rasulullah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Mendekatlah!” Tatkala Aisyah mendekat, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian memeluk Aisyah sambil berkata, “Humairahku, telah pergi marahku setelah memelukmu.”
.
Tidak pernah ada kalimat kasar dan menyakitkan dalam rumah tangga Rasulullah. Bahkan, beliau biasa memijit hidung Aisyah jika dia marah, sambil berkata,
.
“Wahai Aisyah, bacalah do’a, ‘Wahai Tuhanku, Tuhan Muhammad, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kekerasan hatiku, dan lindungilah diriku dari fitnah yang menyesatkan’,” (HR Ibnu Sunni).
.
Suatu hari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pulang dari perjalanan jihad fisabilillah diiringi para sahabat. Sementara itu di pintu gerbang kota Madinah Aisyah r.a menunggu dengan rasa rindu.
.
Akhirnya Rosulullah shallallahu'alaihi wa sallam tiba di kota Madinah. Aisyah r.a bahagia menyambut suami tercinta. Tiba dirumah Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam beristirahat melepas lelah.
.
Aisyah dibelakang rumah sibuk membuat minuman untuk Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam. Lalu minuman itupun di suguhkan kepada Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam.
.
Beliau meminumnya perlahan hingga hampir menghabiskan minuman tersebut, tiba-tiba Aisyah berkata: “yaa Rasulullah biasanya engkau memberikan sebagian minuman kepadaku tapi kenapa pada hari ini tidak kau berikan gelas itu? ”
.
Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam diam dan hendak melanjutkan meminum habis air digelas itu. Dan Aisyah bertanya lagi, “Yaa Rasulullah biasanya engkau memberikan sebagian minuman kepadaku tapi kenapa pada hari ini tidak kau berikan gelas itu?”
.
Akhirnya Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam memberikan sebagian air yang tersisa digelas itu, Aisyah r.a meminum air itu dan ia langsung kaget terus memuntahkan air itu.
.
Ternyata air itu terasa asin bukan manis. Mungkin saking tergesa-gesanya Aisyah baru tersadar bahwa minuman yang ia buat salah memasukan campuran, yang harusnya sari gula malah masukin sari garam. Kemudian Aisyah r.a langsung meminta maaf kepada Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam.
.
“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. Lelaki yang paling baik diantara kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya,” (HR tirmidzi dan Ibnu Hibban). Dari abu Hurairah Ra bahwa Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda: “saling berpesanlah kalian untuk memperlakukan wanita dengan Baik,
.
karena sesungguhnya wanita itu. Diciptakan dari Tulang Rusuk, dan sesungguhnya yang paling bengkok dari tulang rusuk itu adalah bagian atasnya,
.
Jika engkau bersikeras untuk meluruskannya, Niscaya engkau akan mematahkannya. Dan jika engkau biarkan, ia akan tetap bengkok, karenanya saling berpesanlah (saling menasihati) berkenan dengan Wanita” (HR. Bukhari dan Muslim).
Jika ternyata yang datang padamu nanti bukan orang yang kamu duga, bagaimana ? jika ternyata yang datang padamu bukan pula yang kamu kenal, bagaimana ? dan jika yang datang padamu bukan pula orang yang kamu idamkan, bagaimana ?
Seperti kali pertama kamu menapakkan kaki pada tempat yang asing, ia akan sedikit membuatmu cemas dan banyak gemuruh tanya dalam hati, bagaimana kamu bisa hidup disitu, bagaimana kamu bisa menjalani hari dengan lingkungan yang asing dan tidak ada satu pun yang kamu kenal. Seperti itu.
Dulu, mungkin kamu mengidamkan akan berpijak pada tempat yang nyaman, yang di dalamnya ada penduduk yang ramah padamu, tanpa membuatmu sulit untuk memulai perbincangan hangat saat bertemu di pagi hari bersama penghuninya. Ini seperti keluarga baru yang akan kamu temukan saat bersama dengan dia yang asing nanti.
