kamu dan hal aneh lain
kamu aneh, gabutmu kamu alihkan untuk mengirimiku makanan
kamu aneh, beberapa kali ajakku telfonan hingga saling ketiduran
kamu aneh, mengajakku ke jogja untuk jalan-jalan
kamu aneh, tak terus terang tentang motif dari perjalanan
aku aneh, mengira ini rencana kencan; ternyata ini upayamu lupakan mantan
aku aneh, cepat-cepat ambil pilihan
aku aneh, memilih menyerah dan lupakan
aku aneh, menangis di stasiun setelah membalikkan badan
perjalanan itu aneh, setelahnya kamu dan aku berjauhan
dia aneh, kepadamu tak beri kepastian tapi tak rela ditinggalkan
waktu terus berjalan
waktu aneh, aku dan kamu dibuat tidak bersinggungan
semua aneh, kamu dan dia berlabuh di pelaminan.













