at Taman Singha Merjosari – View on Path.
styofa doing anything
Today's Document

❣ Chile in a Photography ❣

izzy's playlists!
Not today Justin
almost home

Origami Around

Love Begins

No title available
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
tumblr dot com
sheepfilms
todays bird
Jules of Nature
Alisa U Zemlji Chuda
will byers stan first human second
NASA
Three Goblin Art
No title available

JBB: An Artblog!
seen from Mongolia

seen from United States
seen from Brazil
seen from Bahrain
seen from Nepal
seen from Mauritius
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from United States
@cindygetah
at Taman Singha Merjosari – View on Path.
* WANITA WAJIB TAU *
TIPS KEREN SEPUTAR DUNIA PERDAPURAN
1. agar telur rebus tidak susah dikupas, jangan lupa celupkan kedalam air es saat telur tersebut baru matang/masi panas
2. agar cabe tidak meletup-letup ketika digoreng, jangan lupa tusuk ato lukai sedikit cabe tersebut dengan pisau sebelum digoreng
3. saat mencuci kangkung, arnong/selada air ato genjer serta tanaman air lainnya jangan lupa dibilasan pertama bubuhkan sesendok garam lalu diamkan sejenak agar binatang-binatan kecil yang mungkin hidup dibatang dan daunnya mati .. biasanya yg hobi nongkrong disitu lintah, keong, ulat dan cacing air.. ( brokoli dan kembang kol juga sering ada ulatnya jadi jangan lupa pula gunakan cara ini
4. agar tahu awet ketika disimpan, cuci bersih dengan air, kemudian siram dengan air panas, setelah itu lap dengan tisu dapur, simpan didalam tupperware tutup rapat, kemudian letakkan didalam kulkas insya allah bisa tahan 1minggu
5. untuk mengetahui telur busuk atau tidak bisa gunakan tes apung air, jika mengapung diatas air tandanya telur busuk
6. ketika akan mengocok telur untuk berbagai macam kue, pastikan telur dalam keadaan suhu ruang (bukan dingin karena baru keluar dari kulkas, hal ini bisa membuat adonan tidak ngembang)
7. jika menyimpan sayuran di dalam kulkas, jangan pakai keresek tapi gunakan koran dan majalah bekas, sebab ini bisa mencegah air embun sayuran menggenang yang bisa mengakibatkan sayur cepat busuk
8. untuk menetralisir bau dalam kulkas belah kentang dan letakkan di rak kulkas, kentang bisa menghilangkan bau tak sedap dalam kulkas
9. agar ikan tidak lengket dipenggorengan, gunakan wajan yang khusus untuk menggoreng, jangan sekali-kali menggoreng ikan diwajan yang pernah atau sering dipakai untuk menumis, sebab sudah pasti ikan goreng akan lengket dan hancur ketika dibalik, bisa juga olesi sedikit garam ke wajansebelum dituangi minyak
10. untuk menghilangkan rasa panas ditangan akibat terlalu lama berkontak dengan cabe ato sambel, (kata orang jawa tangan wedhangen) bisa dengan cara cuci bersih tangan dengan sabun sampai 2 atau 3kali, kemudian lap dan masukkan tangan kedalam beras, benam dan remas-remas beras sebentar,, fiuuhhh dijamin rasa panas ditangan akan hilang
11. agar mata tidak pedih ketika mengiris bawang merah, letakkan wadah berisi garam disamping talenan, cara ini insya allah ampuh menghindarkan mata agar tidak pedih
12. agar beras tidak dikunjungi kutu beras, letakkan sebungkus plastik yg berisi beberapa sendok kopi bubuk, kemudian beri sedikit lubang plastiknya.. kutu beras tidak suka aroma kopi jadi insya allah dia tidak akan berani datang ke beras
13. jika peralatan masak kusam akibat noda dari bumbu yang berwarna seperti kunir, ato panci yang terlalu sering dibuat merebus air jadi kekuningan.. ambil sesendok baking soda beri sedikit air gosok-gosok ke panci.. diamkan sebentar, lalu bilas.. jika masih ada noda bisa diulang lagi
14. agar kembang kates, daun kates/pepaya dan pare tidak terlalu pahit ketika dimasak, baiknya sebelum ditumis .. rebus sebentar di air rebusan daun jambu biji .. (caranya, rebus air, ambil beberapa lembar daun jambu biji, tunggu hingga mendidih, masukkan daun jambu, tunggu 5menit, masukkan kembang/daun pepaya/pare) diamkan sebentar matikan api.. baru setelah itu tiriskan dan siap untuk dimasak sesuai selera.. (kalo daun pepayanya untuk kulupan, bisa direbus hingga matang bersama daun jambu)
15. agar tempe tidak mudah busuk, jangan simpan didekat garam
16. jika menyimpan daging di freezer, pastikan daging tidak keluar masuk freezer berualangkali karena hal ini bisa membuat bakteri berkembangbiak, jadi potong-potong dulu dagingnya sesuai dengan perkiraan kebutuhan per tiapkali masak dan simpan di plastik kecil-kecil secara terpisah sehingga ketika akan mengambil, bisa ambil seperlunya saja..
