BAB II ISI A. Pekerjaan/Kegiatan 1. Pekerjaan Secara Umum Oak Tree Hotel merupakan usaha yang bergersk di bidang perhotelan dan resort, namanya sudah tidak asing bagi masyarakat yang bergerak di bidang tersebut. Berdiri sejak tahun 2015 yang merupakan cabang ke empat. Mempunyai 11 lantai dengan konsep yang cukup menyita perhatian, seperti namanya hotel ini menawarkan kenyamanan layaknya resort dengan suasana meneduhkan seperti pohon oak. Juga penggunaan barang daur ulang sebagai dekorasi di setiap lorong hotel memberikan kesan bahwa hotel ini memang didesai ramah lingkungan dan meminimalisasi penggunaan bahan kimia. Seperti hotel pada umumnya, Oak Tree hotel mempunyai food and beverage department didalamnya. Food and beverage department merupakan bagian dari hotel yang mengurus dan bertanggung jawab terhadap kebutuhan pelayanan makanan dan minuman serta kebutuhan lain yang terkait, dengan pelayanan secara profesional. Dalam menjalankan tugasnya, departemen ini dibagi menjadi dua, yaitu food and beverage product yang didalamnya berhubungan
7
langsung pada pembuatan produk makanan yaitu kitchen, biasanya melalui perantara pramusaji dan food and beverage service yang berhubungan langsung dengan tamu terdiri dari bar, restoran, banquet dan room service 2. Pekerjaan Secara Khusus 1 Food and Beverage Product Department Merupakan bagian dari food and beverage department yang mempunyai salah satu peranan penting pada sebuah hotel, karena bertanggung jawab langsung terhadap pengelolaan makanan dan minuman yang dihidangkan kepada tamu hotel. Demikian juga dengan food and beverage yang ada di Oak Tree Hotel memiliki tugas dan tanggung jawab yang tidak jauh berbeda dengan hotel lainnya, yaitu sebagai penyedia makanan dan minuman bagi tamu hotel dan juga berfungsi sebagai penambah pendapatan hotel selain dari pendapatan penjualan kamar. Untuk menunjang kelancaran operasional, pihak hotel menyediakan peralatan modern dan lengkap sesuai kegunaannya. Selain peralatan kitchen, juga dilengkapi staff kitchen yang bertugas sesuai tugas serta tanggung jawab masing-masing sesuai Standard Operating Procedure yang berlaku di Oak Tree Hotel. Cendana merupakan restoran yang terdapat didalam Oak Tree Hotel. Dengan kapasitas 150 orang yang terdapat pada kawasanindoor dan
8
outdoor. Menyediakan berbagai menu baik table d’hote maupun a la carte, dari menu makanan Indonesia, Western, Asia maupun Chineese food. Dengan melayani breakfast setiap senin-jumat pukul 06.00-10.00 dan pukul 06.00-11.00 setiap weekend, juga melayani lunch maupun dinner.Food and beverage productdi Oak Tree Hotel dibagi menjadi dua bagian, yaitu hot kitchen dan pastry kitchen. 2 Hot Kitchen Adanya restoran selalu dilengkapi bagian produksi yaitu kitchen/dapur sebagai penunjang berjalannya produksi serta distribusi makanan secara lancar. Menurut Sudira (1996;1-4): “kitchen is a room or other space (as a well area or special building) with facilities for cooking”. Dapat dikatakan bahwa sebuah dapur adalah suatu ruangan atau tempat khusus yang memiliki perlengkapan dan peralatan untuk mengolah makanan. Berdasarkan pendapat diatas dapat dikatakan bahwa kitchen merupakan satu unit yang memiliki fungsi sebagai tempat untuk melakukan pengolahan bahan baku menjadi makanan siap disajikan dengan penampilan yang menarik dengan cita rasa yang lezat. Dapat disimpulkan bahwa dapur memegang peranan penting dalam hal pengelolaan makanan yang disajikan atau dijual ke tamu hotel. Di dalam
9
kitchen dibagi menjadi beberapa bagian tertentu. Terdapat beberapa hotel yang membaginya menjadi dua yaitu hot kitchen dan pastry. Hot kitchen atau main kitchen merupakan dapur utama yang mana seluruh kegiatan membuat menu dari appetizer, soup, sauce, dan maincourse terjadi yang biasanya dalam jumlah besar. Dapur ini biasanya terletak dibagian tengah dari seluruh dapur agar mudah berkoordinasi dengan dapur lainnya. Seperti hotel pada umumnya, Oak Tree mempunyai main kitchen cukup luas, dengan model U. Mempunyai meja pengolahan dengan fungsi berbeda-beda dengan meja lain. Seperti meja khusus metotong daging-dagingan dipisah dengan meja khusus memotong sayuran. Meja-meja tersebut mengelilingi meja finishing yang berdeketakan dengan area service ini bertujuan agar semua makanan yang sudah melalui proses dapat diambil alih oleh waitress dengan mudah tanpa harus memutari dapur terlebih dahulu. Gambar 2.1 Hot Kitchen Oak Tree Hotel
10
Pada dunia kuliner professional yang didalamnua terdapat dapur utama
juga dapat diketahui bahwa setiap talenan (cutting board) mempunyai
fungsi berbeda menurut warnanya. Antara lain:
a) Warna merah. Digunakan untuk memotong daging.
