I think that’s the saddest thing. Knowing your imaan has dropped and not feeling the sweetness in ‘Ibadah anymore like you used to.
hello vonnie

祝日 / Permanent Vacation

if i look back, i am lost
YOU ARE THE REASON
No title available
Game of Thrones Daily
art blog(derogatory)
Monterey Bay Aquarium
cherry valley forever
TVSTRANGERTHINGS

⁂
Sade Olutola
dirt enthusiast

No title available
styofa doing anything
tumblr dot com

shark vs the universe
Show & Tell

Origami Around
sheepfilms

seen from Singapore

seen from France

seen from Netherlands
seen from Iraq

seen from Malaysia

seen from Singapore
seen from Malaysia

seen from Türkiye

seen from Türkiye
seen from United Kingdom

seen from Malaysia

seen from Italy

seen from United States

seen from Türkiye

seen from Germany

seen from China
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from Belgium
@esthi-utami
I think that’s the saddest thing. Knowing your imaan has dropped and not feeling the sweetness in ‘Ibadah anymore like you used to.
Ramadhan Tragis Di Negeri Minor
By Esthi Utami Saat ini kita sedang tengah menjalani ibadah puasa Ramadhan 1438 H. Puasa kali ini, kaum muslimin di tanah air tengah dihadapkan berbagai ujian, dimulai dari kriminalisasi para ulama ulama kita yang notabene vokal ketika adanya kasus penistaan Al Quran di tahun lalu. Selain para ulama kita, ormas-ormas yang juga vokal dalam mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah yang mendzalimi rakyatnya juga tengah di kriminalisasikan. Islam di negeri ini tengah dihadapkan dengan kebhinekaan yang didengung-dengungkan oleh pemerintah dan media. Di tengah ujian-ujian yang menempa kaum muslimin di Indonesia, patutlah juga kiranya kita mengetahui apa yang terjadi kepada ummat ini di berbagai belahan dunia yang lain. Penduduk Somalia menganggap puasa Ramadhan bukanlah sebagai sesuatu hal yang istimewa. Kemarau panjang sejak empat tahun terakhir berdampak pada krisis pangan. Menurut Jaringan Sistem Peringatan Dini Kelaparan (FEWSNET) dan Unit Analisis Gizi dan Keamanan Pangan (FSNAU), yang dikelola Organisasi Pertanian dan Pangan PBB (FAO), jumlah warga Somalia yang memerlukan bantuan telah naik menjadi lima juta sejak September 2016 hingga awal tahun ini. Dampak terbesarnya adalah malnutrisi bagi anak-anak. Laporan UNICEF pada awal Mei lalu bahkan menyebutkan bahwa 1,4 juta anak di Somalia diperkirakan menderita gizi buruk akut tahun ini. Selain krisis pangan, muslim Somalia masih harus menghadapi teror dari Al Shabaab—artinya “Kaum Muda”—sebuah kelompok jihadis Salafi yang berafiliasi dengan organisasi Islamis militan al-Qaeda, yang menguasai sejumlah kawasan perdesaan Afrika Timur. Kelompok ini terlibat dalam perang sipil Somalia, pemberontakan al-Qaeda di Yaman, perang sipil di Yaman, dan terorisme global. (tirto.id 07/06/2017) Dari rfa.org 08/06/2017, tidak berbeda dengan tahun lalu, pemerintahan China melarang warga muslim untuk berpuasa di bulan Ramadhan, terutama pada daerah Uyghur, Xinjiang. Pemerintahan Xinjiang bahkan memperketat penjagaan di tiap rumah rumah muslim Uygur untuk mencegah mereka dari berpuasa dan beribadah di bulan Ramadhan ini. Selain itu pula, pemerintah Xinjiang memerintahkan kepada restauran restauran untuk tetap buka di siang hari, dan mempersulit akses ke masjid masjid, demikian pula yang terjadi di Hetian China. Masyarakat muslim di