Semoga bermanfaat
copas dari grup sebelah,
Wainii buat calon bunda dan otw bunda semoga bermanfaat yaaaak :3
wkwk pantesan sayur di kulkas cepet busuk…
Nah ilmu kan ini, yaa #noted :3
Pria juga perlu tau 😄 *noted
at Kraton Ratu Boko (Ratu Boko Palace) – View on Path.
at Lawang Sewu – View on Path.
at Ijen Suites Resort & Convention – View on Path.
orang kaya
sejak mbak vinda dan mas uta di inggris, ibu punya hobi baru: mantengin instagramnya mbak vinda supaya tau kabar dan bisa ikut liat suasana di sana. hobi ini meluas menjadi ikut liat-liat postingan orang-orang yang aku follow. nggak banyak sih, secara yah aku bukan anak sosial media amat. di kanal manapun, following-ku sedikit sekali. hehe.
tersebutlah ibu terkejut sekaligus terpesona dengan teman-teman sepermainanku yang sudah melanglang buana ke mana-mana. “mbak, si A ini di sini mbak? si B jalan-jalan ke sini mbak? gaya ya…” aku pun manggut-manggut, “iya Bu. rata-rata temanku penghasilannya sudah dua digit, bisa nabung, jalan-jalan…” dan seterusnya aku bercerita, “ada juga yang kuliah, kerja, macam-macam.”
lalu entah bagaimana, ibu seperti berusaha melegakan aku yang nggak bisa punya gaya hidup dan kehidupan seperti itu (nggak bisa, bukan nggak mau. alasannya tidak hanya karena gaji dan penghasilan yang secukupnya, tetapi juga karena sudah berkeluarga, ada mbak yuna, dan banyak lagi). “jalan-jalan itu hanya soal waktu dan cara,” kata ibu, “nanti juga kamu ada waktunya. caranya siapa tau karena berprestasi sesuatu bukan karena sekadar ingin jalan-jalan. caranya siapa tau ikut mas yunus.”
“hehe. aku bersyukur loh Bu, dididik sama Ibu untuk menjadi sederhana. mas yunus beruntung amat yak Bu dapat istri sederhana (bagian ini jumawa dikit tapi nggak papa lah ya). boro-boro deh jalan-jalan, beli make up aja sekali pas seserahan, beli baju aja benar-benar kalau butuh doang. aku kalau punya uang, mending sekolah daripada jalan-jalan. mendingan beliin dek ute komputer bagus biar lebih produktif kerja. mending cetak buku daripada jajan-jajan. kalau jajan ya mending jajanin adek-adek.”
ibu masih asyik melihat satu per satu foto teman-teman di instagram. “iya mbak, memang harusnya begitu jadi istri, jadi orang. selaluuu lihat manfaatnya untuk orang lain. kalau hanya untuk diri sendiri, sayang. masih seumur kamu sih nggak usah gaya-gayaan. gayanya itu kalau seperti alumni-alumni ibu tuh loh mbak. bisa mengelola bisnis, memimpin, membantu banyak adik kelasnya, menginspirasi.”
lalu kata ibu lagi, “orang yang mau lebih lama susah akan mudah lebih lama. sekarang, tahan diri dulu lah dari bersenang-senang. memanjakan diri boleh, ya seperlunya saja. secukupnya.”
ngobrol sama ibu selalu beda yah. :“
terima kasih ya Bu, aku dididik kayak gini. terima kasiiih banget banget. entah bagaimana di dalam hati, aku merasa super kaya. btw, kemarin di kelas, mentorku baru tau kalau aku ini founder start up. lalu dia minta aku sharing kepada semua teman, dan eventually bilang sambil menunjuk gumun, "horang khayaa kamu yaah.”
bisa jadi. kekayaan yang sesungguhnya nggak ada di halaman sosial media. bahkan, nggak di bagaimana kita menampilkan diri kita. kekayaan yang sesungguhnya ada di akal, mental, dan hati. nah yang itu memang tidak mudah dilihat, tetapi sangat mudah dirasakan. indikatornya, kalau orang lain bahagia dan terbantu dengan kehadiran kita, insyaAllah kita tuh orang kaya.
disclaimer:
lagi kangen nulis buku harian. maaf isinya semacam pamer dan bahasanya sangat personal. juga, nggak berarti yang suka jalan-jalan bukan “orang kaya”. ini hanya cara pandang yang berbeda. :P
at Alvina Indah Motor – View on Path.
at Kodim 0818 Kabupaten Malang – View on Path.
Gelap tak selamanya tak terlihat, terlebih ketika rasa ini begitu pekat.. #malamku #malammu #malamkita #paralayang #batu #malang #jawatimur #indonesiacantik (at Wisata Paralayang Gunung Banyak - Batu)
FÜR RIZQA
Kaulah istriku. Perempuan yang ragu saat aku menceritakan bahwa aku bertemu dengan orang-orang besar yang bisa membantu mewujudkan mimpi-mimpiku. “Hati-hati,” katamu suatu hari, “Tidak semua orang suka jika orang lain lebih hebat dan lebih bahagia daripada mereka.”
Aku marah? Tentu saja. Kamu tak mengerti betapa besar dan hebat orang-orang ini. Mengenal mereka ada sebuah kebanggaan buatku. Dan saat mereka menyatakan bahwa mereka akan membantuku, “Bukankah itu hebat?” Tanyaku. Tetai kau menggelengkan kepala. “Aku hanya bisa berdoa saja,” jawabmu.
Hari demi hari berlalu. Aku pun mulai menceritakan kekesalanku tentang para pembesar itu, orang-orang yang kuanggap hebat, mereka yang kupikir akan sepenuhnya membantuku ternyata hanya memikirkan diri mereka sendiri—kepentingan mereka masing-masing. Tetapi kau dingin saja, sambil membetulkan ikat rambutmu, “Kan aku udah bilang,” katamu. Aku tak bisa menjawab apa-apa.
Dan kaulah istriku. Yang percaya pada hal-hal sepele dan paling remeh-temeh dari mimpi-mimpiku, yang tak peduli pada hal-hal yang disanjung orang lain dariku tetapi begitu memerhatikan hal-hal yang tak dilihat orang lain dari diriku. “Orang lain nggak tahu aja kamu males mandi,” katamu suatu hari, “Dan nggak tahu kalau udah mandi nggak mau jemur handuk!”
Kemudian kau memungut handuk dari atas ranjang tidur kita, lalu menjemurnya di halaman belakang. Aku masih mengeringkan rambut ketika itu, saat kamu bertanya, “Mau pakai kemeja yang mana?” Kepalaku menyembul dari dalam kamar, melihatmu yang sedang sibuk memilih kemeja di ruang pakaian, dengan tangan kanan memeluk perutmu sendiri dan tangan kiri memegang dagu… “Pilihin aja,” jawabku.