Kebahagian tidak layak untuk selalu dicari, akan lelah jika harus selalu mencari. Jika menciptakan bahagia bisa, kenapa tidak ?
Tenanglah, sesuatu yang baru dimulai kadang akan semakin membuatmu penasaran, akan kamu temukan banyak kedamaian di dalamnya saat kamu menjalaninya dengan bismillah, pun kamu akan selalu bersama si “asing” sampai kamu bisa melangkah dan bercengkrama bebas bersama keluarga barumu. Yang seharusnya kamu perhatikan saat berada dalam pilihan menerima atau menolaknya, adalah bagaimana cara dia yang asing itu menjemputmu. Insyaalloh fiihi khoir.
Tidak perlu waktu berjuta tahun lamanya untuk jatuh hati padanya, tidak perlu beratus kilometer jauhnya jalan yang harus kamu tempuh untuk bisa menumbuhkan cinta. Ia akan tumbuh pada awal waktu menjemput, ia akan mengakar pada setiap ibadah yang kamu lakukan bersamanya. Sederhana.
Jatuh dan kecewa itu pasti, tapi bangun dan mencoba lagi adalah pilihan. Jika dia yang kamu idamkan, ternyata tidak bisa membersamaimu menuju syurgaNya, untuk apa ? jika cara menjemputnya pun tidak berada dalam bingkai keberkahan.
Untuk semua hati yang sedang menunggu penjemputnya, tidak perlu ragu jika nanti datang seorang yg asing padamu, tidak perlu khawatir pada dia yang datang namun tak terduga olehmu, pastikan saja jalanmu dan jalannya sama.
Karena setiap yang menunggu, pasti akan ada penjemputnya. Mari melatih husnudzon untuk setiap waktu menunggu.
@jndmmsyhd
“Aku rasa, aku tak pernah mengganggumu ketika kau bahagia. Meskipun itu diatas aku yang menderita. Lalu mengapa, kau datang lagi dan mengusikku kembali seolah tak bisa menerima bahwa aku telah bahagia.”
—
DOSA MENINGGALKAN SHALAT
Oleh Ustadz Abu Isma’il Muslim al-Atsari
Banyak orang menyatakan dirinya beragama Islam, namun diantara mereka tidak memperhatikan masalah shalat, bahkan ada juga yang tidak melaksanakan shalat sama sekali. Kenapa demikian ? Diantara penyebabnya, mereka tidak mengetahui kedudukan shalat yang sangat agung dalam agama.
KEDUDUKAN SHALAT DALAM AGAMA ISLAM Shalat merupakan salah satu rukun Islam yang lima dan merupakan kewajiban terbesar setelah dua syahadat. Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَالْحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَ
Islam dibangun di atas lima tiang: Syahadat Lâ ilâha illa Allâh dan Muhammad Rasûlullâh; menegakkan shalat; memberikan zakat; haji; dan puasa Ramadhân.” [HR. Bukhâri, no. 8; Muslim, no. 16]
Oleh karena itu shalat merupakan tiang agama. Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
رَأْسُ الْأَمْرِ الْإِسْلاَمُ وَعَمُودُهُ الصَّلاَةُ وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْجِهَادُ
Pokok urusan (agama) itu adalah Islam (yakni: syahadatain) , tiangnya shalat, dan puncak ketinggiannya adalah jihad.” [HR. Tirmidzi, no: 2616; dll, dishohihkan oleh Syeikh Al-Albani]
Karena pentingnya ibadah shalat, maka Allâh Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan orang-orang yang beriman untuk menjaga shalat dengan sebaik-baiknya. Allâh Azza wa Jalla berfirman :
حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَىٰ وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ
Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthâ (shalat Ashar). Dan berdirilah untuk Allâh (dalam shalatmu) dengan khusyu’. [Al-Baqarah/2: 238]
Demikian juga shalat merupakan pembatas antara iman dengan kekafiran. Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكَ الصَّلَاةِ
Sesungguhnya (batas) antara seseorang dengan syirik dan kekafiran adalah meninggalkan shalat. [HR. Muslim, no: 82, dari Jabir]
Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
الْعَهْدُ الَّذِي بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ الصَّلَاةُ فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ
