Buku ini adalah salah satu buku wajib yang perlu dibaca penikmat Percy Jackson atau mitologi Yunani. Setelah baca buku satu ini, saya merasakan “I know them (re: God of Olympus) so well”. Saya bilang ini buku bukan novel karena ini lebih mengarah pada Ensiklopedia. Ensiklopedia yang dikemas dengan plot, alur dan penjabaran yang menarik dan tidak membosankan. Runtutan babnya membuat pembaca tidak bosan dan dapat memahami keseluruhan kehidupan Dewa Dewi Olympus.
So, check this out....
Firstly, saya ingin menjelaskan kenapa kamu harus baca buku ini. Tidak membosankan. Ada gambarnya. Berwarna. Bikin ketawa. Kamu mengingat kembali para Dewa Dewi yang sering muncul di seri Percy Jackson and The Olympian dan The Heroes of Olympus. Setelah mengingatnya, kamu ingin baca ulang. Yes! Setelah baca buku ini, saya merasa ingin mengulangi dari awal semua kisah Percy agar saya lebih mendalami karakter dari setiap Dewa Dewi yang muncul.
Secondly, saya ingin menjelaskan isi buku ini. Maaf jika sedikit spoiler. Cerita diawali dengan kisah Gaea dan pasangannya. Siapa dia, baca bukunya dulu dong. Intinya, cerita ini tidak langsung mengarah pada Dewa Dewi, tetapi memberikan penjelasan rinci mengenai ibu dan ayah dari para dewa dewi. Oh bukan ibu dan ayah, malah kakek dan neneknya. Setelah menjelaskan asal usul dewa dewi, barulah diceritakan kisah setiap dewa dewi dalam suatu bab. Setiap babnya hanya fokus pada satu dewa atau dewi. Setiap cerita dan penjelasan diberikan bumbu-bumbu komedi khas Uncle Rick Riordan. Aneh bin konyol. Bagi penikmat novel Uncle Rick pasti sudah paham dan mengerti bahwa kekonyolan dari cerita adalah hal wajib dan sangat menghibur.
Selain isi bukunya sendiri, saya merasa nyaman dengan tampilan buku ini di iJakarta. Menurut saya agak unik dan beda dengan novel atau buku lain. Kita bisa langsung memilih sub bab yang ingin kita baca. Tentu saja baca buku ini gak harus urut seperti ketika baca novel biasanya, karena alurnya tidak mengharuskan kita untuk membaca secara runtut.
Lastly, saya sebenarnya bingung memilih dewa dewi favorit. Ada 3 dewa dan 1 dewi yang saya sukai, yaitu Poseidon, Hermes, Apollo dan Artemis. Kalau harus dieliminasi 2, saya akan pilih Poseidon dan Hermes sebagai dewa favorit. Kalau pilih 1, saya pilih Poseidon. It’s difficult, but I must choose one. Kenapa memilih Poseidon? Yang pertama karena Percy Jackson tentunya. Saya sejak awal berharap bahwa ayah dari Percy bukanlah Dewa yang menyebalkan dan jahat. Dan akhirnya, benar bahwa Poseidon itu tidak seaneh dewa yang lain. Saat membaca buku Percy Jackson and The Olympian, saya langsung memutuskan Poseidon menjadi favorit saya. Dia adalah dewa yang cukup berkuasa di dunia. Sebagian besar dunia ini adalah air, jadi sebagian besar kekuasaan ada di tangan Poseidon. Mungkin karena Poseidon adalah ayah Percy, maka dia selalu menjadi dewa yang protagonis, tenang dan bijaksana. Hal tersebut membawa saya untuk menyukai karakter Poseidon yang tidak aneh seperti yang lain. Intinya saya suka Poseidon karena dia yang paling tenang dan tidak bertingkah.
So, I recommend this book for everyone who loves Percy and Jackson. Or maybe, seseorang yang baru memulai baca The Hidden Oracle Apollo juga harus baca ini. Kalau bingung dengan dewa X atau dewa Y yang ada di buku buku Rick Riordan, langsung saja buka buku ini. Maka dijamin kamu akan dapat feel dan mendalami karakter Dewa Dewi tersebut. Btw saya bikin review ini khusus untuk #GreekGodsReadingChallenge dari Noura Books. Kalo hubungannya sama mitologi Yunani dan uncle Rick, saya langsung cuss join. Semoga saya beruntung yaa. Enjoy it Guys! And don’t forget to read The newer book, The Hidden Oracle by Rick Riordan.