Saat orang lain memuji karyaku, bajuku atau hal-hal lainnya yang tampak di permukaan, mereka tak memerhatikan hal-hal yang membuat semua itu ada. Tetapi mereka juga tak akan mengerti bahwa kamu tak menjemurkan handuk, memilihkan dasi atau kaus kaki, atau menyiapkan bekal makan siang untukku: Karena semua yang kamu lakukan untukku adalah hal lainnya, yang lebih hebat dari semua itu, seperti katamu, “Aku membantu seorang laki-laki yang kucintai menciptakan sejarahnya sendiri!”
Maka kaulah istriku. Yang selalu menatapku dengan cara yang berbeda dengan cara orang lain memandangku. Yang memperlakukanku tidak seperti orang lain melakukannya. Yang berbicara kepadaku dengan bahasa yang tak diucapkan siapapun lagi di dunia ini kepadaku. Yang menepukkan nyamuk saat aku mengemudi. Yang percaya pada semua mimpi-mimpiku—sebodoh apapun itu.
Aku mencintaimu dengan cara yang tak ada orang lain sanggup melakukannya. Seperti kau menyayangiku dengan cara yang tak ada satupun perempuan di dunia ini mampu menggantikannya.
FAHD PAHDEPIE
apa jawaban kamu saat seseorang bertanya : What is the most important thing that people should know about you?
.
tik
.
tok
.
tik
.
tok
.
hard to think?
.
tik
.
tok
.
mangga jadi PR yah..
.
.
Simply,
Sam Berns said : I have a very happy life.
Jleb jleb jleb.
Jawaban yang simple tapi sering kali saya lupa.
Padahal tiap sholat baca AlhamdulillahiRabbil’alamin :(
seperti lupa cara bersyukur, seperti lupa maknanya, seperti lupa siapa Rabb saya :(
Anyway, who is Sam Berns?
link video yang baru saya bagikan adalah salah satu speech nya Sam waktu di TEDxMidAtlantic.
Saat berusia 22 bulan, Sam Berns, didiagnosa dengan penyakit genetik langka yang gejalanya mirip dengan penuaan. it was called “Progeria”. what is Progeria? Progeria is fatal genetic condition characterized by an appearance of accelerated aging in children*. Its name is derived from Greek and means “prematurely old.”
Dokter memvonisnya hanya bisa bertahan hidup hingga 13 tahun, tapi ternyata, Berns, bertahan hingga 17 tahun.
Berns meninggal ketika umurnya menginjak 17 tahun, pada Jumat, 11 Januari 2014. Berns menghabiskan sisa hidupnya melawan progeria — penyakit yang menyebabkan degenerasi otot, masalah kasdiovaskular, kehilangan lemak tubuh dan rambut. Juga hal-hal lain yang berkaitan dengan penuaan.
“Kehidupan saya sangat bahagia.” dengan bangga Berns bercerita tentang hidupnya.
“Meski ada banyak hambatan dalam hidup saya, tapi saya tidak mau orang menganggap kondisi saya buruk. Bahkan, saya tidak berpikir soal kendala yang saya hadapi,” jawab Berns ketika diwawancara TEDxMidAtlantic.
Belajar dari sosok Sam, bagaimana cara pandang kita tentang kehidupan itulah yang menunjukan siapa kita sesungguhnya. Lika akui bersyukur bukan perkara mudah, apalagi jika ada di kondisi yang sulit. Tapi belajar dari Sam, justru bersyukurlah yang membuat hidupnya jadi bahagia. He said, “i’m extreme lucky to have an amazing family, which always supported me throughout my entire life”.
SubhanAllah ngebayangin nabi Ayyub a.s., bukan perkara mudah untuk bersabar apalagi bersyukur di kondisi yang tidak mudah. Seseorang bisa ‘bersinar’ dengan apa yang sesungguhnya sudah ada pada dirinya. Mutiara atau sebongkah berlian tidak akan tertukar dengan batu kerikil di jalanan.
Lalu apalah aku ini… :’(
masih harus banyak belajar.. bersabar.. terutama bersyukur.
Bukan hanya kesempatan, tapi amanah komplit dengan tanggung jawab yang Allah titipkan rasanya akan lebih ringan dijalani jika disertai dengan rasa syukur. AlhamdulillahiRabbil’alamin.
ayamayaman dine in, 28 Juli 2017.
source :
- https://www.youtube.com/watch?v=36m1o-tM05g
- http://nationalgeographic.co.id/berita/2014/01/sam-berns-penderita-penyakit-langka-meninggal-dunia
- https://www.progeriaresearch.org/
Jangan pernah bersikap munafik. Kapanpun dan kepada siapapun. Karena hidup tidak sebercanda itu. Mungkin menyenangkan jika tau kehidupan sedang berdamai denganmu, tapi sayang. Jika itu palsu? Apa kamu ingin terus menerus hidup dalam kepalsuanmu? Jangan bersikap munafik. Apapun kepahitan yang sedang ada di depanmu. Jangan bersikap munafik Jangan bersikap munafik! Malang, 26 agustus 2016
Kepadamu aku ingin bercerita, banyak hal. Mengenai hal-hal yang aku jalani. Betapa aku harus sangat bersyukur dalam keadaan ini. Km tau? Segalanya menjadi melelahkan ketika kujalaninya dengan beban Namun satu hal yang aku yakini bahwa setiap bibit baik akan menuai hal baik. Bagaimana denganmu? Sesibuk apa km? Apa kamu tidak melupakan jam makan pagi mu sebagai tenaga untuk menjalankan dan mengawali setiap aktifitasmu. Bagaimana caramu mengingat Tuhan dengan cara lima waktu. Jangan sampai lupa. Kita akan dipertemukan pada titik tertentu, ketika segalanya sudah sangat melelahkan sendirian. Kita memang diciptakan untuk saling menggenapkan. Lusa aku menjalankan kewajibanku belajar. Sebagai seorang mahasiswi kembali. Jenjang ini tidak pernah kuimpikan sebelumnya Kamu tau? Pada saat ini juga aku ingin bertemu denganmu, seseorang yang juga menjadi tubuh bagi tulang rusuknya. Mari berproses. 6 Agustus 2016 00.00 WIB Maliobro ekspres, menuju Blitar.