b) Warna kuning. Digunakan untuk memotong daging unggas.
c) Warna biru. Digunakan untuk meotong semua bahan jenis seafood.
d) Warna hijau. Digunakan untuk memotong sayur-sayuran dan buah.
e) Warna coklat. Digunakan untuk memotong segala jenis daging yang
sudah matang.
Gambar 2.2 Cutting board
3 Bagian Pengolahan Kue (Pastry Kitchen)
Bagian ini membuat berbagai macam kue, pudding, es krim, roti
manis, roti gurih, donat, dan sebagainya. Tidak semua hotel memiliki
bagian ini, terutaama hotel berskala sedang atau cenderung kecil,
bergantung kebutuhan dan pertimbangan atas untung ruginya, bila ingin
lebih ekonomis dapat membeli produk pastry dari luar.
11
Namun tidak di Oak Tree Hotel, bagian pastry memproduksi olahan
kue untuk kebutuhan restoran dan tamu hotel. Pada bagian ini semua
pembuatan pastry dijadikan satu, dan mempunyai tugas diantaranya:
a) Membuat semua jenis roti, seperti roti tawar untuk sandwich, french
bread, roti manis, puff pastry, Danish pastry, pie dough.
b) Membuat aneka kue dan dessert.
c) Menyediakan slice fruit.
d) Membuat saus manis untuk disajikan bersama kue.
e) Membuat dekorasi pastry yang disajikan pada meja buffet.
f) Menyediakan beberapa jenis sari buah (juice), cereal, waffle/pancake
untuk breakfast section.
Meski pastry membuanyai bagian sendiri, akan tetapi tidak menutup
kemungkinan jika dalam operasionalnya berbaur dengan hot kitchen.
Gambar 2.3Pastry Kitchen
12
4 Egg Corner
Pada sebuah hotel menyajikan layanan tertentu ketika breakfast
section. Salah satunya yaitu egg corner atau egg station. Merupakan
tempat berupa suatu sudut yang menyediakan permintaan berbagai jenis
olahan dari telur oleh tamu hotel. Sebelum breakfast section tiba, staff
kitchen yang masuk malam menyiapkan bahan berupa kocokan telur
sebanyak 500 butir serta telur yang masih utuh untuk persiapan.
Beragam jenis olahan dari telur disediakan, seperti omelette, scramble
egg, sunny side up, over easy, poached egg, boiled egg. Dari beberapa
olahan telur tersebut, omelette menjadi salah satu permintaan favorit dari
tamu, tetapi tidak menutup kemungkinan memesan menu yang lain. Selain
olahan dari telur, terdapat pilihan menu lain di egg corner ini. Seperti
potato wedges, sausage, pasta/brucetta (opsi sewaktu-waktu).
Gambar 2.4Egg Corner Oak Tree Hotel
13
5 Hubungan Kerja Kitchen
Operasional yang baik dan lancar dapat terwujud apabila ada kerja
sama yangbaik antara satu bagian dengan bagian lain di dalam suatu hotel.
Pada bagian mainkitchen dibutuhkan kordinasi serta kerja sama yang baik,
agar kelangsunganoperasional bagian main kitchen tetap terjaga
keharmonisan sehingga tidak akanmengalami hambatan dalam
operasionalnya. Hubungan kerja bagian main kitchendengan bagian lain
meliputi :
a) Restaurant dan Room Service
Bagian ini merupakan bagian yang berkaitan dengan menjual makanan
danminuman kepada tamu hotel. Dengan kerja sama yang baik antara
restaurant danroom service akan menjamin kelancaran dapur.