Hetian dan Uygur dipaksa untuk menandatangani surat yang menjamin mereka untuk tidak berpuasa dan beribadah selama bulan Ramadhan, dengan menandatangi surat ini, mereka juga berjanji untuk mencegah semua anggota keluarganya dari berpuasa dan beribadah selama Ramadhan. Dari Timur Tengah, UN telah menerima laporan bahwa 231 masyarakat sipil di Mosul, Irak tewas terbunuh oleh ISIS ketika mereka berusaha melarikan diri dari Mosul sejak 2 minggu yang lalu. Kurang lebih 204 masyarakat sipil diantaranya dipercaya telah ditembak mati oleh ISIS. Badan HAM UN menyampaikan bahwa mereka telah mendokumentasikan bahwa IS telah menggunakan masyarakat sipil sebagai tameng hidup dan membunuh siapa saja yang berusaha melarikan diri, semenjak terjadinya operasi merebut Mosul yang dilakukan oleh pro pemerintah yang dibantu Amerika Serikat dari ISIS Oktober tahun lalu, dan grafik korban yang meningkat drastis. UN mengatakan kurang lebih 2.174 masyarakat sipil yang terbunuh dan 1.516 terluka di Ninaveh semenjak operasi perebutan Mosul dimulai. (Bbc 08/06/2017) Menengok apa yang terjadi di Palestina, Israel mulai dengan rencana mereka untuk memperluas pemukiman mereka terutama semenjak Presiden Trump terpilih. Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman mengatakan kepada wartawan dan menteri pada awal sebuah pertemuan kabinet bahwa, sejauh tahun ini, rencana telah diajukan untuk 8.345 rumah di Tepi Barat yang diduduki. Sekitar 600.000 pemukim Israel sekarang tinggal di Tepi Barat dan Yerusalem timur, di samping sekitar 2,9 juta warga Palestina. Pemukiman dipandang ilegal di bawah hukum internasional dan permasalahan utama menuju perdamaian karena dibangun di atas tanah yang dilihat Palestina. Demikian hanyalah beberapa potret kecil, kondisi umat Islam di berbagai wilayah, tercerai berai di dzalimi dimanapun mereka berada. Permasalahan-permasalahan yang tengah mendera kaum muslim saat ini sebetulnya terjadi karena institusi terbaik mereka tidak ada lagi. Pelindung serta penjaga kehormatan mereka sudah tidak ada lagi. Semenjak diruntuhkan pada 3 Maret 1924, Khilafah tiada dan tanpa tahu kapan akan bangkit lagi. Selama Khilafah tidak ada, maka selama itu pula, persoalan kaum muslim tidak akan kunjung selesai. Padahal, dulu sebelum khilafah diruntuhkan, mereka menjadi umat yang terbaik (Khairu Ummah) dari umat-umat yang lain. Selama tiga belas abad, kaum Muslim menikmati kemakmuran yang tak tertandingi melalui penerapan aturan-aturan Islam. Baca selengkapnya : http://muslimah-voice.com/ramadhan-tragis-di-negeri-minor/
Real love doesn’t meet you at your best. It meets you in your mess.
J.S. Park (via thelovejournals)
:)
Tuhan; — Jagakan sahabat aku yang satu itu? Sayang aku ingin melihat dia ke Syurga. Ameen ya Mujeeb.
Untuk ukhti tersayang gadisoktober <3 (via majda-farha)
___
dan do'aku sama Tuhan,
semoga rasa-rasa ini bebas tertuju, hingga dua jiwa ini bisa saling merasa getarannya.
ukhti majda farha, sayang enti karena Allah.
terima kasih untuk semuanya ya.
:’)
Rindu lagi.....
One of the signs of weak Īmān, or its absence, is not feeling the pain of the Muslims. Just like a person not feeling the pain of his own kind (human beings) is a weakness in his humanity, similarly the believer not feeling the pain of his own kind is a weakness in his Īmān. من علامة ضعف الإيمان أو زواله عدم التألم لآلام المسلمين، فكما أن عدم تألم الإنسان لجنسه ضعف في إنسانيته فعدم تألم المؤمن لجنسه ضعف في إيمانه
