Lagi lagi tentang gambar di salah satu media sosial, gambar seseorang yang sedang bekerja hingga larut dengan tulisan 'perusahaan hanya membayarmu seharga dengan 8 jam/hari lalu untuk apa bekerja siang malam?'. Tiba tiba terlintas di kepalaku, kenapa saya harus begadang beberapa malam terakhir memikirkan kondisi organisasi/ikatan kekeluargaan ini? Justru tanpa gaji, upah atau apalah itu namanya. Tapi gambar di ataslah jawabannya. Ada senyum yg benar benar ikhlas, walau ada juga yang seadanya. Saya dipilih oleh mereka yang saat itu hanya mengenal saya melalui orasi singkat mengenai visi & misi dadakan yang sy buat 10 menit sebelumnya. Inilah cara menjawab harapan mereka, dimana saya dapat mengenalkan kepada mereka tentang apa saja isi orasi saya di banyak kesempatan. Tentang persaudaraan, kekompakan, korsa dan segala hal hal baik yang ada di organisasi kekeluargaan ini. Setelah itu disela-sela sibuk saya menyiapkan event tahunan organisasi ini, mereka yang saya tunjuk sebagai panitia begitu tegas menjawab 'kami siap, dan telah kami persiapkan sejak satu tahun sebelumnya untuk diberi amanah itu'. Ada yang membekas di hati mereka mengenai apa yang saya ucapkan setahun lalu, perlahan mereka menyiapkan, hingga sampai akhirnya hari ini mereka menagih untuk diberikan amanah menyelesaikannya padahal saya saja sudah lupa dengan ucapan saya waktu itu. Berhasilkah didikan kami di organisasi ini? Berhasil atau tidaknya, setidaknya hal tersebut sungguh membuat saya sangat senang. Paling tidak di sisa periode jabatan saya yang kurang lebih 3-4 bulan lagi masih ada rencana-rencana yang harus saya realisasikan. Bukan tentang menjadi yang terbai tapi dengan memberikan peningkatan kualitas agar menjadi lebih baik dari sebelumnya, tanpa digaji pun ayokkk!!! :D








