Bukan terlalu baik, tapi hanya ingin menentramkan hati sendiri.
Seorang teman pernah bilang pada saya perihal kesulitan saya untuk menolak permintaan bantuan dari orang lain atau sulitnya saya membalas perkataan orang lain dengan keras, padahal ‘orang’ itu menyebalkan.
Katanya, “Kamu terlalu baik sih,” ya begitulah setidaknya kalimat yang diutarakannya.
Saya agak kurang ‘srek’ mendengar kalimat itu sehingga saya jawab, “bukan terlalu baik, tapi kalau saya balas dengan tidak baik malah hati saya sendiri yang sakit’. Teman saya pun terdiam.
Saya juga tidak mengerti kenapa sampai begitu, kadang dalam pergaulan memang kita dapati orang-orang yang suka berbicara tanpa dipikirkan dulu atau orang-orang yang meminta bantuan tiada henti. Mungkin terkesan menyebalkan, tapi bagi saya tidak menyakitkan dibanding menolak permintaan mereka ketika mampu atau membalas ucapan mereka dengan yang lebih buruk.
Pada akhirnya semua akan berlalu dan yang paling dibutuhkan bagi saya dalam kehidupan ini adalah ketentraman hati. Penyesalan atas sikap yang menurut saya tidak bijak hanya akan merusak ketentraman hati, lebih baik saya bersabar terhadap mereka sehingga tidak merusak hubungan sosial dan yang utama hati saya sendiri
©dearasworld