Shaikh Abdul Aziz Al-Tarefe (via esthi-utami)
Apa yang kita kejar sampai kita kelelahan? Apa yang kita kejar sampai kita diburu waktu? Apa yang kita kejar sampai siang-malam tidak henti-hentinya mencari? Apa yang sebenarnya kita kejar? Apakah kekayaaan? Ketenangan jiwa? Kebebasan? Keberkahan? Atau apa? Coba renungi, apa yang sebenarnya kita kejar hingga kita melakukan segalanya saat ini. (at Kotagede)
Tulisan : Taatnya Perempuan
Bismillah ar rahman ar rahim.
catatan : tulisan ini bersifat subjektif dan merupakan hasil dari pengamatan dan pengalaman pribadi, ditambah dengan beberapa cerita dari teman sebaya.
Semasa masih lajang beberapa waktu yang lalu. Saya belum begitu memahami secara benar tentang definisi perempuan yang baik, atau yang salehah mungkin kata teman-teman yang belajar agama lebih dari saya. Bagi saya, yang masih seperti ini; kacau, ilmu agamanya cetek, bacaan qurannya terbatas, dll. Tidak ada dalam keberanian saya untuk mempersunting kesalehahan seperti yang didefinisikan dalam buku-buku, pengajian, atau yang dipropagandakan oleh akun-akun di media sosial. Bagi saya, perempuan baik adalah perempuan yang baik, cukup itu.
Kecantikan yang ada dalam benak saya pun hanya sanggup menjangkau dari apa yang dilihat dan dengar, seperti bagaimana ia berpakaian, pakaian seperti apa yang ia kenakan, bentuk parasnya, bagaimana ia berinteraksi dengan orang lain, bagaimana ia bebicara, dan hanya sebatas itu.
Sampai kemudian, suatu hari saya datang ke kajian di salah satu Masjid. Bahwa hal yang paling sulit bagi perempuan yang nantinya menikah adalah ketaatan terhadap suaminya. Apalagi ketika ketaatan itu berpindah dari orang tua kepada suaminya, dan hal-hal yang mengikuti setelahnya.
Rasanya, ilmu itu hanya sampai pada sebatas pengetahuan kala itu. Sampai akhirnya saya menikah dan memahami betul maksud dari ilmu yang dulu pernah saya dapatkan.
Bagi orang-orang yang merindukan kebebasan yang tidak berbatas, mungkin menikah akan menjadi halangan yang luar biasa. Khususnya bagi perempuan. Bagaimana tidak, sebab setiap hal yang nantinya perempuan ingin putuskan seperti keluar rumah, berpakaian, dan hal-hal krusial lainnya nanti harus melalui izin dari suaminya. Tidak hanya urusan seperti itu, bahkan urusan untuk puasa sunah pun kalau suaminya tidak mengizinkan, ia tidak boleh melakukannya.
Sebagai laki-laki saya pun merenung, berpikir lebih banyak, sambil memandang istri saya hari ini. Betapa “ridho” suami itu benar-benar jadi sesuatu yang amat berharga. Dan sebagai laki-laki saya menjadi mengerti tentang makna-makna yang selama ini abu-abu dalam kehidupan berumah tangga.
Menikah itu harus bisa mengendalikan ego. Saya berusaha untuk meredakannya dan dalam sekian bulan pernikahan ini, saya merasa cukup berhasil. Saya tidak ingin mempersulit istri saya demi melihatnya merasa cukup lapang dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Tidak mengekangnya, saya berusaha memberi pilihan-pilihan yang lebih luas dan leluasa. Saya juga selalu berusaha mendukung setiap pilihan-pilihannya yang baik.
Dan saya pun menjadi paham bahwa ketaatan seorang istri itu tidak bisa kita tuntut, ia lahir dari kepercayaannya kepada kita (laki-laki). Dan saya pun menjadi paham bahwa kecantikan yang hakiki dari seorang perempuan adalah ketaatannya. Ia menyadari bahwa setelah menikah, dirinya tidak lagi bebas. Ada suami yang menjadi pertama dan utama. Ada keputusan-keputusan yang dulu ketika masih sendiri, ia bebas memilih, kini harus melalui izin suaminya. Dan berbagai hal lainnya.