b) Stewarding
Stewarding menyediakan seluruh alat-alat bersih yang diperlukan oleh
mainkitchen. Bagian ini juga mencuci dan merawat semua peralatan
dan perlengkapanyang ada pada bagian main kitchen. Perlu di tegaskan
bahwa kebersihan areamain kitchen tidak termasuk dalam bidang
pekerjaan bagian housman.
c) Store Room
Bagian ini bertugas menyiapkan dan menyimpan bahan-bahan yang
akan diolahbagian main kitchen. Store room akan menyimpan seluruh
bahan-bahan yangakan dipergunakan sebaik-baiknya, sesuai dengan
14
syarat penyimpanan yangdituntut oleh masing-masing bahan. Bahanbahan
yang rusak karena salah satutata cara penyimpannya akan
menyebabkan rusaknya reputasi main kitchenbahkan reputasi hotel.
d) Sales Convention
Tugas dari pada bagian ini adalah memberikan kepada bagian main
kitchenmengenai acara atau event yang akan berlangsung di banquete.
Pemberitahuan inidi kenal dengan nama Event Order, yaitu lembaran
yang berisi nama dan waktuacara, nama pemesanan atau perusahaan
pemesanan, jumlah undangan yangakan hadir, menu makanan yang di
pesan serta harga perlengkapan dan hargakeseluruhan.
e) Bar
Pada bagian ini main kitchen bertugas menyediakan aneka macam
snack yangakan dijual di bar sebagai makanan penggiring
(accompagment meal) sewaktumemesan minuman.
f) Engineering dan Maintenance
Kerjasama dengan bagian ini terutama dalam hal pengoperasian
peralatan dapurseperti mesin-mesin refrigerator, oven serta exhaust
fan. Hubungan kerjasamadengan bagian ini sangat diperlukan, karena
jika setiap terjadi kerusakanperalataan dan pemadaman listrik maka
bagian main kitchen akan melaporkankepada bagian engineering dan
maintenance untuk segera diperbaiki.
15
6 Banquet Event
Dalam operasional sehari-hari bagian kitchen selalu melakukan
koordinasi dengan bagian food and beverage service seperti banquet
department.Banquet merupakan salah satu ujung tombak bagi penjualan
produk-produk yang ada di food and beverage product Oak Tree Hotel,
oleh sebab itu harus dilakukan koordinasi yang lebih detail pada banquet
team yang ada di hotel demi tercapainya tujuan yang diinginkan. Contoh
koordinasi bagian kitchen terhadap berlangsungnya banquet event yaitu:
a) Melakukan koordinasi mengenai lay out event dan susunan menu
kepada banquet team,untuk menghindari kesalahan yang dapat
mengakibatkan complain dari tamu.
b) Melakukan koordinasi sesegera mungkin jika terjadi perubahan menu
atau penambahan menu disaat event berlangsung.
Gambar 2.5 Banquet event Oak Tree Hotel
16
7 Steward
Ruangan ini menyatu dengan main kitchen Oak Tree hotel untuk
memudahkan koordinasi berlangsungnya event. Oak Tree hotel
mempunyai 4 steward yang terbagi menjadi 3 shift. Morning shift,
afternoon shift, dan nightshift. Khusus night shift tidak diperbolehkan
untuk yang perempuan.
Diperlukan koordinasi menyeluruh antara staff kitchen dengan
steward. Seperti koordinasi mengenai kebersihan kitchen, koordinasi
terkait pengadaan alat saji berupa chinaware untuk operasional kitchen
sehari-hari, dan koordinasi terkait banquet event atau meeting room jika
ada.
Gambar 2.6 Steward area
17
Kegiatan Praktik kerja industri mahasiswa Pendidikan Tata Boga
difokuskan pada bagian produksi sehingga ditempatkan di dapur (kitchen).
Berbagai pekerjaan dilakukan sesuai dengan instruksi atau hanya membantu
Chef. Namun hal utama yang dikerjakan ketika PKL yaitu prepare breakfast.
Dengan jam kerja setara dengan karyawan, yaitu pukul 07.00-15.00 untuk sesi
pagi, dan pukul 15.00-23.00 untuk yang sesi sore.
Tabel 2.1 Kegiatan praktik kerja industri
No. Hari, Tanggal Kegiatan
1. Jumat, 21-12-2018
Showing off hotel. Membuat basic sauce mayonnaise,
basic omelette dan vegetable cutting.
2. Sabtu, 22-12-2018
Tingkat kematangan telur; half, three past, done. Resep
saus Bolognese.
3.
Minggu, 23-12-
2018
Jaga di egg corner, belajar resep oxtail soup.
