Darmawangsa Square, 17 Februari 2014 Namanya sudah tak asing lagi di dunia franchise. Beliau adalah konsultan franchise sudah cukup lama di Indonesia, dan mungkin konsultan franchise pertama di Indonesia (seperti yang beliau sampaikan). Siang itu, saya memang tidak mengira akan direspon sehangat itu. Awalnya saya hanya janjian meeting dengan salah satu staf beliau, sebut saja Bapak X. Namun ternyata saat saya sudah masuk ruangan meeting mereka, Bapak X meminta saya untuk menunggu sebentar "Mohon tunggu sebentar ya Pak, ada rekan saya yang lain yang ingin ikut bergabung meeting. Silahkan Bapak pesan minuman dulu dengan pelayan saya"...Wah, rekan yang lain? Ada apa ya? Perasaan saya malah bertambah tegang karena diluar dugaan. Ternyata masuk 2 orang tinggi tegap yang saya kenal salah satunya yakni Bapak Burang Riyadi. "Perkenalkan, saya Burang Riyadi" langsung menghampiri tempat duduk saya diikuti satu bapak lagi, sebut saja Bapak Y dan Bapak X mengikuti dari belakang. Pembicaraan berlangsung hangat dan santai. Bapak Burang Riyadi dan dua staf nya nampak begitu serius mendengar pemaparan soal ide saya. Hari itu memang saya berniat menawarkan kerjasama dari sebuah ide saya untuk membuat sebuah sistem monitoring penjualan. "Ide yang Pak Hendra sampaikan ini kebetulan juga memang program yang sedang kami buat. Jadi ada 5 modul program yang sedang kami buat untuk meleverage performa bisnis klien-klien kami, dan salah satunya ada kesamaan dengan ide Pak Hendra tadi. Saya mengharapkan akan ada kerjasama diantara kita, apakah itu berbentuk sinergi pengembangan program ini bersama atau kerjasama yang seperti apa. Jangan sampai kami develop sendiri, Pak Hendra develop juga program sendiri, jadinya nanti kontra produktif" demikian kurang lebih yang disampaikan Pak Burang Riyadi. Namun memang kondisinya agak sedikit sulit mengedukasi para franchisor untuk memiliki kesadaran pentingnya monitoring penjualan bisnis mereka ini. Selama ini tujuan mereka, yang penting bisnis berjalan, ada pembelinya. Belum sampai pada pentingnya mengetahui bagaimana, mengapa, dimana penjualan itu terjadi, dan analisa lainnya termasuk soal omset dan kualitas produk mereka di franchisee. Akhirnya pembicaraan sore itu, akan ditindaklanjuti dengan percobaan ide saya ini pada 2 klien mereka terlebih dahulu. Jika berhasil dan efektif, akan ditindaklanjuti pada klien mereka lainnya. Subhanallah....senang rasanya saat ide kita begitu dihargai. Apalagi jika ide itu bermanfaat dan terlebih menjadi jalan rejeki juga, menjadi efek sampingnya. Manfaat yang ingin saya berikan dari ide tersebut yakni bagaimana agar penjualan bisnis kita terawasi dengan sangat baik sehingga tak ada lagi celah kurang setoran atau masalah lainnya. Dan masih banyak lagi sebenarnya benefit ide saya ini bagi perkembangan bisnis kita. Penasaran seperti apa modul penjualan yang hendak saya buat ini dan begitu di appreciate oleh Pak Burang Riyadi...kita tunggu kehadirannya di klien franchisor mereka.... :) Yuk leverage lagi bisnis kita...