Dan ketaatan itu sungguh akan mengalahkan seluruh atribut kosmetik yang menghiasi wajah, jilbab lucu yang ditawarkan di online shop, dan gamis-gamis panjang yang warna-warni yang melekat di tubuh para model dan endorser. Maka, beruntunglah bagi laki-laki yang mendapatkan perempuan yang memahami tentang ketaatan. Dan beruntunglah perempuan yang mendapatkan laki-laki yang tidak semena-mena dalam menjalani kehidupan rumah tangga.
Ketaatan perempuan itu bisa menjadi jalan surga bagi perempuan. Juga bagi laki-laki. Dan kini, kami sama-sama belajar untuk memaknai ketaatan kami kepada Tuhan sebagai jalan kami dalam menjalani rumah tangga ini. Bismillah :)
Yogyakarta, 15 Maret 2015 | ©kurniawangunadi
Sesungguhnya di dalam ayat-ayat Al-Qur'an tersimpan cinta yang menyucikan lagi menguatkan, cinta yang menyejukkan lagi menenangkan. Adakah kau temukan? Adakah kau rasakan?
©Quraners (via quraners)
…because my sins are too great
but His Forgiveness and Mercy is even greater
That’s what I wanted—to be alone with myself in another world where truth is untrue and life can hide from itself. As if I had drowned long ago. As if I was a ghost belonging to the fog, and the fog was the ghost of the sea.
Eugene O'Neill, from Complete Plays 1932-1943 ; “Long Day’s Journey Into Night,” (via violentwavesofemotion)
A parody of that viral BBC video imagines how a working mom would have handled things
Hahhahaha :D :D
(…) But perhaps you hate a thing and it is good for you; and perhaps you love a thing and it is bad for you. And Allah Knows, while you know not. [2:216]
(…) If you are grateful, I (i.e. Allah) will surely increase you [in favor] (…) [14:7]
♥️😍♥️
We will die alone, we will enter our grave’s alone, we will be questioned alone and we will stand before Allah alone. May Allah make it easy for all of us. Ameen
Remind me of His love Save me from pain Speak of His mercy Keep my soul sane
— Mobeen Hakeem
dan kita pada akhirnya akan bersendiri juga. jika tak di dunia, di barzakh. orang datang dan pergi. sama ada mereka meninggal dunia, atau berjumpa dengan orang yang lebih baik daripada kita.
jangan terlalu genggam di hati, di tangan. cukuplah berada dalam memori dan doa.
The path to God isn’t exclusive for ‘perfect’ people to walk on. It’s for the broken, the depraved, the lowly, the lost, the ones feeling empty, the ones rundown by life, the ones seeking meaning, the ones seeking hope, the ones seeking redemption. It’s for everyone. You’re not meant to become perfect and then tread the path to God. The path to God is waiting for you to begin your journey on it in whatever state you are because it is on that path that you will become a better you. So don’t lose heart. Don’t get comfortable in the dark thinking that you can’t get to God. He’s already with you, listening to you, providing for you, protecting you. So close. Closer than you think, closer than your jugular. If only you gain the courage to walk to Him, He’ll rush towards you. But you must take the first step. You must ignite your love for Him and you’ll find Him. You will find Him. You will find Him. I promise. He promised.
Beautiful!
I love this.