Perjanjian yang ada antara kami dengan mereka adalah shalat. Maka barangsiapa meninggalkannya, dia telah kafir. [HR. Tirmidzi, no: 2621; dll; Dishohihkan oleh syeikh Al-Albani]
Oleh karena itu, shalat merupakan amal yang pertama kali dihisab pada hari kiamat. Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ فَإِنْ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ قَالَ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ فَيُكَمَّلَ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنْ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ يَكُونُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ
Sesungguhnya pertama kali amal hamba yang akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Jika shalatnya baik, maka dia beruntung dan sukses, namun jika shalatnya rusak, maka dia gagal dan rugi. Jika ada sesuatu kekurangan dari shalat wajibnya, maka ar-Rabb (Allâh) Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Perhatikan (wahai para malaikat) apakah hambaKu ini memiliki shalat tathowwu’ (sunah), sehingga kekurangan yang ada pada shalat wajibnya bisa disempurnakan dengannya!”. Kemudian seluruh amalannya akan dihisab seperti itu. [HR. Ibnu Majah, no: 1425; Tirmidzi, no: 413; lafazh ini bagi imam Tirmidzi; dishohihkan oleh Syeikh Al-Albani]
Bahaya Meninggalkan Shalat Menyia-nyiakan shalat merupakan sebab kesesatan, lalu bagaimana dengan meninggalkannya? Allâh Azza wa Jalla berfirman :
فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ ۖ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ ﴿٥٩﴾ إِلَّا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَأُولَٰئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ شَيْئًا
Maka datanglah sesudah mereka (yakni sesudah para Nabi), pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan, kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpun. [Maryam/19: 59-60]
Orang-orang yang melaksanakan shalat, namun lalai dari shalatnya, mendapatkan kecelakaan yang besar, lalu bagaimana dengan orang-orang yang meninggalkannya ? Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ ﴿٤﴾ الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya. [Al-Mâ’ûn/107: 4-5]
Oleh karena itu Allâh Subhanahu wa Ta’ala memberitakan bahwa meninggalkan shalat merupakan penyebab utama masuk neraka. Allâh Azza wa Jalla menceritakan jawaban para penghuni neraka ketika ditanya oleh para penghuni surga tentang sebab masuk neraka.
قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ ﴿٤٣﴾ وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِينَ ﴿٤٤﴾ وَكُنَّا نَخُوضُ مَعَ الْخَائِضِينَ ﴿٤٥﴾ وَكُنَّا نُكَذِّبُ بِيَوْمِ الدِّينِ ﴿٤٦﴾ حَتَّىٰ أَتَانَا الْيَقِينُ ﴿٤٨﴾ فَمَا لَهُمْ عَنِ التَّذْكِرَةِ مُعْرِضِينَ
Mereka (para penghuni neraka Saqor) menjawab, “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin, dan adalah kami membicarakan yang bathil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, dan adalah kami mendustakan hari pembalasan, hingga datang kepada kami kematian”. Maka tidak berguna lagi bagi mereka syafa’at dari orang-orang yang memberikan syafa’at.[Al-Muddatstsir/74: 43-48]
HUKUM MENINGGALKAN SHALAT Meninggalkan shalat ada dua bentuk :
• Meninggalkan shalat sambil meyakini bahwa shalat itu tidak wajib, maka pelakunya kafir. Ini berdasarkan kesepakatan Ulama.
• Meninggalkan shalat, karena malas namun tetap meyakini bahwa shalat itu wajib. Dalam masalah ini para ulama Ahlus Sunnah berbeda pendapat. Sebagian mereka berpendapat bahwa pelakunya belum kafir, sementara sebagian yang lain menghukuminya kafir. Pendapat kedua inilah yang lebih kuat –insya Allâh- berdasarkan banyak dalil dan perkataan as-salafush shalih.