[Review] Jangan Pernah Menyerah oleh Aldilla Dharma (Sebab ALLAH Bersama Kita)
Jangan Pernah Menyerah oleh Aldilla Dharma
Sebab ALLAH Bersama Kita
“Ketika tidak mengetahui harus memulai darimana untuk memperbaiki diri, maka mulailah untuk memperbaiki shalatmu”
Adilla Dharma, mungkin bagi sebagian orang merupakan nama yang masih asing, tapi untuk sebagian lainnya mungkin sudah sering mendengar. Bagi yang belum tahu siapa sebenarnya dia, akan aku jelaskan sedikit dan menurut sepengetahuanku. Mungkin ada yang tahu dengan aku instagram @BeraniBerhijrah? Aldilla Dharma adalah founder dari @BeraniBerhijrah. Beliau adalah seseorang yang ingin berbagi mengenai nikmatnya berhijrah. Beliau ini cukup sering menjadi pembicara di berbagai kota dan membicarakan mengenai hijrah dan hidayah. Kini, bertambah lagi generasi muda Indonesia yang berbagi dan menyebarkan dakwah dengan cara baru yang semoga bisa membawa pemuda Indonesia menjadi lebih baik.
First impression dari cover buku ini adalah simpel dan menggugah. Ya aku mencari buku ini sengaja karena merasa terhanyut, terhipnotis dan ter ter lainnya ketika membaca quotes di akun BeraniBerhijrah. Aku yang sedang berada di titik rendah dan baru saja mengalami musibah seperti mencari semangat. Dan Alhamdulillah setelah mem-follow BeraniBerhijrah, aku menjadi penasaran dengan buku ini.
Sebelum membeli, tentunya aku mencari buku yang sudah tidak bersegel untuk mengintip seperti apa sih isi dari buku ini. Bagi yang hobi membaca pastinya tahu bagaimana perbedaan buku agama dengan novel. Novel satu hari bisa selesai, meanwhile buku agama setahun bisa jadi baru kelar. Saat pertama lihat bukunya, aku berpikir “Duh, kayaknya bakalan lama deh baca ni buku”. Tapi ternyata hal tersebut salah. Isi buku ini sangat menarik, lucu desainnya dan banyak tipografi. Isinya penuh dengan quotes yang jleb dan sangat mengena di hati.
Susunan buku ini sangat menarik dan runtut. Pada bab satu menjelaskan mengenai “Siapakah Kita?”. Bab tersebut berisi mengenai tujuan hidup, apa alasan Allah mengizinkan kita untuk ada di dunia ini. Dari bab ini kita mengenal diri kita seperti apa, apakah kita sudah menjadi seseorang yang diinginkan Allah. Bab selanjutnya menjelaskan mengenai bagaimana kita menjadi lebih baik, menghubungkan ibadah dengan perilaku di dunia dan sampailah pada titik dimana kita jangan pernah menyerah untuk berubah. Baagiku, bab yang cukup berkesan adalah Bab 3 mengenai Mengoptimalkan Ibadah.
Pada Bab Mengoptimalkan Ibadah, Aldilla menjelaskan bahwa sebenarnya kunci dari kehidupan kita adalah ibadah. Ia menjabarkan ibadah-ibadah sunah yang dapat dilakukan untuk menyempurnakan ibadah wajib kita. Mungkin bagi kita anak muda kadang mengeluh, wajib saja belum masa sudah sunah. Tetapi justru ketika kita merasa ibadah wajib belum bisa sesempurna itu, maka kita bisa belajar beribadah sunah. Aku yakin bahwa dengan begitu Allah akan memberikan jalan agar kita lebih baik di setiap ibadah wajib maupun sunah. Sunah, yang sebenarnya bisa kita sempatkan, tetapi kita selalu beralasan dan muda dilakukan yaitu Shalat Dhua, Puasa Senin-Kamis dan Tadabur Al-Qur’an. Walaupun begitu sebenarnya sangat sulit untuk bisa beristiqomah, tetapi mudah-mudahan Allah memberi jalan. Dalam bab tersebut ada satu quote yang sangat mengena :
“Ketika tidak mengetahui harus memulai darimana untuk memperbaiki diri, maka mulailah untuk memperbaiki shalatmu”
Untuk bahasa, Aldilla sangat pintar dalam menuliskan kata-katanya. Bahasanya mudah, ringan, simpel, tidak ribet, tidak puitis, to the point dan sangat rapi. Walaupun terdapat typo di beberapa kata, tetapi masih bisa dimengerti. Bahasa yang dituliskan sangat mudah dipahami dan masuk ke hati anak muda jaman sekarang. Menurutku buku ini sangat tepat sasaran jika dibaca anak muda yang sedang mencari jati diri atau anak muda yang sedang berada di titik terendah.