Bahkan semakin lama aku banyak mengamati hal baru. Bahwa tidak sepenuhnya dunia ini memihak pada kita, itu sebabnya anjuran untuk mendekatiNya harus dipahami. Supaya ketika dunia mengecewakanmu, ada tempat untuk mengadu, bukan ketika hanya butuh :) Cerita ini aku persembahkan kepada mu yang nanti menemani dunia dan surga ku Magetan, 4 Agustus 2016
Semenjak kapan hari itu, aku merasa bahwa ada satu hal lagi yang harus aku tamatkan. Harus kupelajari lebih dalam. Sebelum aku merasa bahwa berjuang bersama itu memudahkan, yaitu liku-liku yang asyik. Melanjutkan jenjang magister sekaligus mengemban kewajibanku sebagai seorang karyawan. Kamu pikir ini mudah? Seakan aku ingin memberi kabar bahwa hari ku setelah itu tidak lebih baik dari yang ku kira. Dengan kamu ataupun tanpamu sekarang, aku akan tetap meneruskan langkah ku. Berbaiklah dengan kehidupanmu, selalu. Dalam perjalanan menuju Madiun. 27 Juli 2016
PERJALANAN MERAIH BEASISWA LPDP BATCH IV 2015
Ada janji yang harus saya tepati kali ini, yeah! Alhamdulillah nadzar untuk menulis blog terlaksana. Itu artinya saya telah melewati tes seleksi Substansi LPDP Batch 4 tahun 2015. Nah janji saya ketika saya lolos saya akan menuliskan pengalaman saya di blog saya hehehe Langsung aja ya, 1. SELEKSI ADMINISTRASI Teman-teman bisa baca syarat nya ada pada website LPDP secara lengkap, biasanya disuruh untuk download booklet dahulu sebelum mendaftar, gunanya supaya mengetahui tahapan dan berkas yang harus disiapkan teman-teman. Blog lainnya pasti menceritakan secara detail apa saja yang disiapkan tapi di sini saya yakin teman-teman bisa download buku pedoman untuk mendaftar dan membacanya lebih lengkap, mengenai apa itu beasiswa LPDP silahkan buka www.lpdp.kemkeu.go.id untuk lebih jelasnya lagi ya, Salah satu faktor saya lolos LPDP adalah, sering baca blog awardee yang sudah lolos dan berbagi pengalaman, menurut saya hal ini sangat membantu sekali untuk pemburu beasiswa LPDP, dan tekad saya juga ingin berbagi informasi : Pada tahap ini sebenarnya yang penting dokumennya semua terpenuhi dan juga sesuai dengan permintaan LPDP, Insya Allah lolos ke tahap selanjutnya. Namun yang perlu menjadi perhatian lebih adalah ketika teman-teman menulis essay, sampaikan secara nyata : 1. Apa saja kontribusi yang telah kalian laksanakan, yang jelas untuk kaitan masyarakat luas, nggak peduli itu menjadi remaja masjid atau pengurus harian apa gitu, yang jelas berkontribusi, atau bisa jadi menjadi anggota pramuka, atau pernah kontribusi di PMI, dan lain-lain. 2. Apa saja yang akan temen-temen laksanakan juga ketika lulus dari pendidikan yang dibiayai LPDP, jangan sampai gunanya hanya untuk individu kalian sendiri, itu artinya teman-teman egois dan LPDP mencari lulusan yang nantinya mau untuk terjun lapangan, maksudnya berguna bagi indonesia sesuai jurusan masing-masing ya 3. Untuk rencana studi ditulis secara lengkap ya, jangan khawatir untuk tujuan universitas kan ada website nya, ngulik aja dari situ untuk daftar mata kuliah yang teman-teman ambil, Insya Allah nanti saya juga akan posting essay saya yang menurut saya aneh tapi beruntung untuk lolos administrasi. hhehehe
2. SELEKSI SUBSTANSI Menurut saya, tahap ini adalah tahapan seleksi yang sesungguhnya, namun yaaa jangan sampai meremehkan tahapan administrasi karena teman-teman tidak akan melewati tes ini jika tidak lolos seleksi berkas atau administratif. Hari pertama saya mendapat jadwal seleksi berkas, berkasnya asli yang diminta untuk dibawa ketika lolos seleksi administrasi, kemudian setelah di cek semua berkas kita asli atau tidak, maka saya menunggu untuk dipanggil seleksi wawancara. Hari pertama ini sungguh sangat menguras tenaga, karena bertempat di Surabaya saya yang waktu itu menginap di tempat teman saya dan merepotkan dia hehehe, berangkat agak tergesa-gesa dan mendapati Gedung Keuangan Negara kok sepi ternyata tempatnya memang agak riweh setelah tanya pak satpam heheh, Btw thankyou so much buat Maulida dan temannya Maulida yang namanya Fitri, ikut melancarkan urusan saya, di Lantai 7 saya mendapati banyak sekali orang-orang keren, pikirku lagi, saya ini hanya serpihan jajan momogi yang ketinggalan di bungkusnya, tapi nggak papa semuanya kan punya kesempatan yang sama dan yang perlu kita tahu bahwa LPDP tidak ada kuotanya, jika teman-teman belum lolos ya memang karena belum memenuhi keinginan mereka sebagai standart sebagai awardee, tapi menurut saya memang faktor keberuntungan sih ya, Oke back to focus untuk cerita masalah seleksi, saya dipanggil interview dan turun dari lantai 7 ke lantai 2 hahahaha sepanjang itu saya gak mau naik lift karena saya masih ingin mengulur jalan saya menuju lantai 2 untuk berdoa karena saya sangat