Yakinlah saat kita mampu pasti Allah beri, jadi apabila Allah belum memberi apa yang kita minta, maka menurut Allah kita belum mampu.
Karunia Allah itu tidak terbatas yang terbatas itu kemampuan kita mensyukuri dan menerimanya. Pernah lihat tetesan air hujan yang deras, jika kita berusaha menampungnya hanya dengan gayung. Kita hanya akan mendapat sebesar wadahnya. Sehingga jika belum bisa bersyukur pada hal2 yang kecil, mustahil untuk mendapat hal2 yang besar. Jika belum maksimal pada karunia yang ada, sangat sulit untuk mendatangkan karunia yang belum ada. Jika belum ikhlas pada rejeki yang sedikit , kecil kemungkinan untuk mendapat rejeki yang lebih banyak.
Hidayah, Hikmah, Harta, Kesehatan, Pasangan, Anak Keturunan apapun yang kita anggap berharga , yang sedang kita hajatkan.
Yang perlu dilakukan agar Allah memberi dan menambah karunianya adalah menambah kemampuan dan daya tampung dengan cara melapangkan hati dan melangitkan syukur.
Contohnya memaksimalkan peran yang ada, berinfaq bukan hanya diwaktu lapang, menjadi jalan2 kebaikan bagi orang lain, belajar zuhud, wara, dan qanaah... Intinya Raih kepercayaan Allah dulu...
Jika Rejeki yg baik adalah investasi bagi kita di akhiat, maka ia akan dititipkan pada seseorang yang kompeten mengelolanya dan amanah.
Buktikan kepada Allah bahwa kamulah Orangnya... Tunjukan bahwa kita mampu dan pantas.













