Nyadar ga si guys, kalo tiap pertemuan kita, dengan keluarga-keluarga kita, dengan teman-teman kita, bahkan dengan pasangan kita, itu semua karena Allah. Karena rencananya Allah, dan karena ridha nya Allah.
Trus, pantes ga si, kalo kita merasa bangga hati, bisa memiliki keluarga yang hangat, teman yang baik, pasangan yang setia, dan merasa itu semua karena hasil usaha kita semata??
Lalu, saat satu per satu perpisahan datang, mengambil keluarga kita, teman kita, bahkan pasangan kita, kita malah menyalahkan Allah dan merasa semuanya tak berarti apa-apa??
Astaghfirullaah.. yuk istighfar i diri kita dulu.
Padahal ya, semuanya itu udah diatur loh sama Allah. Kita, manusia mah tinggal terima jadi aja. Dan mengusahakan yang terbaik, menjaga tiap-tiap hubungan, memaknai tiap pertemuan, agar senantiasa berada di jalan yang di ridhaiNya.
Sehingga, saat kelak berpisah, telah kita lengkapkan peran, dengan bermacam ikhtiar yang dicintaiNya. Sehingga, saat kembali pulang esok hari, bukan sesal yang menggantung, namun rasa syukur yang menggema dari lubuk hati.
Jadi, jangan terlalu berbangga hati, jangan terlalu angkuh, dan jangan terlalu arogan, dengan semua pencapaianmu dan semua yang kamu miliki di dunia. Inget, kalau bukan karena ridhanya Allah, kita bahkan ga akan pernah ada.
Di atas kereta api Dhoho, yang menuju ke rumah.