grogiiiii, kalimat-kalimat shalawat tidak lepas dari mulut saya, ya memang rasanya gemeteran, nggak tau kenapa padahal saya sudah yakin akan menjawab sesantai mungkin dan yang jelas apa adanya. Masuk ruang wawancara sudah ada meja yang menyambut saya, Cindy ya? Begitu sapanya, namanya Cindy Getah Trisna June, kok ada Getahnya mbak? Hahaha saya masih bisa santai karena ini bukan meja pewawancara saya, ini semacam pos sebelum kita diarahkan untuk menuju meja kita di interview, jangan merasa ngeri ya? Karena bahasa saya aja nih yang berlebihan wkwkwkwk sudah siap mbak? Kata bapak-bapak tadi, saya hanya menganggukkan kepala dan menuju meja nomor 7 sesuai dengan isi email saya yang menyebutkan demikian. Ohya saya merasa heran ketika berjalan menuju meja saya kok hanya ada 2 orang interviewer saja, padahal sekeliling saya meja lainnya semuanya ada 3 orang yang menguji, Oke come on dude, you can do it the best, good luck!! Berasa jalan ribuan kilo ya wkwk padahal gak ada 5 meter kira-kira dari pos bapak tadi. Begitu sampai pada kursi panas itu saya mohon permisi duduk dan bersalaman dengan penguji yang lebih seram dibanding sidang komprehensif, “Kenapa dulu kamu tertarik kuliah di pajak Cin?” Heloooooo deg-deg-an saya berasa ilang gak tau kemana, bapak interviewer ini lho nggak pake basa-basi dulu, langsung nanya begitu, saya senyum dan spontan jawab iya pak, karena guru saya dulu bilang kalo kasus gayus perlu dikaji lebih dalam, Guru SMA saya namanya Pak Hadi, beliau guru bahasa inggris tapi berasa guru konseling hehe, banyak sharing tentang ke depannya negara ini pasti membutuhkan ahli pajak pak, setidaknya negara ini pasti butuh yang namanya pajak, dan kita generasi penerus wajib meneruskan dengan aturan yang benar pak, Pajak adalah jantung negara dan setiap aspek pasti dikenakan pajak. begitu jawab saya, pertanyaan pembuka yang saya rasa berhasil membuat saya ketagihan ditanya wkwkwk,
Pertanyaan selanjutnya menurut saya hampir semuanya standart, berbeda penguji berbeda lagi pertanyaannya, yang pasti ya sesuai dengan diri kita, data diri dan essay kita yang sudah terdaftar pada akun LPDP kita masing-masing, sekelumit perjuangan saya menghadapi obrolan horor bersama dua interviewer : Bapak : ......... (lanjutan pertanyaan Gayus) jadi kamu pengen ambil pajak lagi? Kenapa? Saya : Hehe iya pak, saya ingin jadi dosen, ketentuan jadi dosen kan diutamakan jurusan yang linier pak. Bapak : Harus banget nih ambil UI? Saya : Hmm ya enggak sih pak, bisa juga saya ambil UB lagi, Cuma kan Brawijaya belum punya S2 jurusan saya, dan dosen saya menyarankan untuk saya melanjutkan ke UI, dan memang satu-satunya ada di Indonesia kan di fiskal UI *Bapaknya ngangguk-ngangguk* Bapak : eh, tapi Malang dan Jakarta itu beda jauh lho ya, kamu tau nggak? Nanti kamu kaget di sana gimana? Yakin mau hidup di Ibukota? Saya : Yakin pak, saya sudah beberapa kali di Jakarta, yang terakhir ya baru bulan lalu. Saya ada tes di Salemba UI juga, dan pengalaman saya waktu itu akan dicopet, buktinya saya masih tidak kapok pak, I trust I can *ngangguk-ngangguk lagi* Bapak : Skripsi kamu tentang apa kemarin? Saya : tentang pajak migas, Analisis Pemotongan Pemungutan Pajak Penghasilan Sebagai Pemenuhan Kewajiban PT Badak NGL Bontang Bapak : Bontang? Kalimantan Cin? Kamu ke sana? Sama siapa kamu ke sana? Saya : kami bertiga pak kemarin magang ke sana, itu karena iseng sebenarnya, kirim email ngelamar magang di sana, eeeehh kok ternyata diterima, yasudah Bapak : temuanmu apa ternyata di sana? Saya : kebetulan saya juga ambil data skripsi kan pak, jadi temuannya ya menyangkut skripsi saya, mengenai alur penerapan sistem pajak mereka. Sebelum pulang kami presentasi dulu di depan jajaran direksi. Mengenai evaluasi apa saja yang mereka perlu benahi pak. Bapak : Wah, hebat ya, apa gak disalah-salahkan kalian di sana, itu kan Perusahaan besar ya Saya : Alhamdulillah enggak, mereka kan pekerja juga, dan orang pribumi juga. Walaupun itu perusahaan PMA (Pemegang Modal Asing) kan jajaran direksi mereka juga orang Indo juga pak *Ngangguk-ngangguk lagi si Bapak*