“Kemarin aku pintar, ingin mengubah dunia. Hari ini aku bijak ingin mengubah diri sendiri”
Karena ini buku, tidak ada alur, tidak ada plot, maka maaf kalau banyak spoiler. Yang ingin aku tegaskan disini adalah buku ini sangat direkomendasikan. Untuk para anak muda (seperti saya) yang sering galau, yang ingin mencari semangat,yang ingin berubah tapi masih takut, yang ingin memperbaiki diri dan yang ingin mendekatkan diri pada-Nya. HIGHLY RECCOMMENDED!!! Kalau bisa bahkan saya ingin menelannya, biar teriingat semua setiap kata dan quotes. Wkwk. Karena bisa dijadikan doktrin otak agar bisa berpikir positif. Bagi yang sedang menangis, merasakan kesulitan dalam hidup, baca buku ini maka anda akan tetap menangis. Tetapi menangisi betapa dangkalnya pikiran duniawi kita. Menangisi betapa rindunya kita akan Dia. Menangisi betapa pengecutnya kita tidak bijak mengubah diri kita. Padahal Allah selalu bersama kita. Kapanpun, Dimanapun. Allah tidak pernah meninggalkan kita, Sebab Allah Bersama Kita.
Meninggalkan Shalat Lebih Berbahaya dari Membunuh?
Banyak kaum Muslim yang tidak sadar bahwa sebenarnya meninggal shalat wajib 5 waktu lebih berbahaya dari membunuh dan dosa besar yang lainnya sekalipun. Bahkan ada yang pernah mengatakan bahwa meninggalkan shalat wajib lebih berbahaya daripada membunuh kedua orang tua sendiri.
Ini dikarenakan oleh hadits Rasulullah (SAW) dimana beliau bersabda bahwa ‘Shalat adalah pembeda antara umatku dan kaum Musyrikin.’ Dari hadits ini ulama telah setuju bahwa meninggalkan shalat wajib dapat menyebabkan seseorang keluar dari agama Islam.
Umar Ibn Khattab juga pernah berkata ‘Tidak ada Islam bagi mereka yang meninggalkan shalat.’
Namun mengapa meninggalkan shalat wajib lebih berbahaya dari membunuh dan dosa besar lainnya (seperti berzina dan mengkonsumsi minuman keras)? Ini disebabkan oleh ayat Allah dimana Ia berfirman bahwa ‘Islam adalah satu-satunya agama yang diterima disisiNya.’ Dan setiap mereka yang meninggalkan Islam, maka tidak akan ada ampunan bagi mereka dan neraka adalah tempat kembali mereka untuk selama-lamanya. Sedangkan Allah telah berjanji bahwa Allah akan mengampuni segala dosa kecuali Sirik dan kekufuran.
Oleh karenanya, jika seseorang meninggalkan Shalat dengan sengaja, maka dirinya telah melakukan kekufuran dan Allah tidak mengampuni kekufuran. Sedangkan jika seseorang melakukan pembunuhan, maka dirinya telah melakukan dosa besar dan Allah telah berjanji untuk terus mengampuni.
Rasulullah SAW bersabda bahwa ‘Akan ada seseorang yang datang kepada Allah di hari akhir dan dosanya sejauh mata memandang, namun karena seseorang tersebut memiliki Islam, maka Allah mengampuni segala dosanya dan mempersilahkannya masuk kedalam surga.’
Tulisan ini ditulis bukan untuk membanding-bandingkan dosa dan sirik. Bukan juga untuk mengajak kaum Muslim untuk melakukan dosa asalkan menjaga shalatnya. Namun tulisan ini hanya ingin memperlihatkan betapa seriusnya meninggalkan shalat agar kaum Muslim tidak menyepelekan shalat mereka.
