Malu Bertanya Sesak di Hati
Bagi saya; tumblr adalah sosial media pelarian. Pelarian dari berbagai riuh gaduhnya dunia maya, datang tuk menenangkan jiwa, lalu menerima nasehat-nasehat hati yang menjadi pelajaran bersama. Tanpa banyak perdebatan kayak di Twitter, tanpa banyak pamer kekayaan dan kemesraan kayak di Instagram, dan tanpa banyak yang jual hape bekas kayak di Facebook.
Entah hanya saya saja, atau kau juga merasa, bahwa Tumblr itu sosmed yang sepi. Jarang sekali ada orang di sekitar saya yang menggunakan platform ini, ya kecuali kau anak komunitas. Tapi justru itulah, kita dapat menggunakan wadah maya ini tuk berekspresi sebebas-bebasnya. Tanpa malu menulis segala unek-unek pikiran, tanpa khawatir dianggap berkelebaian, tanpa khawatir dianggap meresahkan karena keluh kesah yang suka dikeluarkan, dan tanpa khawatir ditertawakan karena kemenye-menyean. Kau tak perlu khawatir dipandang rendah atau dilihat sebelah mata; karena di sini tak penting melihat kasta.
Karena kau sudah membaca postingan ini sampai di baris ini, maka akan kuberitahu maksud dari judul di atas. Saya akan mempersilakan kau bertanya, curhat, meminta pendapat, atau sekadar menyapa dan silaturahmi juga tidak apa. Tentang masalah hidup, cobaan, trauma, asmara, keluarga, pekerjaan, apa pun itu. Saya akan mencoba menjadi teman curhat untukmu dan membalasnya sesuai dengan sepengetahuan saya. Baik itu bertanya di postingan ini, bertanya di kolom ask profile saya, atau bertanya di kotak masuk pribadi, tidak jadi masalah. Baik secara anonim, sinonim, antonim, apa pun tidak jadi masalah. Toh, di sini kau tak perlu memperkenalkan diri terlebih dulu sebelum menyampaikan isi hatimu.
Saya akan belajar menjadi pendengar yang baik. Siapa tahu saya bisa memetik pelajaran atau pandangan baru dari permasalahan yang kau ceritakan, yang nantinya akan saya jadikan referensi juga tuk lebih bijaksana menghadapi segala ujian kedewasaan.
Kapan pun kau ingin menyampaikan cerita; tidak jadi masalah. Tak ada batas waktu tuk kau berbagi keluh kesah.
Dan jika kau mungkin khawatir akan dibalas lama, tenang saja, yang melihat ini hanya sedikit orang. Mungkin kau adalah satu dari tiga atau empat yang melihatnya. Ya karena tulisan ini diposting tengah malam nah. Mosting tengah hari aja sedikit yang lihat. 😂
Tapi faktor utamanya yah karena pengikut yang sedikit sih. Banyak yang udah vakum pula. 😂
So, yah. Monggo.😉


