Lalu pertanyaan selanjutnya dilontarkan ibu-ibu Ibu : Cindy, kamu semangat sekali, murah senyum Hmmm saya jadi malu bu wkwkw (dalam hati) Ibu : Kenapa kamu harus banget kuliah pake LPDP? Saya : *toeeeenggg* Saya sudah dijanji sama papa bu, adek saya masih butuh banyak biaya, sedangkan ayah saya bukan orang yang punya penghasilan tetap. Kuliahnya sampek sarjana saja, kalo mau lebih tinggi lagi silahkan berjuang sendiri, begitu kata papa (Rasanya ingat wajah papa kok jadi pengen nangis waktu itu hiksss) Ibu : Papa mu kerja apa emang? Saya : Hmm pengepul barang bekas, rosok itu lho bu Ibu : Ehh jangan salah, itu juragan lho. Saya : Ya juragan bagi yang besar, papa kan bukan pedagang besar hehehe jadi ya pas-pas aja bu Ibu : Pas pengen beli mobil ada uang ya, pas mau bangun rumah lagi ada uang juga ya Cin Saya : Hahahahaha ibu ini, saya amini saja ya bu, Aaamiiin *sambil pengen nangis gak tau kenapa wkwkwk* Ibu nya baik banget, kayak nya orangnya peka kalo pertanyaan mengenai orang tua memang sangat sensitif Ibu : Oke oke, kamu cita-cita jadi apa? Saya : Saya ingin menjadi wanita yang tidak meminta penghasilan pada suami, namun bekerja yang tidak menyita banyak waktu. Dosen misalnya bu Ibu : Taun depan ada rekruitmen PNS lho, kabarnya sih. Kamu gak pengen ikut? Saya : ya pengen bu, saya ingin juga jadi PNS, tapi nggak harus pegawai kantoran kan? Dosen juga bisa PNS. Dan saya ingin jadi dosen saja deh, ngajar. Gak kerja yang harus duduk terus Ibu : pengalaman kerja ya? Nggak enak kah kerja kantor itu? Saya : relatif bu, setiap orang punya perasaan dan wadah berbeda, kalau saya, Hmmmmm prefer jadi dosen aja Ibu : Dosen dimana inginmu? Saya : di Brawijaya lagi bu Ibu : Emang pasti diterima kalau misal kamu daftar ke sana? Saya : yang jelas saya harus kuliah dulu S2 bu, hehehe makanya saya ikut seleksi LPDP ini, nah nanti pasti akan mencoba peruntungan selanjutnya seleksi dosen. Tapi bu, kaprodi saya pernah bilang kalau memang beberapa taun ke depan Perpajakan di FIA UB itu membutuhkan tenaga pengajar yang banyak, saya rasa saya belum terlambat jika berkeinginan berkontribusi di sana bu, *Ngangguk-ngangguk* Ibu : lalu kamu kalo misalnya nanti di Jakarta bertemu dengan seseorang bagaimana Cin? Lalu dia bilang suka sama kamu. Sedikit agak terkejut, ini bertanya model apa si Ibu Saya : (ketawa) hahaha ya gak papa bu, lalu? Ibu : dia bilang kamu gak boleh kembali ke daerah asal, sedangkan kamu ingin jadi dosen di Brawijaya Saya : Saya akan tetap kembali ke daerah asal, apapun alasannya bu. Insya Allah selalu ingat apa yang menjadi niat saya awal Ibu : Yahhh putus contact nanti sama doi? Saya : Ya nggak papa, kebetulan bagi saya laki-laki nomer sekian bu, kecuali dia sudah menjadi suami saya, beda cerita. Kalo masih ngobrol-ngobrol begitu ya belum ada hak untuk menuntut ini itu Ibu : Hmmm atau gini deh, lebih mentereng kamu jadi dosen UI, bagaimana? Win win solusi lho Cin, masih tetep sama dia dan kamu tetep jadi dosen Saya : Sepertinya tidak bu, Saya mengenal pajak dari Brawijaya, saya bisa sampai sekarang berangkat dari sana, Malang adalah tujuan saya bu (btw saya ini sebenarnya pengen kerja deket Blitar wkwkwkw tapi aku gak bilang begitu, ini adalah tipsnya, buat aja kalimat menjadi indah dan puitis sedangkan ada maksud yang disembunyikan, sedikit saja tak apa lah ya. Kenyataannya saya ke Jakarta memang tidak ingin menetap) Ibu : Keukeuh juga ya kamu, saya dulu sih gak kayak kamu, saya pengen memperjuangkan cinta saya, bahkan gak rela putus demi pekerjaan atau apalah waktu itu. Saya : *ibunya curhat tolong* Hehehe jaman sekarang saya rasa berbeda bu, semua bisa diatur dan masalah cinta adalah masalah yang kritis jika hanya dinilai harus bersama Ibu : kamu punya cowok? Saya : hahahaha enggak bu, tapi memang tujuan saya sekolah, bukan nyari jodoh ke Jakarta Ibu : *ketawa ngakak* hahahaha sambil menyelam minum air lah gak papa, oke ganti topik ya, kamu suka banget organisasi? Saya : Hmm dulu sih enggak terlalu, itu awalnya dari mantan saya bu, dia beda fakultas sama saya, gak ada waktu buat saya, lalu saya balas dendam ikut banyak organisasi dan kepanitiaan, hehehe eh kok dia dimisioner dari jabatan di EM, saya ternyata malah kebablasan ketagihan organisasi Ibu : kembali lagi ngomongin cowok hahaha, tuh kan hahaha kamu itu lucu deh, banyak uniknya *senyum kecut berasa dibully, merasa ini kayak bukan interview beasiswa -______-* Ibu : kamu kenal nggak sama bapak sebelah saya ini? Yang daritadi ngobrol sama kamu? Saya : Haaaa?? Siapa? Bapak : Ah masak kamu gak kenal saya? Katanya mahasiswi Brawijaya Ibu : Iya nih, masak dosen sendiri kamu gak kenal Cin? OMAIIIIGAAAAATTTT TIDAAAAAK !!!! Saya : Ha? Iya kah? Mohon maaf pak, Bapak dari Brawijaya juga? *kedua interviewernya ngakak* hadeeeeehhh Bapak : kamu katanya ketua tax center? Saya selalu tau kamu Cin, setiap pengisian SPT Dosen se-UB gitu tuh, ah kamu ini. Mau diterima tidak kok kamu sombong banget sama dosen nggak kenal? Saya : Astagfirulloh pak saya mau diterima paaaak, mohon maaf pak, tapi bapak bukan dari FIA kan? Ibunya ketawa mulu hiiiiihhh agak sebel saya di bully nih, btw satu orang lagi kayaknya lagi ke kamar mandi gak tau kok belum balik-balik apa lagi sakit perut ya? Harusnya orangnya ada di depan saya juga, ada kotak pensil, kotak kaca mata, tas ibu-ibu yang