Selama itu?
Apakah selama itu? Rasanya iya, sudah lama tak membuka, rupa-rupanya masih seperti itu saja.
Mari kembali bersama tulisan yang penuh dengan kegalauan.
No title available
Lint Roller? I Barely Know Her

izzy's playlists!

No title available
Cosmic Funnies
trying on a metaphor

ellievsbear
will byers stan first human second
i don't do bad sauce passes
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

#extradirty
h

PR's Tumblrdome
d e v o n
sheepfilms
todays bird

No title available
Game of Thrones Daily
NASA

seen from Germany

seen from Malaysia

seen from Germany

seen from United States
seen from Germany

seen from Türkiye

seen from Germany

seen from China

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Germany

seen from Malaysia

seen from Türkiye
seen from Türkiye

seen from United States
seen from Türkiye
seen from Poland

seen from United States
@hummingdown
Selama itu?
Apakah selama itu? Rasanya iya, sudah lama tak membuka, rupa-rupanya masih seperti itu saja.
Mari kembali bersama tulisan yang penuh dengan kegalauan.
Usai Sudah
Aku telah selesai. Sudah usai segala usahaku untuk mendapatkanmu
Aku sudah selesai. Sudah tak mungkin aku lakukan lagi. Sudah habis segala waktu. Sudah tuntas segala peluh. Untuk mengejarmu.
Maafkan aku, Butuh selama ini agar aku tersadar Bahwa ternyata selama ini aku seperti sedang membodohi diri sendiri.
Mengejar seseorang, Mendambakan sebuah hati, yang ternyata tak pernah peduli sama sekali.
Kurasa masa depan jauh lebih menyenangkan untuk dibayangkan jika kamu yang jadi terakhirku. Memelukmu, menciummu, memilikimu setiap hari tanpa harus takut akan kehilangan lagi.
(via mbeeer)
Sayangnya hidup yang seperti itu hanya imajinasi belaka.
Tidak ada orang yang benar-benar siap dengan perpisahan.
Apalagi jika kamu yang ditinggalkan.
// A.W.
(via surat-pendek)
Tulus
Ada cinta yang jauh lebih tulus pada mereka-mereka yang mencintai padahal tidak bisa memiliki. Ada hati yang begitu besar mau berbagi pada mereka-mereka yang diam-diam mencintai hati yang telah dimiliki oleh orang lain. Ada juga jiwa-jiwa yang begitu ikhlas tak kunjung mendapatkan meski sehari-harinya menemani kemana pun tubuh itu pergi. Cinta terkadang memang seperti itu. Yang jauh lebih tulus ada pada mereka-mereka yang justru tak bisa untuk saling memiliki.
someone give me a reason to live
Rupanya, beginilah nasibku. Menjadi pria tanpa restu.
Kamu lebih memilih untuk tinggal dengan mereka daripada bersamaku.
Padahal angan dan ingin kita untuk bersatu itu membesar, yang sering kamu ucapkan.
Rencana demi rencana terkumpul, keinginan untuk ini dan itu menggema setiap kita berkata.
Tapi apa daya, semuanya kandas.
Keputusan ternyata bukan padaku, aku hanya paku yang terpalu.
Tapi apa daya, pilihanmu tetap pada mereka.
Usahaku sedemikian rupa dan harapku yang sedemikian besar adalah imajinasi kosong.
Apalah arti hidup bersama jika tak bisa bersama.
Kehendak mereka menggebu dan memuncak, kamu hanya menerimanya.
Ini cinta, katanya.
Ini rindu, katanya.
Ini kasih dan sayang, katanya.
Aku paham apa yang kusangka dan kuterka.
Cinta kadang diatas logika, tapi fakta mencegahnya.
Aku tak tahu harus bersikap apa. Rasanya seperti patah hati.
Gajah
"Eh, aku lihat chat lama kita"
"Yang mana?"
"Yang waktu itu, soal Tangkahan, katanya kamu mau ke sana, kok gak jadi?"
"Ohh, iya temanku nggak ada yang sempat, aku juga nggak bisa. Eh, gimana nanti kalo minggu depan ke Tangkahan, kita berdua, kan kamu pernah ke sana."
"Hmm... Boleh."
"Aku juga pengen ajak ayah ibuku juga, mereka nggak pernah jalan-jalan selama aku tugas disini, gimana? kamu mau?"
"Ajak mereka? Terus aku gimana?"
"Hmm... Kamu jadi temanku aja sementara, jangan pacar dulu."
"Aku gak dikenalin?"
"Nggak, gak usah dulu, kamu mau yah."
"Iya, nggak apa-apa."
Love never needs money. But I prefer spend my money for hers than for myself.
After a long time, I'm back. But, will I write again?
Why are you sobbing? We always have moments, plans, and future together. Optimist. No one and no things can distract ourself to separate us. Every time you say, we're not able to forever. I agree. Nobody can live forever. But live together. I and You support, complete, fill, and want each other.
I do know you love me.
My Day, My Night
She visited, just for seeing me, without another purpose. She visited at Ramadhan, a blessing month.
She brought a bless for me.
No other purpose. Spent day night with her. She lived in my soul. Four days, spent together.
Someone in love, the world just for them.
Forgive me, if we couldn’t travel. Forgive me, if something unpleasant for you. Forgive me, if I couldn’t satisfy you.
Forgive me, my lovely heart lady.
1 - 4th June 2017
The Accidental Holiday
How beautiful the love, covered in longing, recklessness, desperation, and complexity of feels. Longing for her is getting madness. I rashly booked a ticket to Makassar. Met her. The woman who promised not to come to my place because of her job, but she chose to vacation. Deeply disappointed with her decision, it is undeniable that I was indeed not her priority, not like she always repeated many times. “You always become my priority”.
Terima kasih telah menangis karena ku. Sungguh itu teramat menyadarkanku, betapa kamu sangat menginginkannya, kelanjutan hidup bersamaku. Aku pun begitu, menanti, agar bisa hidup bersamamu, selamanya, kelak.
Kita mencintai. Satu dan yang lain.
Hidup ini perlahan-lahan hanya untuk bertahan hidup jika suatu saat aku tak bersamamu.
Takut nanti suatu saat ada telepon darimu: "Maafkan aku, aku jadi pindah ke Sumut, suratnya baru kuterima tadi."
Apakah aku harus mengucapkan selamat?
When I met you, flowers started growing in the darkest parts of my mind.
Unknown (via thequotejournals)