Thank You, Mark Lee
Aku gatau harus mulai nulis darimana, karena aku sudah lama tidak menulis. Berulang kali juga aku sudah bilang, kalau aku kesulitan mengekspresikan perasaan dan apa yang ada di otakku. Jadi kalau tidak terstruktur, mohon maaf. Aku akan memperlakukan ini layaknya jurnal pribadiku. Toh emang dari dulu juga jatuhnya ini jadi jurnal onlineku. Kejadian hari ini, rasanya benar-benar perlu kutuangkan dalam bentuk tulisan.
Been Kpop fans for almost 17 years (Wow kalau anak sih udah dapat KTP). Berbagai kejadian dalam fandom Kpop sudah kulalui. Kontrak member ataupun grup berakhir sehingga harus keluar agensi, ataupun bubar itu hal yang sangat biasa di Kpop. Apalagi kalau sudah 17 tahun jadi fans kpop, udah berapa generasi idol dilalui. Hal kayak gini udah agenda tahunan yang biasa. Aku pun sudah terlatih. Gimana ga? baru juga 1-2 bulan jadi fans kpop, ngestan Super Junior, eh dapat kabar Hangeng termination contract and lawsuit. Bayangkan baru juga kenal dunia kpop, lagi cinta-cintanya ama Suju dan harus menerima kenyataan kalau aku ga kebagian masa Suju ketika mereka full team 13 orang saat Kibum masih aktif sebagai idol. Lalu tiba-tiba denger kabar Hangeng memilih keluar. Patah hati adek bang....
Aku juga sudah mengalami masa 2014 yang kelam. Mulai dari kejadian 30 Septembernya Jessica keluar dari SNSD, Sulli hiatus terus berapa bulan kemudian memilih keluar juga, dan paling kacau adalah EXO. Aku mengalami banget EXO dari 1 lusin, berkurang 1, eh berkurang 1 lagi, terus eh yang 1 tiba2 jadi bang Toyib, dan sekarang auk dah berapa. Sesuai kepercayaan masing-masing aja.
Aku juga sudah merasakan stan grup sementara semacam Wanna One yang cuman 2 tahun. Sudah tahu tidak lama, tapi tetap ku cintai. Aku juga sudah mengalami NU'EST yang tiba-tiba disband sebelum anniversary ke-10. Member f(x) yang pada ga lanjut kontrak, walau tidak disebut keluar dari f(x), but practically ya udahan lah mereka. SHINee, Red Velvet yang membernya ada yang keluar dari agensi setelah kontraknya berakhir, namun tetap stay di grup walau comeback sekali setahun belum tentu. Pokoknya jelas ya betapa aku sudah terbiasa dengan ini semua.
Aku tahu masa ini juga akan tiba pada NCT, idol grup yang sangat melekat di hatiku for these past 8 years. Jujur, enggak berasa di 2026 ini mereka mencapai tahun ke-10 mereka. Untuk fans dari idol-idol SM tentu tahu, kalau ini waktu yang sangat menegangkan, karena 10 tahun ini biasanya jadi waktu penentu nasib grup. Kontrak idol SM biasanya 10 tahun. Aku tahu dengan banyaknya member NCT, tanggal debut yang berbeda, pasti ada yang tidak lanjut kontrak dengan agensi, ada yang tetap lanjut. Cuman aku pikir, mungkin akan seperti para seniornya yang keluar dari agensi, namun aktivitas grup tetap mereka lanjutkan. Aku pikir akan seperti itu.... atau lebih tepatnya, AKU HARAP akan seperti itu.