[REVIEW] Magnus Chase and The Gods of Asgard : The Sword of Summer
Aku akan memulai review dengan spoiler (ups..penjelasan singkat) tentang cerita dari baru dari master of greek fiction novel, Master Rick Riordan. Bagi kalian pembaca setia Rick Riordan pasti sudah sangat hafal dengan jenis cerita dan karakter yang intinya selalu sama. Selalu ada pahlawan, dewa-dewi, sejarah kuno dan penggabungan fiksi modern dengan sejarah suatu bangsa. Kali ini, Riordan membawakan cerita mengenai pahlawan muda dan dewa-dewi Nordik yang bertempat di Amerika. Sebelumnya, Rick Riordan pernah mengenalkan kita pada dunia Eropa dengan sejarah Romawi Yunani dan Mesir dengan dewa-dewinya, kini Amerika menjadi pelabuhan selanjutnya.
Magnus Chase, merupakan remaja laki-laki berumur 16 tahun. Tinggal di jalanan Boston setelah kepergian ibunya akibat diserang si Serigala. Magnus Chase memiliki karakter yang berbeda dengan Percy Jackson atau Jason Grace yang heroic, baik hati dan sebagainya. Aku merasa Magnus itu lebih dewasa, he has freedom dan sarkastik. Komentarnya itu tajam, melucu tapi sarkas dan sangat santai. Magnus sering mengalami hal gila di kesehariannya. Tapi ternyata mitos-mitos yang selama ini dia anggap sebagai dongeng adalah nyata. Sesosok mahkluk neraka muncul menyerang Magnus. Dia ingin menginginkan Pedang Musim Panas milik Magnus yang konon bias mempercepat kiamat Ragnarok. Magnus tidak mengetahui apapun mengenai Pedang Musim Panas, tetapi semua orang (dan makhluk sejenisnya) selalu mengatakan bahwa hanya Magnus lah yang dapat menggunakan pedang tersebut.
Perjuangan Magnus baru saja dimulai, dan semuanya berawal dengan kematiannya.
Aku menyukai karakter Magnus yang santai dan lucu serta sarkas. Seperti yang sudah aku jelaskan di atas, Magnus berbeda dengan pahlawan Riiordan sebelumnya. Dia muncul dnegan karakter baru yang berbeda dan menyenangkan. Selain Magnus, terdapat karakter lain yang cukup menarik yaitu Sam, Heart dan Blitzen. Sam adalah Valerie yang membawa Magnus ke dalam petualangan ini. Sam, seorang wanita yang berhijab dan juga beragama islam. Cukup shocking saat mengetahui bahwa Riordan akan membawa agama islam masuk ke dalam novel ini. Kemudian ada Blitzen sang kurcaci dan Heart si peri Blitzen dan Heart menyamar sebagai gelandangan untuk mengamati dan bisa ada di sekitar Magnus. Mungkin scenario ini sama seperti Grover yang menyamar sebagai teman Percy untuk melindunginya. Heart, Blitzen, Sam dan Magnus akan menjadi tim yang berpetualang untuk menyelesaikan misi-misi mereka.
Plot dari novel ini kurang menantang dan sedikit bertele-tele. Misi-misi yang ada tidak menanatang seperti pada serial Percy Jackson atau The Lost Heroes. Mungkin hal tersebut terjadi Karena ekspektasiku terhadap novel ini terlalu tinggi dan pada seri novel-novel sebelumnya benar-benar memiliki plot yang bagus dan tidak membosankan. Aku membutukan waktu 1 minggu untuk menyelesaikan novel ini. Waktu tersebut menurutku terllau lama untuk menyelesaikan novel Rick Riordan yang biasanya membuat pembaca penasaran.
Latar dari novel tersebut kurang bisa aku bayangkan dengan baik karena aku sangat tidak mengenal Boston. Aku juga sulit untuk membayangkan dewa-dewi Nordik atau hal-hal tentang Viking. Untuk dewa-dewi Romawi aku cukup tau banyak karena kesanku terhadap mereka bagus dan di pelajaran sejarah saat SMA pun ada. Tetapi kesanku terhadap Viking adalah orang-orang kasar, berjenggot lebat, gemuk dan galak. Bahkan ketika dijelaskan bahwa Nordik adalah bangsa dari Thor, aku tetap sulit menerimanya. Karena secara pribadi aku kurang menyukai Thor. Saat membaca buku ini, aku sama sekali belum melakukan research tentang bangsa Nordik dan merasa buta, sehingga sangat sulit untuk menyelsaikan dan memahami ceritanya. Saranku sih sebelum membaca novel ini, mungkin bisa cari di google mengenai bangsa Nordik.