serba berwarna pink, ku pikir beliau pasti pinky girl tapi gak tau kemana orangnya gak balik-balik-_- Bapak : Oke, i want you asking me about everything what you want know Cin Saya : Really about this Sir? Are you lecture in Brawijaya University Bapak : Yes, I am from Brawijaya, and she is (menunjuk ibunya) from University of Indonesia MASYA ALLAH TOLOOOOOONG IBU NYA INI DARI UI, WHAT A DAY, AKU DI INTERVIEW SAMA DOSEN KAMPUS ASAL DAN KAMPUS TUJUANKU zZzzzzzz Saya : What is your name? Bapak : I am Dedy, but you never meet me, aren’t you? Saya : Yes, i am. But i think you are not lecture in administration faculty, so i never got you Ibu : You are right, he is lecture in FEB *Ohhhhh ternyata dia musuhnya tax center wkwkwk dia kan punya icatas, berasa dibully sungguh daritadi hahahaha tapi biarin deh* Ibu : Oke Cin, i think that enough ya, semoga kabar gembira yang datang 10 Desember ya, kamu bisa lega kan sekarang, saya suka ngobrol sama kamu Saya : hehehe i am too, Thankyou mam, nice to meet you. Saya berasa ketagihan ditanya, btw gak ada pertanyaan yang ngeri kan? Padahal beberapa orang yang sudah di intervew setelah saya bercerita mereka di cecar, ditanya tanya tentang kontribusi, rencana thesis atau disertasi mereka nantinya bagaimana, dan universitas tujuan, bla bla bla. Ahhh sudah ya, tinggal pasrah sudah hihii, keluar dari ruang interview saya disambut dengan sekotak donat dan chat time yang dibawakan mbak fetty, mbak fetty itu kakak tingkat saya yang terbaik nomor satu sebelum mas imam hahaha kalian gak kenal ya? Pokoknya baik. Dan setelah itu rasanya seleksi belum berakhir karena masih menunggu keesokan harinya saya seleksi tahap LGD dan on the spot writing.
Hari kedua masih merepotkan Maulida dan meminjam motor temannya, yang namanya Fitri hehehe, saya kembali datang di Gedung Keuangan Negara untuk melakukan registrasi ulang, sebelumnya saya sedikit deg-deg-an, nggak tau kenapa padahal hari ini bakal ada temannya untuk berjuang, minimal tidak sendiri seperti interview kemarin. Untuk tahap pagi nya saya bertemu dengan beberapa teman yang satu tim LGD, LGD itu tes tahap diskusi, nantinya akan diberi potongan koran yang berisi topik terhangat. Namun, sebelum LGD, sekelompok saya dipanggil untuk melakukan tes on the spot writing, Tahap ini baru ada pada batch 3 tahun 2015, jadi untuk saya dua kalinya ada tahap on the spot writing. Tes ini ditambahkan karena banyak sekali dari peserta yang diduga curang dalam pembuatan essay saat tes administrasi. Essay yang mereka upload bukan murni dari pengalaman atau cerita mereka, sehingga terlihat ketika tes substansi. Focus topic nya, saya sudah dipanggil untuk berkumpul dengan rekan saya satu tim kira-kira ada 8 orang dan satu orang tidak hadir, sebelum LGD kita diajak ke sebuah aula yang isinya cuma meja dan kursi untuk tes on the spot writing, lalu dijelaskan bahwa lembar soal tidak boleh dicoret, dan jangan lupa untuk menulis kode soal dan data diri. Selebihnya langsung disuruh mengerjakan. Isi dari soal adalah topik yang sengaja diberikan dua hal untuk dipilih peserta, waktu itu saya mendapat topik mengenai penghapusan UAN dan juga satunya mengenai lalu lintas, ketika berkendara jarak jauh membawa anak balita. Saya kan nggak ngerti tuh ya masalah lalu lintas, oke saya akhirnya memilih mengenai UAN. Soalnya berbunyi : penghapusan UAN diduga akan menimbulkan lirik mata antara guru dan wali murid untuk memudahkan kelulusan putra atau anak didiknya, apakah saudara setuju dengan hal tersebut? saya kasih tips sesuai dengan yang saya baca untuk menulis essay yang bagus setidaknya kita jangan langsung menuju masalah, tapi ulaslah lebih dulu yang menyangkut topik tersebut 1. Ulangi lagi pembahasan pertanyaan dengan kalimatmu sendiri 2. Paragraf selanjutnya mengenai pandanganmu secara global dan semakin menyempit mengenai topik tersebut. 3. Paragraf selanjutnya jangan lupa akar permasalahannya apa, lalu kenyataan di lapangan bagaimana 4. Dan kemudian tanggapanmu dari ketidakselarasan itu apa? 5. Yang terakhir barulah kita memberi solusi jika memang dibutuhkan 6. Ohya jangan lupa proporsional paragrafnya jangan lupa ya, jangan timpang anatara masalah dan solusi, pokoknya enak dibaca bagaimana lah hehehe Selanjutnya setelah waktu menulis essay selesai kami digiring untuk ke lantai 2 melakukan LGD, ahhhhh saya semakin deg-deg-an takut canggung pas diskusi, btw saya ini modelnya mendominasi biasanya jika dalam diskusi kelompk dan hal ini perlu diwaspadai karena dalam LGD tidak diperbolehkan terlalu show up dan tidak sopan memotong pembicaraan orang lain, Sampailah akhinya pada lantai 2 dan kita absen terlebih dahulu, setelah itu masuk ke dalam ruangan yang sudah disediakan