4. Senin, 24-12-2018 Jaga di egg corner, prepare breakfast menu.
5. Selasa, 25-12-2018
Runner breakfast, prepare breakfast dan ala carte.
Membuat capcay.
6. Rabu, 26-12-2018 Perkenalan alat dan pengoperasiannya. Prepare breakfast.
7. Kamis, 27-12-2018 Day off
8. Jumat, 28-12-2018
Runner, prepare breakfast dan ala carte. Mengamati
pembuatan sup ikan kuah asam dan beef burger.
9. Sabtu, 29-12-2018 Runner dan prepare breakfast. Runner banquet.
18
Pengenalan purchasing dan food store room.
10.
Minggu, 30-12-
2018
Day off
11. Senin, 31-12-2018 Prepare breakfast. Membuat saus demiglace.
12. Selasa, 1-1-2019 Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast.
13. Rabu, 2-1-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Latihan
over handle ke afternoon shift.
14. Kamis, 3-1-2019
Membantu event di ballroom. Prepare breakfast dan ala
carte.
15. Jumat, 4-1-2019 Jaga egg corner, memarinasi ikan untuk ala carte.
16. Sabtu, 5-1-2019 Day off
17. Minggu, 6-1-2019
Membantu pastry membuat misoa, kulit selat solo dan roti
manis.
18. Senin, 7-1-2019 Jaga egg corner dan membuat dadar gulung.
19. Selasa, 8-1-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Membuat
es melon selasih.
20. Rabu, 9-1-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Membuat
adonan tepung untuk fried chicken.
21. Kamis, 10-1-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast serta
lunch.
22. Jumat, 11-1-2019 Day off
23. Sabtu, 12-1-2019
Handle event dari Demak. Prepare breakfast, lunch dan ala
carte.
19
24. Minggu, 13-1-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Membuat
kekian, macaroni schotel,
25. Senin, 14-1-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Membuat
perkedel tahu.
26. Selasa, 15-1-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Membuat
susunan satu set menu breakfast.
29. Rabu, 16-1-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Membuat
varian saus pasta dan basic Bolognese (concase)
30. Kamis. 17-1-2019 Day off
31. Jumat, 18-1-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Membuat
satu set menu breakfast.
32. Sabtu, 19-1-2019
Bagian pastry. Membuat adonan pancake, membuat
waffle. Prepare event lunch.
33. Minggu, 20-1-2019
Jaga egg corner. Clear up breakfast. Prepare lunch dan
dinner untuk Kemen PU. Prepare breakfast.
34. Senin, 21-1-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Membuat
saus padang.
35. Selasa, 22-1-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Membuat
menu ala carte; beef blackpepper. Membuat pasta cabai
ijo.
36. Rabu, 23-1-2019 Day off
37. Kamis, 24-1-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Membuat
menu ala carte; soto koya.
20
38. Jumat, 25-1-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Prepare
ala carte.
39. Sabtu, 26-1-2019 Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast.
40. Minggu, 27-1-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Membuat
bruceta.
41. Senin, 28-1-2019 Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast.
42. Selasa, 29-1-2019 Day off.
43. Rabu, 30-1-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Membuat
basic stock untuk saus demiglace dan Bolognese.
44. Kamis, 31-1-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Membuat
pomodoro sauce.
45. Jumat, 1-2-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Membuat
oxtail soup.
46. Sabtu, 2-2-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Membuat
poached egg.
47. Minggu, 3-2-2109
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Membuat
sambal dabu-dabu.
48. Senin, 4-2-2019 Day off
49. Selasa, 5-2-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Prepare
event lunch dari POLDA dan Kemenkes.
50. Rabu, 6-2-2019
Jaga egg corner. Clear up dan prepare breakfast. Handle
event lunch dari POLDA dan Kemenkes
21
B. Analisis Kegiatan PKL
Analisis Kegiatan Praktik Kerja Industri yang sudah dilakukan di Oak
Tree Hotel dapat dianalisis bahwa jam kerja sudah sesuai dengan jam standar
kerja. Hanya saja terkadang apabila memang masih banyak yang harus
diselesaikan maka akan menyelesaikannya terlebih dahulu sebelum pulang.
Hal tersebut dilakukan agar ketika over handle tidak ada pekerjaan yang
dikerjakan dua kali dan langsung mengerjakan pekerjaan yang selanjutnya.
Over handle dilakukan ketika pergantian jam kerja (shift), dengan tujuan agar
tidak ada miss communication.
