“If good friends only know about best stories in your life, best friends have lived them with you“ Anonim
Banyak orang berkata sahabat dalam kebahagiaan itu banyak tetapi sahabat yang setia menemani dalam kesedihan itu yang sangat jarang. Alhamdulillah di kampus ini aku menemukan sahabat yang sangat luar biasa. Tidak hanya ada dalam kebahagiaan atau kesedihan saja, lebih dari itu mereka juga selalu mengingatkanku dalam berjuang di jalan Allah.
Senin pagi atau Kamis pagi obrolan chat kami selalu ramai, saling membangunkan untuk menyantap sahur. Juga ketika maghrib datang, ditengah kesibukan masing-masing kami sempatkan berkumpul sejenak untuk berbuka bersama. Pun dengan para perempuan yang selalu mengingatkan yang laki-laki untuk selalu sholat berjamaah di Masjid ketika Shubuh datang.
“Sholat Shubuh ke Masjid biar makin ganteng, perempuan sangat respect terhadap laki-laki yang sholat berjamaah di Masjid”, tutur salah seorang sahabat perempuanku.
Izzuddin Abdul Aziz, sahabat karib sejak zaman TPB karena sekelas terus, seasrama hingga sekosan. Gue sudah bosen sekelompok sama dia pokoknya dari jaman kelompok TTKI pas jaman TPB sampai MAP. Dialah tukang foto profesional kalau lagi jalan bareng, pokoknya kualitas fotonya pasti mantap kalau di tangan dia. Dia udah punya penghasilan melalui part time dimana-mana loh. Dia juga jadi teladan kita semua nih, selalu mengingatkan sholat tepat waktu dan berjamaah (akhwat-akhwat langsung pada ngechat gue minta dikenalin ama Judin ini mah, eits fyi aja dia nyari yang berkaos kaki ya :D). Lanjutkan bos!
Firda Diartika, cewe Banyuwangi ini banyak nyama-nyamain sama apa yang gue punya mulai dari hari dan tanggal lahir, dosen wali, dosen pembimbing hingga Bapak kos (eits tenang saja kita beda kosan kok). O iya bahkan kita juga body pas jaman MPAB, hadeh bosen banget sama ini orang. Nah ini anak yang paling suka bahas masalah jodoh kalau lagi diskusi. Hmmm semoga cepet nemu jodohnya ya Mbak ! Jadi mas B**** atau mas U*** nih Mbak? Eits. Buat Mas Bro Mbaknya supple banget nih, jiwa keibuan banget dan sangat menyukai anak-anak. (Kalau tertarik japri gue aja ya)
Novi Puspitasari, perempuan kelahiran Malang ini memang sangat kalem. Hah kalem? kalempit-lempit kali. Suaranya menggelegar tak terkontrol tiba-tiba kalau lagi di tempat umum. Nah dia juga punya hobi yang sama kaya gue, yups jadi model foto Judin kalau lagi jalan bareng. Hahaha. Buat bro-bro Mbak Novi ini jiwa sosialnya tinggi banget loh sampai dia diamahkan jadi Kadiv Sosmas di HMP. Dia juga selalu seimbang antara urusan dunia dan akhirat, puasa ya iya nggosip juga iya, karaoke iya tapi mabit juga iya. Wah menarik nih agan-agan, japri aja yaa
Fuji Restu Pratiwi, perempuan asli Osaka ini memang bukan asli Jepang karena dia adalah asli Pengalengan. Nominasi gadis terunyil di PL12 ini jago riset loh buktinya dia adalah Wakadiv Karinov HMP. Sayangnya si adek ini takut ketinggian, hmm naik 360 derajat di Jatim Park kaya setengah mati katanya (emang iya sii). O iya dia juga cethar banget loh IPKnya bahkan di suatu semester IP dia hampir 4 ! Buat cowo-cowo yang masih pengin nikah lama adek yang satu ini bisa jadi pilihan yang tepat nih karena si bocah ini belum memikirkan masalah jodoh untuk saat ini.
Hiks bersyukur bisa menemukan kalian di Kota Bandung ini. Yah setidaknya menghilangkan kesedihan karena belum menemukan orang spesial di kampus ini.
“Rejeki itu bukan hanya sekedar uang, memiliki sahabat terbaik adalah rejeki dari Allah yang tak ternilai harganya”
Terimakasih telah memberikan warna dalam hidupku ya sobat, terimakasih selalu mengingatkanku ketika aku melenceng. Sukses untuk tingkat akhirnya, semoga bisa lulus bareng secepat mungkin. Semoga juga mimpi S2 di Jepang buat yang cewe-cewe dan Belanda buat yang cowo-cowo terwujud suatu saat nanti !
Terimakasih dan see you on top !
Kamar kos Kebon Bibit Utara di heningnya malam