Kang gimana ngatasin perasaan insecure dan selalu ngerasa kaya sampah, yang cuman dicari pas dibutuhin, tapi kalo ga dibutuhin, ditoleh aja ga...
Bagaimana mengatasi perasaan insecure dan perasaan rendah diri?
Perasaan itu hadir dari hasil kalkulasi fenomena-fenomena di kepala. Hasil kejadian-kejadian yang berdampak langsung ke kita. Misal, sikap orang lain ke kita adalah fenomena. Otak kita akan memberikan tafsir atas sikap orang tersebut; baik kah, buruk kah, biasa saja kah, over kah, ada hati kah, dsb. Fenomena juga bisa berbentuk fisik seperti wajah, pakaian, benda-benda, serta segala visual dan gestur yang bisa dibaca oleh otak di kepala. Hati kita tidak bisa melihat wajah seorang atau gestur yang diberikan, melainkan datang dari indera. Tapi, perasaan ini bisa kita kendalikan.
Dengan mengacaukan alur indera (yang diproses di kepala) ke hati. Kita mencegah atau memanipulasi. Misal, puasa itu mencegah indera kita menangkap visual maupun gestur yang bisa berdampak pada diri. Sedangkan memanipulasi adalah mengendalikan otak kita agar tidak memproses sesuatu.
Perasaan insecure atau rendah diri itu adalah hasil dari bacaan terhadap fenomena. Kita menafsirkan sesuatu yang berdampak langsung ke kita. Kita bisa memutus itu semua dengan memanipulasi bahwa insecure itu tidak ada dan kitalah yang membuat diri ini rendah, hina, sampah, dsb. Kita yang menafsirkan sendiri bahwa diri ini tidak layak. Padahal sesungguhnya kita tidak demikian. Sebab itu, jawaban paling benar adalah jangan biarkan otak kita berpikir bahwa kita ini rendah. Kacaukan pembacaan terhadap fenomena yang fana itu.
Kita tidak harus menjadi jahat karena sikap orang jahat ke kita. Kita tidak harus merasa hina karena hinaan orang kepada kita.
Mencegah perasaan insecure atau rendah diri adalah dengan menjauh dari orang-orang yang berpotensi memberikan dampak buruk ke kita. Jangan mau capek-capek mengorbankan perasaanmu untuk orang-orang yang tidak bisa memberikan fenomena yang baik terhadapmu. Masih banyak di luar sana orang-orang yang bisa membagi aura positif ke dirimu.
Kuncinya ada di kepalamu.













