perempuan paling cantik di dunia adalah perempuan yang bahagia karena dicintai.
(via prawitamutia)

Love Begins
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

#extradirty
Doug Jones
Noah Kahan
occasionally subtle
tumblr dot com
Lint Roller? I Barely Know Her
NASA
almost home
â
todays bird
macklin celebrini has autism
No title available
EXPECTATIONS
Claire Keane
đȘŒ

bliss lane
Fieri Frames
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
seen from United States
seen from Colombia

seen from Spain
seen from United States
seen from United States
seen from Australia
seen from United States

seen from Saudi Arabia
seen from Azerbaijan
seen from Brazil

seen from TĂŒrkiye
seen from United States
seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Serbia
seen from Germany

seen from United States
@happiness-delight-i
perempuan paling cantik di dunia adalah perempuan yang bahagia karena dicintai.
(via prawitamutia)
Kita pandai berkata-kata, tapi tidak pernah mahir dalam berbuat. Kita bisa menuliskan semua kata bijak, tapi belum tentu kita mampu bijak dalam bertindak.
Kata-kata terbaik yang bisa kita ciptakan adalah perbuatan baik.
©kurniawagunadi
Pernikahan secara teori tampak mudah dan sederhana. Tetapi, semuanya menjadi sama sekali tidak sederhana saat ia sudah dihadapkan pada seorang manusia. Seseorang yang lengkap dan memiliki banyak pertimbangan terkait masa lalu, keadaan keluarga, nilai-nilai, pandangan hidup, visi misi, juga hal-hal lain yang mungkin tidak pernah ada dalam hidupmu, apalagi pikiranmu. Sebab itulah, mendoakan jauh lebih baik daripada menilai. Memahami jauh lebih baik daripada berburuk sangka.
©kurniawangunadi
Donât be afraid of the person you have become.
Albert Espinosa, The Yellow World
(via bookmania)
I began to draw an invisible boundary between myself and other people. No matter who I was dealing with. I maintained a set distance, carefully monitoring the personâs attitude so that they wouldnât get any closer. I didnât easily swallow what other people told me. My only passions were books and music.
Haruki Murakami, Sputnik Sweetheart
I believe this is how it should be when we are in a state of solitude. People wreck you sometimes, especially when they get closer to you. They neglect the fact that youâve allowed them to enter your life. At some point, when they get the closest, they think that they can take you for grantedâŠuntil everything gets colder, and you end up being sad. Itâs indespensable to stay aloof, and seemingly not care at allâŠin order to prevent this. Youâll learn this, eventually, because youâre a human being and you are capable to learning how to love.
At some point, youâll learn how to love yourself; and that you really donât need anybody else because thatâs how it works.Â
(via bookmania)
All I do is keep on running in my own cozy, homemade void, my own nostalgic silence. And this is a pretty wonderful thing. No matter what anybody else says.
Haruki Murakami, What I Talk About When I Talk About Running (via bookmania)
dari Ayah kepada Bayi Perempuannya.
Aku punya dunia yang dulu amat ingin kukejar, sebelum kau hadir dan menjadi duniaku. Saat aku mulai memahami perasaan cinta yang bisa membuatku berkorban lebih dari sebelum-sebelumnya. Saat aku mulai bisa merasakan detak jantungmu yang merambat melalui udara, mengatakan bahwa engkau mencintaiku. Dan kujawab, âAku lebih dari itu.â
Aku punya dunia yang dulu amat ingin kegenggam, ku simpan dalam saku bajuku. Aku ingin menjadi ini dan itu, menjadi seseorang yang dikagumi seisi dunia. Itu sebelum kau hadir. Impian itu tidak berubah, hanya saja aku ingin menjadi yang terbaik untukmu, duniaku saat ini. Pengakuanmu, kebanggaanmu, dan kekagumanmu yang akan mampu membuatku memiliki segala-galanya.
Rasa cinta itu tumbuh bagai mata air. Aku tahu, akan ada banyak sekali kekhawatiran. Salah satunya kekhawatiran bahwa aku tidak bisa menjadi dan memberi yang terbaik. Namun, kala kau tumbuh nanti. Semoga kau mengetahui bahwa aku telah berjuang.
Kelak, waktu akan memberi tahumu bahwa seseorang yang menjadikanmu sebagai dunianya, takkan tiada oleh waktu. Ia hanya akan berubah dari kehadiran menjadi kenangan.
Yogyakarta, 27 November 2017 | ©kurniawangunadi
You are still young, free. Do yourself a favor. Before itâs too late, without thinking too much about it first, pack a pillow and a blanket and see as much of the world as you can. You will not regret it. One day it will be too late.
Jhumpa Lahiri
Segala sesuatunya selalu ada selesainya. Dari urusan perasaan hingga kehidupan. Ada awal, selalu ada akhir. Selesaikan urusan-urusanmu yang tak juga selesai, urusan yang menguras waktu, daya, pikiran, dan iman. Sebelum kehidupanmu berakhir, sebelum penyesalan.
Kurniawan Gunadi (via kurniawangunadi)
Segala sesuatunya selalu ada selesainya. Dari urusan perasaan hingga kehidupan. Ada awal, selalu ada akhir. Selesaikan urusan-urusanmu yang tak juga selesai, urusan yang menguras waktu, daya, pikiran, dan iman. Sebelum kehidupanmu berakhir, sebelum penyesalan.
Kurniawan Gunadi (via kurniawangunadi)
Tidak semua hal dari dirimu bisa diterima orang lain. Barangkali dari cara berpikirmu, atau cara berpakaianmu, atau dari bagaimana kamu mengaji, asal usulmu, usiamu, pekerjaanmu yang tidak biasa, dan hal-hal tak disangka lainnya. Dan kamu tidak perlu memaksanya untuk menerimamu. Sebab penerimaan, adalah bentuk kepercayaan pertama yang harus kamu dapatkan. Kadang sebagai manusia, akupun berpikir bagaimana mungkin kita berani mengukur nilai-nilai seseorang yang tidak kita kenal dengan baik. Kemudian menjadi dasar kita bisa menerimanya atau tidak.
Ada masanya aku mengagumi orang karena kualitas pribadinya; aku ingin seperti si Fulan dalam kematangan, kebijaksanaan, kesalehan, dan berbagai atribut yang hanya bisa dicapai melalui proses pembelajaran hidup. Lalu media sosial datang, menawarkan berbagai standar penilaian baru: likes, followers, viewers, comments. Kesampingkan substansi, kini keren adalah tentang popularitas. Anda bisa punya kepala kosong atau hati kotor, dan orang-orang tetap mengikuti Anda. Ya Allah, dan diri ini dalam sebagian besar waktunya sering teryakinkan dengan standar-standar palsu itu. Ampuni hamba yang lupa dan bodoh. Bukakanlah mata hatiku agar tak terjebak dalam kepalsuan dunia.
(via yasirmukhtar)
You are humble when you always question your humility.
Tariq Ramadan (via islamic-art-and-quotes)
No one has ever become poor by giving.
Anne Frank, The Diary of a Young Girl (via bookmania)
Whenever you feel like criticizing any one, just remember that all the people in this world havenât had the advantages that youâve had.
F. Scott Fitzgerald, The Great Gatsby
(via bookmania)
âI wonder why I donât go to bed and go to sleep. But then it would be tomorrow, so I decide that no matter how tired, no matter how incoherent I am, I can skip one hour more of sleep and live.â
Sylvia Plath, The Unabridged Journals of Sylvia Plath
ig: ibtasempoetry