Hai Dayuu, lama sekali rasanya yaa kita tidak saling berbagi cerita, lama sekali aku tidak lagi mengirimkan cerita dan curhatan2 tidak penting ke kamu, aaa kamu pasti sedih dan rindu wkwkwkkw, ya tentu saja, tentu saja tydac 😂
mengingatmu membuatku jadi ingin membuka lembaran lama sejenak, termasuk mencari 1-1nya foto bersamamu yang aku punya ini, aku coba juga cari curhatan2 ga pentingku di facebook dan ternyata masih ada yaaa ahahahaha, dan sisanya kayaknya ada di friendster, dan tentu saja sudah terhapus, sayang sekali yaa padahal aku rindu cerita2 motivasimu, tentang ayam, pohon, kura2, dsb wwkwkwk
terimakasih ya yu, kamu selalu ada buat aku, semakin dewasa aku semakin sadar, kamu pasti cape banget ya dulu, harus jadi tong sampah buat aku, selalu jadi pelampiasan energi2 negatifku, dan anehnya telinga, hati, dan pikiran kamu selalu kuat menerima semua itu, hehe, maaf ya yu, aku makin sedih waktu akhirnya tau kamu pernah mengalami masalah besar dan kamu bilang kamu sudah mau cerita k aku waktu itu, tp aku malah sibuk cerita ttg masalahku sendiri, maaf ya yu, aku egois, padahal kamu selalu ada buat aku, bahkan di masa kuliah, di saat kamu sadar kamu ga bisa selalu ada buat aku, kamu sempatkan kirimi aku kado berupa buku diary kecil untuk aku menuliskan semua keluh kesahku di sana, makasih bangettttt dayuuu, kamu sepaham itu akan diriku, hiks
jujur aku pernah berusaha mau hapus namamu dari dalam hatiku, melupakan kamu dan menganggap kamu g ada, waktu itu aku marah karena aku merasa sendiri dan ga tau lagi harus bercerita kemana, tp kamu waktu itu sudah bersama teman2 kuliahmu, kamu juga sudah menemukan ichsan, aku sedih, sekaligus senang, akhirnya kamu menemukan seseorang yang bisa membahagiakan kamu, seseorang yang akan selalu ada untuk kamu, yang selalu bisa mendengar segala keluh kesahmu, yang bisa menjadi "seorang dayu-nya aku" untuk dirimu sendiri, sedangkan selama ini, aku ga pernah bisa sebaik kamu memperlakukan aku, aku ga mau merepotkan kamu lagi
tp waktu akhirnya kita saling sapa lagi, aku sadar, ternyata kamu tidak aku hapus, kamu hanya aku simpan dalam sebuah kotak cantik dan kuletakkan dengan rapi di salah satu sudut di dalam hatiku... hehe, kamu masih ada, utuh dan tidak terganti 🤍
terimakasih banyak dayu, selama ini selalu ada dan pernah tumbuh bersamaku mendewasakan aku, maafkan aku dan segala keegoisanku ya yu, rasanya memang sudah tidak akan ada lagi curhatan2 tidak penting seperti dulu, hahaha, aaaaaaaaahhh menjadi dewasa sungguh melelahkan ya yu, rasanya apapun yang terjadi sepertinya hanya bisa berkata "ya sudahlah", lagipula masing2 kita pasti banyak juga beban yang dipikul, aku ga mau lagi merepotkan kamu, aku ingin sekarang kamu bisa melanjutkan lagi hidup yang lebih bahagia lagi bersama ichsan dan acan, dan kamu tentu saja tetap akan selalu ada di hatiku selamanya loph yuuu 🤍🤍🤍

