Pendapat yang menyatakan kafirnya orang yang meninggalkan shalat adalah pendapat mayoritas Shahabat. [Lihat: Mauqif Ahlis Sunnah wal Jamâ’ah min Ahlil Ahwa’ wal Bida’, 1/172-177]
Bahkan sebagian Ulama menukilkan adanya ijma’ sahabat Nabi tentang kekafiran orang yang meninggalkan shalat. Seperti Imam Ibnu Hazm dalam kitab al-Muhalla, 2/242-243, Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam Kitâbus Shalat, hlm. 26, dan Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah dalam Syarhul Mumti’ 2/28].
Seorang tabi’in, Abdullâh bin Syaqîq rahimahullah, berkata, “Dahulu para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak memandang sesuatu di antara amalan-amalan yang meninggalkannya merupakan kekafiran selain shalat”. [Riwayat al-Hakim, lihat: Mauqif Ahlis Sunnah wal Jamâ’ah min Ahlil Ahwa’ wal Bida’, 1/174]
Perbedaan pendapat Ulama tentang masalah meninggalkan shalat merupakan kekafiran atau bukan, ini menunjukkan besarnya kedudukan shalat.
HUKUMAN BAGI ORANG YANG MENINGGALKAN SHALAT Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Kaum Muslimin tidak berselisih pendapat bahwa meninggalkan shalat wajib dengan sengaja termasuk dosa besar yang terbesar, dan bahwa dosanya di sisi Allâh lebih besar daripada dosa membunuh, merampas harta orang, berzina, mencuri, dan minum khamr. Dan bahwa pelakunya menghadapi hukuman Allah, kemurkaanNya, dan kehinaan dariNya di dunia dan akhirat.
Kemudian ulama berbeda pendapat tentang (hukum) bunuh terhadapnya, tentang cara (hukum) bunuh terhadapnya, dan tentang kekafirannya.
(Imam) Sufyân bin Sa’id ats-Tsauri, Abu ‘Amr al-Auza’i, Abdullâh bin al-Mubârak, Hammad bin bin Zaid, Waki’ bin al-Jarrah, Mâlik bin Anas, Muhammad bin Idris asy-Syâfi’i, Ahmad bin Hanbal, Ishaq bin Rahûyah dan murid-murid, mereka berfatwa bahwa orang yang meninggalkan shalat di (hukum) bunuh. Kemudian mereka berbeda pendapat tentang cara (hukum) bunuh terhadapnya. Mayoritas mereka berkata, “Dibunuh dengan pedang dengan cara dipenggal lehernya”. Sebagian pengikut imam Syâfi’i berkata, “Dia dipukul dengan kayu sampai dia shalat atau dia mati”. Ibnu Suraij berkata, “Dia ditusuk dengan pedang sampai mati, karena hal itu lebih sempurna di dalam menghentikannya dan lebih diharapkan untuk kembali (taubat)”. [Ash-Shalat wa Hukmu Tarikiha, hlm. 29-30]
Hukum bunuh tersebut tentu penguasa yang berhak melakukan setelah pelakunya diminta untuk bertaubat dan melakukan shalat, namun dia menolaknya.
Inilah sedikit keterangan mengenai kedudukan shalat yang sangat agung di dalam agama Islam, dan bahaya meninggalkannya. Semoga Allâh Subhanahu wa Ta’ala selalu menolong kita untuk melaksanakan shalat dengan sebaik-baiknya. Aamiin.
[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 06/Tahun XVII/1434H/2013. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196]
Repost FB Sri Lestari link https://www.facebook.com/hidup.sunnah.islam FP Pengikut Sunnah link https://www.facebook.com/kajianpengikutsunnah/ IG @pengikutsunnah & @pengikut.sunnah
Happy 24th Birthday, Justin Drew Bieber! (Born on March 1st, 1994)
happy birthday to my first celebrity crush & my first love. 24 and i wish he can stay 16 forever. i love you babe, glad you are on the path of god now you weird fucker. honestly the love of my life. he deserves the 🌎