saat-saat kamu sudah
saat-saat kamu sudah menyerahkan semua urusan kepada Yang Maha Mengurus Segalanya, tidak ada lagi yang membebani dirimu, tidak ada lagi yang menakutimu.
kamu sudah tidak marah karena sudah memaafkan. sudah tidak kecewa karena sudah melepaskan harapan. sudah tidak sedih karena sudah menerima takdir. sudah tidak khawatir karena sudah berikhtiar dan bertawakkal.
kamu tidak lagi takut kehilangan. kamu sadar kamu tidak benar-benar memiliki apa-apa.
kamu tidak lagi takut tergantikan. kamu mengerti tak semua orang harus tinggal selamanya.
kamu tidak lagi takut dilupakan. biar sedikit saja yang mengenangmu, yang penting itu dalam kebaikan.
kamu tidak takut lagi ditertawakan atau dijadikan bulan-bulanan. kamu yang tahu nilai dirimu. biarkan semua kata-kata itu berlalu.
kamu tidak lagi takut sendirian, kamu cukup bersama dirimu sendiri. kamu utuh meskipun retak. kamu tidak bisa patah.
kamu tidak lagi takut terluka. maksudnya, kamu siap menanggung konsekuensi pilihanmu. kalau ternyata ada apa-apa, qadarullah, been there done that, ya kan?
ini hanya dunia. hanya sesuatu yang sementara, yang penuh senda gurau sekaligus tipu daya.
lalu pada akhirnya yang kamu ingat: seumur hidup itu terlalu lama, tetapi selama-lamanya hanya seumur hidup. alam barzah lebih lama, sedang akhirat itu kekal, selamanya.