Dilihat dari tabel kegiatan di atas, bahwa setiap harinya pasti ada prepare
breakfast. Meskipun itu shift pagi,sore, atau bahkan malam sekalipun. Ada
11menu buffet yang digunakan untuk rotasi menu breakfast setiap harinya.
Hal tersebut bertujuan agar pengunjung atau tamu yang menginap di hotel
tidak bosan dengan menu breakfast yang ada. Untuk menu ala carte sendiri
akan ramai dipesan ketika waktu sore sampai malam hari. Sedangkan menu
dinner dan lunch akan dibuat ketika memang ada pesanan pada acara-acara
tertentu.
Clear up dilakukan setelah pengunjung atau tamu hotel tidak ada yang
breakfast lagi yaitu sekitar pukul 10.00 WIB. Dari hasil clear up tersebut ada
makanan yang masih layak untuk disimpan kembali dan ada pula yang
digunakan untuk menu makan siang karyawan. Kegiatan clear up meliputi
pemindahan makanan dari tempat yang besar ke tempat yang lebih kecil,
22
pembuangan untuk makanan yang sudah tidak layak dikonsumsi, dan
penggantian sayuran salad untuk breakfast yang selanjutnya agar masih segar.
Sistem penyimpanan bahan makanan yang diterapkan di dapur Oak Tree
Hotel sudah baik, hanya saja rapi dan kebersihannya masih kurang yang dapat
menyebabkan kerusakan pada bahan makanan. pemebersihan tempat
penyimpanan seperti lemari dan freezer, chiller tempat ready to use dilakukan
sekali dalam satu minggu dengan cara mengeluarkan semua bahan makanan
yang ada di dalamnya, membersihkan bunga-bunga es dan air, serta
menatanya kembali. Hal tersebut dilakukan agar tempat penyimpanan dapat
bersih dan dapat digunakan untuk menyimpan lebih banyak barang.
Di sisi lain hubungan koordinasi antar karyawan dnegan atasan cukup
bagus sehingga hasil kerja cukup maksimal dan selalu mengutamakan
kepuasan pelanggan atau tamu hotel. Manajemen karyawan juga cukup bagus
dengan diadakannya briefing sekali dalam satu minggu, sehingga karyawan
mengetahui kekurangan dan kelebihan agar dapat menunjang ke depannya
untuk menjadi lebih baik dan lebih memuaskan dalam kinerjanya.
23
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Setelah melakukan Praktik Kerja Industri di Oak Tree Hotel dapat ditarik
kesimpulan, bahwa:
1. Penulis mengetahui secara langsung tentang dunia kerja sebagai
bentuk penerapan disiplin ilmu dan pengembangan karir.
2. Penulis mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru yang tidak
didapat dari kegiatan perkuliahan seperti etika kerja, disiplin, kerja
keras, profesionalisme kerja, bekerja dalam tim. Sehingga dapat
diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme mahasiswa ketika
terjun ke dunia kerja.
3. Penulis mendapat pengalaman nyata dalam industri jasa boga sebagai
penerapan yang didapatkan dalam perkuliahan
4. Dalam mengembangkan profesionalisme dalam dunia kerja, penulis
mampu mengembangkan hal tersebut sebagaimana yang diajarkan oleh
pembimbing lapangan maupun karyawan lain yang terlibat.
24
B. Saran
Berdasarkan hasil Praktik kerja industri yang telah dilaksanakan, penulis
menyarankan beberapa hal, yaitu:
1. Perlu adanya perawatan khusus pada alat-alat penunjang di hot kitchen
yang masih jarang dioperasikan.
2. Adanya komunikasi dua arah antara hot kitchen dengan departemen
lain guna memperlancar distribusi produk atau operasional kitchen.
3. Perlu adanya kerjasama dengan event organizer untuk meningkatkan
event (pendapatan) di Oak Tree Hotel.
25
DAFTAR PUSTAKA
Mukhtar. 2004. Usaha Pengelolaan Dapur dalam Meningkatkan Kualitas
Makanan pada Hotel. Medan: Fakultas Sastra Universitas Sumatra
Utara.
Barus, Predi. 2011. Main Kitchen sebagai Sarana Pendukung Operasional
dan Kontribusinya terhadap Pendapatan Hotel Sinabung Brastagi.
Medan: Universitas Sumatra Utara.
26
LAMPIRAN
1. Dokumentasi kegiatan PKL
27
2. Kegiatan PKL
28
29
30
3. Sertifikat kegiatan PKL
31
4. Kejasama Oak Tree Hotel dengan Jurusan PKK UNNES
32
5. Lembar Penilaian