meja melingkar, kita juga disambut oleh 2 orang penguji yang diyakini sebagai psikolog dan mereka sangat ramaaaaah banget, tapi tetep saja rasanya mengerikan. You get my feel those day? Huhuhuhuhu... Dijelaskan mekanisme nya bagaimana, dan dipanggil untuk ditentukan tempat duduknya dimana, karena setiap psikolog mempunyai jatah menilai sesuai dengan nama kita. Begitu. Singkat cerita waktu itu, topik yang dipilih adalah mengenai pelegalan prostitusi. Haaaaa? Sebenarnya saya nggak paham, dan sempat berfikir bahwa langganan kompas selama 2 minggu sebelum tes kayaknya gak berpengaruh hufff, karena nggak merasa baca berita itu di koran wkwkwkwk, Ohya kan yang lagi booming mengenai pembakaran hutan, lalu sidang-sidang politik gitu kan ya, biasanya LPDP selalu mengangkat topik yang sedang hangat, jadi seringlah membaca berita baik di koran atau melihat televisi. Lalu diskusi dimulaiiii jeng jeeeeeeng,, pertanyaannya adalah apa tanggapan saudara sebagai generasi penerus dan tenaga ahli dalam menganggapi kebijakan pelegalan prostitusi? Kebetulan kami sudah sedikit diskusi masalah alur diskusi, tapi untuk siapa yang berbicara adalah spontanitas dari kami, pembicara pertama adalah seorang dokter asal Lampung yang kebetulan ada dalam kelompok kami, beliau sudah bapak-bapak dan akan mengambil jurusan spesialis di luar negeri, beliau mengatakan bahwa setuju akan pelegalan prostitusi karena dari situlah HIV Aids akan memusat dan bla bla bla dia menjelaskan secara teori kedokteran.... Kalimat kedua datang dari Cindy getah, Whaaaaaatt itu saya, saya memutuskan berbeda pendapat dengan beliau karena bagi saya bukan hanya itu saja yang bisa dilakukan deteksi virus HIV atau mengubah tenaga pengangguran menjadi tenaga punya penghasilan, banyak cara lain yang bisa ditempuh pemerintah dengan tidak melegalkan hal yang demikian, bla bla bla seru sih dan rasanya lupa waktu wkwkwkw, akhirnya setelah banyak diskusi alot mengenai pro dan kontra, ada cowok tujuan S2 di ITB memberikan rangkuman bahwa sebenarnya kita sedang diskusi bagaimana cara Indonesia menjadi negara yang lebih baik dan mengurangi hal-hal yang negatif seperti prostitusi atau semacamnya, rangkumannya tetap saja pro kontra namun kita lega karena kita bisa melaksanakan diskusi dengan baik, semua mendapat jatah untuk mengutarakan pendapatnya dan tidak ada yang menyela dan saling menghargai. Oke guys terima kasih karena kelompok kita mendapat senyuman manis dari 2 penguji kita hehehe, Setelah berakhir. Agaknya sedikit lega namuuuuuuuun 10 Desember adalah tepatnya kelegaan itu yang sebenarnya. See you at announcement
3. PENETAPAN H-1 Pengumuman seleksi saya merasa tidak bisa tidur, ah gak tau kenapa rasanya seperti dulu hampir pengumuman SNMPTN Undangan masuk perguruan tinggi, merasa saya ini hanya remah-remah malkist roma tapi beberapa orang yang sangat mendukung tetap memberikan rasa optimis untuk kemudian saya kembali yakin, Btw ini saya lagi kerja dan masih baru masuk berjalan 3 minggu pada saat pengumuman LPDP dan bertekad akan resign ketika nanti lolos *hahahaha *ketawa jahat*, Duaaarrr 10 Desember 2015 adalah hari dimana semua calon Awardee merasa keringat dingin, dan sore itu ketika saya di kantor pikiran saya nggak tenang, nggak tau kenapa pekerjaan yang biasanya balance ketika menghitung laporan keuangan, tetibanya selisih 28 juta, Weuww!! Hujan deras mengguyur Blitar dan sekitarnya pada saat itu, Ahh nggak tau deh hari pengumuman itu malah rasanya awut-awutan, menengok handphone saya beberapa orang terdekat mengirimkan BBM, Whasap, SMS, menanyanyakan: Bagaimana Cind? Lolos kan? dan si Papa juga nggak ketinggalan dengan bahasanya Jawa yang kental mengirimkan SMS : Piye nduk? Pengumumane lolos?? yang membuat saya jadi grogi, Bisa kalian bayangkan hari itu? Saldo saya selisih 28 juta, Hujan deras, waktunya pulang kerja jadi tertunda, Dan jreeeeengggg tepat pukul 16.00 WIB ada email masuk di notifikasi handphone saya : Berdasarkan keputusan sekian sekian bla bla bla anda dinyatakan LULUS. Ya Allahhhh saya lolos beasiswa, apalah saya ini, Ini lagi-lagi hanyalah titipan ALLAH dan saya nggak tau gimana rasanya bersyukur karena merasa dosa yang bertumpuk-tumpuk rasanya nggak pernah dilihat Allah yang ada Rachmad Nya selalu berlebihan, Alhamdulillah ya Allah, tinggal nunggu Persiapan Keberangkatan dan pastinya sedang mencari cara untuk resign dari kantor saya yang rencananya saya hanya 3 bulan saja hehehehee, Maaf Bos, demi kuliah lagi ya Bos ^^V Berkelanjutan menunggu Persiapan Keberangkatan....... akhir Maret 2016
Sudah kubilang jangan berdiri di bawah hujan, Nona.
Kesedihanmu mungkin perlu dirayakan, namun tak perlu mengajaknya menangis bersama hujan.
- Tia Setiawati