Melihat berita hari ini, 3 April 2026, benar-benar bisa dibilang shock therapy, Kontrak Mark dengan SM berakhir dan dia memutuskan untuk tidak memperbarui kontrak tersebut, serta memutuskan keluar dari NCT, baik unit NCT 127 dan NCT Dream. Saat membaca berita itu aku benar-benar bengong dulu. Gila, kayak benar-benar harus mencerna dulu itu semua. Padahal aku tuh niatnya hari ini mau membaca buku "Pulih dari Trauma. Berkenalan dengan Trauma Proessing Therapy" karya de. Jiemi Ardia, Sp.Kj, karena aku menyewa buku itu dan masa sewanya udah mau abis, tapi masih banyak halaman yang belum ku baca. Ketika membaca berita itu, fokusku buyar. Mencoba membaca buku tersebut, benar-benar tidak masuk ke otakku. Ketika aku fokus aja, aku butuh waktu untuk mencerna isi buku itu, apalagi ketika fokusku buyar.
Awalnya aku pasti denial. Jelas. Kayak hah masa sih? Hah NCT tanpa Mark? wah gilaaa, ga mungkin. Ini tuh kayak Krusty Krab tanpa Spongebob, Sheila on 7 tanpa Eros atau Duta, Black Organisationnya Detektif Conan tanpa Gin. Kayak masa NCT harus kehilangan salah 1 founding fathers-nya? Salah satu pilar NCT tuh ya Mark. Lagu-lagu NCT kalau enggak ada Mark tuh, duh bayanginnya aja enggak bisa. Kemudian terlintas juga dipikiranku, wah udah lama banget aku di Kpop dan jadi NCTzen ampe akhirnya dititik ada member yang abis kontrak. Aku udah melewati berbagai kejadian kelam dalam dunia Kpop. Aku pun sudah 2-3 tahun ini enggak aktif fangirling juga karena alasan pribadi (Ceilah udah kayak idol aja alasan pribadi). Aku cuman jadi casual listener aja. Kalau mereka ngeluarin musik baru, aku dengerin. Rutin dengerinnya juga, cuman ga fokus ngikutin kegiatan comeback mereka lagi. Sparks kpop dan fangirling-ku sudah memudar banget lah. Jadi harusnya aku udah kuat, legowo gitu denger berita ini, tapi nyatanya kalau sudah menyangkut yang emang sudah melekat dalam hati, walau sparks-nya sudah pudar, tapi kelekatan perasaan itu tetap ada, dan ya aku SEDIH BANGET. Mentalku ternyata kalau sudah menyangkut NCT, terutama dreamies akan selalu marshmellow. Mudah meleleh ketika dibakar, dan lembut ketika disentuh.
Pikiranku langsung melayang. Ih masa pas perayaan anniversary NCT 127 dan NCT Dream terutama enggak ada Mark. Diantara semua unit NCT, hatiku memang paling tertambat dengan NCT Dream. Faktor melihat Dreamies dari mereka masih anak-anak, sebelum debut, lalu melihat mereka debut, dan kini mereka semua sudah fully grown up bener-bener membuatku emosional. Aku sangat menyukai dinamika, chemistry mereka. Aku melihat mereka tuh berasa kayak ngebesarin anak atau melihat tumbuh kembang adik sendiri. Mereka tuh terasa seperti anak-anak komplek yang tumbuh bareng lalu debut. Bener-bener bisa se-mellow itu aku kalau urusannya ama Dreamies. Aku sudah mengalami graduation-nya Mark di 2018, ketidakpastian unit Dream, lalu 2020 Dream menjadi unit tetap danMark bergabung kembali di Dream. Di 2026 Dream dan fans harus melepas Mark lagi for good. Jujur berat banget rasanya. Sedih kedepannya enggak ada Mark yang teriak Yo Dream!, Dream jadi enggak ada leader lagi.
Penyesalan aku adalah enggak nonton TDS 4, terutama yang encore. Kalau mau nonton sekarang juga, sulit, karena feels-nya sudah beda. Aku aware di encore kemaren, mereka pada nangis banget. Sudah ada spekulasi juga kalau kontrak mereka akan berakhir, tapi tetep enggak nyangka kalau Mark akan keluar.
