Hujan di sisa-sisa November. Pagi-pagi sekali. Tanah sudah kehilangan aromanya. (2017) #Hujan #Sebelum #Desember
dirt enthusiast

JBB: An Artblog!
TVSTRANGERTHINGS

ellievsbear
Claire Keane
will byers stan first human second

blake kathryn
Game of Thrones Daily

Janaina Medeiros
styofa doing anything
Today's Document

❣ Chile in a Photography ❣

izzy's playlists!
Not today Justin
almost home

Origami Around

Love Begins

No title available
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
tumblr dot com

seen from Russia
seen from Chile

seen from United States
seen from Czechia
seen from United States
seen from Costa Rica

seen from Colombia

seen from United States
seen from United States

seen from Brazil

seen from T1

seen from Australia

seen from United Kingdom
seen from Indonesia
seen from United States
seen from Italy

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
@diazagk
Hujan di sisa-sisa November. Pagi-pagi sekali. Tanah sudah kehilangan aromanya. (2017) #Hujan #Sebelum #Desember
Malammu penuh dengan tanda tanya Penuh dengan suara tanpa gelora Penuh dengan kobaran kata yang melebur fakta Malammu yang termakan nafsu, akan sulit reda meski pada falsafah palsu Malammu sedang dibius oleh malammu sendiri, akan remuk tak tentu tak pedulimu tak tahu waktu lagi Sebentar, aku ini telah kandas lagi oleh malammu Peranku, satu persatu mengalir seenaknya ke dimensi semu Sampai dialog malammu, dijamu secara kejam, tak peduli diamku hampir mati menyelam malam, tak peduli pembicaraan mata kita habis kata Sudah dicamkan tanpa aba-aba, berakhir sampai damai telah usai dengan sendirinya.... (2017) #Malam #Malammu #Sejak #Sajaktakjinak #Aksimenulis #Sampai #Habis #Kata
Taufan mulai kalut dengan tiupannya sendiri, mulai berhenti menyerang angan-angannya sendiri. Sampai para penikmat taufan, sudah beberapa kali menaruh tanda tanya, semuanya dirasa sia-sia. Di tengah lapang yang sabar, menit terus mencari jam, jam terus mencari hari, sampai mati taufan, akan dihakimi waktu dengan cara kejam. Kapan-kapan taufan bertemu lagi dengan awan yang menggigil, dengan pohon yang memelas, dengan puing-puing penuh kebebasan. Hadirnya taufan, setidaknya menghadirkan kesadaran. Bahwa yang datang dan yang pergi, sama saja dengan yang tidak pernah ada sama sekali. (2017) #Filosofi #Taufan #Filososhit #Sekedar #Coretan
Taufan mulai kalut dengan tiupannya sendiri, mulai berhenti menyerang angan-angannya sendiri. Sampai para penikmat taufan, sudah beberapa kali menaruh tanda tanya, semuanya dirasa sia-sia. Di tengah lapang yang sabar, menit terus mencari jam, jam terus mencari hari, sampai mati taufan, akan dihakimi waktu dengan cara kejam. Kapan-kapan taufan bertemu lagi dengan awan yang menggigil, dengan pohon yang memelas, dengan puing-puing penuh kebebasan. Hadirnya taufan, setidaknya menghadirkan kesadaran. Bahwa yang datang dan yang pergi, sama saja dengan yang tidak pernah ada sama sekali. (2017) #Filosofi #Taufan #Filososhit #Sekedar #Coretan