Mungkin kalau cuman keluar dari agensi, tapi aktivitas grup lanjut, ada sedihnya karena comeback akan semakin jarang, tapi yaudah... toh masih di grup. Selama mereka masih bersama, it's okay. Cuman ini dia memutuskan untuk keluar dari grup juga. Jadi ya syok dan sedih. Aku bukan markf, tapi Mark tuh punya tempat spesial di hatiku. Bias pertamaku di NCT, ketika keluar lagu The 7th Sense tuh, Mark. Alunan rap dia yang ngalir dengan gaya rap dia yang beda dari idol rapper SM lainnya, dengan wajah imutnya bener-bener menarik perhatianku. Kalau bukan karena Mark, aku mungkin enggak akan stay tune mantengin NCT dan memutuskan akhirnya untuk join the fandom (walau penuh huru hara, but i love being there). Makanya kabar keluarnya Mark tuh hits hard for me.
Aku bertanya-tanya, kenapa Mark memilih keluar juga dari grupnya? Kalau keluar dari agensi, yaudahlah, seniornya juga pada begitu, dan works kok keluar dari agensi tapi karir bersama grup tetep jalan. Cuman kenapa harus keluar dari NCT-nya juga? Kita tahu Mark mencintai grupnya. Kita tahu dia sayang banget sama Hyung-hyung 127-nya. Kita sadar betapa dia mengasihi adik-adik Dreamiesnya. Cuman setelah baca suratnya, aku rasa aku memahami alasannya. Mark sudah bekerja selama 10 tahun dari usia remaja. Dia aktif di dua unit, bahkan ampe 3 grup di masa 2019 dengan SuperM. Jadwalnya selalu padat. Dia tidak bisa lama beristirahat, karena ketika aktivitas satu unit rehat, dia harus aktif di aktivitas unit lain. Lalu aku baca juga cuitan dari markf, saat pengerjaan solo album pertamanya, dia sempet burnout. Wajar sih. Jadi dia pasti melelahkan. Kesehatan dia juga ampe terganggu kan yang bikin dia katanya disarankan untuk mengurangi ayam dan semangka, padahal itu kesukaannya dia. Aku paham kalau dia ingin hidup lebih santai, ingin menyepi dulu dari sorotan publik dan dunia showbiz (showbiz banget ga tuh bahasanya... udah tabloid gosip banget dah). Aku paham kalau dia ingin mengejar mimpi dia yang lain karena dia masih muda banget. Tahun ini tuh dia baru 27 tahun. Gokil usia 27 tahun, pengalaman kerja 10 tahun. Favorit HRD banget nih. Mark kalau punya linkedin, message dia udah penuh tuh ama tawaran, permintaan koneksi membludak macam Prilly. Well, memang udah waktunya Mark untuk fokus dengan dirinya sendiri. Melepas dia memang jadi bukti cinta kita kepada dia, karena kita melepas dia for good. Surat yang dia unggah di IG pun dikomen dreamies dengan penuh cinta dan hangat. Member dream dan 127 pun pada meninggalkan pesan pelepasan yang hangat untuk fans dan Mark baik di Bubbles maupun IG. Baru kali ini aku rasa liat ada member grup idol Kpop yang pergi dari grupnya dan dilepas hangat oleh membernya secara publik.
Untuk Dreamzen setidaknya ada perpisahan proper lah ama Mark dengan adanya TDS 4 encore, walau saat itu Dreamzen tidak tahu kalau itu bakalan jadi momen terakhir bersama Mark. Sayangnya untuk Chilzen tidak dapat kesempatan untuk berpisah secara benar dengan Mark. NCT 127 sudah tidak comeback selama 2 tahun. Konser terakhir mereka berdelapan The Unity juga 2024. Tahun 2025, Konser The Momentum cuman berenam, dan itu juga terkesan buru-buru. Bagi Chilzen ini menyakitkan pasti. Aku pun sedih dan menyesal belum dapat kesempatan nonton konser NCT 127 sama sekali secara langsung. Buat kalian yang nonton The Unity di Jakarta 2024 lalu, sumpah kalian beruntung banget. Kini kata-kata "Ayo stan NCT sebelum membernya jadi 1000" sudah tidak berlaku. Sekarang lebih tepatnya, "Ayo nonton konser NCT mumpung membernya masih pada ada".
Aku bersyukur banget pernah melalui masa-masa indah NCT, mulai dari NCT 2018, lalu NCT 2020, NCT 2021, konser NCT Nation. Alhamdulillah juga bisa dikasih rejeki buat nonton konser TDS 1 dan TDS 2 di Jakarta. Alhamdulillah banget ngerasain konser OT7 Dreamies secara langsung depan mata. Alhamdulillah ngerasain langsung juga Mark "Yo Dream". Stanning NCT is really fun ride for me. Benar-benar tidak aku sesali menjadi fans kalian.
Kabar Mark ini tentu tidak akan menjadi yang pertama dan terakhir di NCT. Mungkin ke depannya akan ada berita seperti ini lagi. Entah keluar agensi dan grup seperti Mark, atau keluar dari agensi saja dan tetap bersama grup ketika dibutuhkan seperti senior-seniornya, atau malah ada yang memperbarui kontraknya dengan agensi. Aku percaya dan dukung keputusan member apapun itu. Pasti itu yang terbaik buat mereka. Cuman ya Sijeuni, mari kita kuatkan hati jika ada kabar seperti ini lagi. Tampaknya tahun ini dan tahun depan akan banyak berbagai kabar soal kontrak para member. Apapun itu, baiknya kita dukung ya, walau tentunya ke depan NCT tidak akan terasa sama. Bagi yang mau stop, enggak apa-apa, mau lanjut juga silahkan. Aku sendiri? jujur enggak tahu. Aku kan emang udah secara naturally enggak hype, fangirling. Sudah ditahap casual listener. Jadi untuk musik, pasti masih akan ku dengarkan ketika mereka keluarin musik baru, namun kalau fangirling aktif, entah lah. Lihat nanti. Mungkin aku akan kembali aktif, mungkin juga tidak.
Last but not least. Untuk Mark, Terima kasih atas semua kerja kerasmu selama 10 tahun ini. Terima kasih telah mengisi 10 tahun ini dengan kenangan indah untuk Sijeuni. Suaramu, Performamu, tawamu, wajahmu sudah menghiasi dan menemani kita selama ini. Pasti akan kehilangan sekali. Pasti akan terasa asing dan berbeda, namun time heals, lama-lama jadi terbiasa. Terima kasih sudah mengisi masa 20-anku dengan indah, penuh kebahagiaan. My youth filled with dream. Aku harap kamu bahagia terus, sehat selalu. Gapai dan kejarlah mimpimu yang lain. Lakukan apa yang kamu suka dan ingin lakukan. Istirahatlah sebanyak kamu mau. Berkaryalah sebebas yang kamu mau. Jangan lupa liburan ke Bali seperti yang kamu inginkan. Kalau kamu ke Bali, aku harap kamu bisa enjoy layaknya warlok, alias tanpa gangguan. Setelah ini kamu mau menyepi dulu, menghilang dulu juga silahkan. Entah selanjutnya kamu akan menjadi solois, produser, penulis, pendeta, atau kembali ke Kanada menjadi rakyat biasa, pokoknya whatever path you choose, I'll always support you. Selamat menjalani chapter baru dalam hidupmu. See you again, and I Love You <3.
Melalui tulisan ini aku resmi melepas Mark Lee sebagai bagian dari NCT dan menjalani hidup barunya dengan ikhlas dan senyuan. Walau raga dan status Mark tidak di NCT lagi, tapi dalam jiwa kita Dream always be 7Dream forever, and Mark always be maknaes 0f 127 with Haechan. Jejak Mark selama 10 tahun di NCT ini tidak akan pernah terhapuskan.
Thank You, Mark Lee!