Overall ceritanya bagus. Aku kasih bintang 3.4 dari 5. Aku masih akan berpikir dua kali untuk membeli novel lanjutannya. Fyi, di Indonesia sudah keluar lho novel keduanya yang menceritakan tentang palu Thor yang hilang. Sepertinya aku lebih excited dengan novel The Hidden Oracle karya Rick Riordan. I’m surely will buy this book! Aku sudah spoiler sedikit untuk versi inggrisnya. Semoga segera dirilis versi indonesianya. Novel ini menceritakan tentang Apollo yang dihukum dan dibuang ke bumi. Dia akan hidup menjadi anak remaja yang lemah dan sangat berbeda dengan jati diri dewa-nya.
Untuk yang mau sharing atau kesukaan genre novelku, bisa cek di https://www.goodreads.com/user/show/30700394-nourma-reizky
Sama saja bagiku. Bapak, tanpamu semua hari sama saja bagiku. Tanpamu, 2017 tidak lebih indah dari 2016. Karena saat yang paling indah, berbeda dan membahagiakan adalah saat kau ada bersamaku.
Bapak, semakin hari aku semakin tua. Tapi itupun tak memberi perbedaan. Karena kematian tak melihat tua maupun muda. Bagiku semua sama saja. Sakitnya akan tetap ada. Sedihnya pun selalu mengiringiku.
Tapi Bapak, aku akan terus meminta kekuatan pada Allah SWT, agar aku bisa melewati hari-hari biasa ini.
Rasanya kita perlu bersyukur ketika bisa melakukan hal-hal baik. Sebab bisa saja itu menjadi inspirasi untuk orang lain untuk melakukan hal serupa, bahkan lebih. Jika seseorang sudah menjadikan kita semacam ladang inspirasi untuk melakukan sesuatu, sedikit kebaikan yang kita lakukan bisa menariknya untuk melakukan hal-hal baik serupa, bahkan lebih.
Atau bahkan ketika kita tidak berpikir apa-apa atas yang kita lakukan, orang tersebut bisa mencari sisi positif untuk meningkatkan kapasitas dirinya–melakukan hal baik seperti yang barangkali malah baru kita wacanakan, belum terlaksana.
Bukankah menyenangkan ketika tanpa kita tahu, kebaikan-kebaikan yang kita akan/telah lakukan karena kita merasa perlu melakukannya, justru menjadi sumber inspirasi buat orang lain untuk melakukan kebaikan-kebaikan versi mereka.
Kita memang tak perlu tahu siapa yang setuju dengan kebaikan-kebaikan yang akan/telah kita lakukan. Kita hanya perlu percaya bahwa setiap kebaikan akan menetaskan kebaikan-kebaikan lain.
Akhirnya KKN sudah di depan mata. Rasanyaaaa....campur aduk. Mungkin lebay. Padahal cuma dapet di Gunung Kidul. Tapi, Gunung Kidul yang jauh (banget).
Kenapa KKN di Gunung Kidul itu jadi hal terbaper? Pertama, harus menghabiskan waktu Ramadhan tanpa keluarga. Walaupun kalau Ramadhan di rumah juga akan baper, karena selalu inget Bapak setiap detiknya. Kedua, lebaran entah akan ketemu keluarga atau nggak. Ketiga, nanti pas pulang KKN, aku harus sadar dan menerima, bahwa lagi-lagi sudah tidak ada Bapak yang menyambut dan memeluk. Mungkin menjadi terbaper intinya karena jauh dari Ibu dan Kakak. Which is itu adalah hal yang sangat sulit untuk kondisi psikisku saat ini. Perasaan kehilangan Bapak, membuat aku ingin selalu bersama dengan Ibu, Kakak dan Keluarga. Berat sekali untuk berangkat KKN, karena sedang dalam keadaan menata hati.
Tapi, kudu dijalani. Karena katanya Nourma pengen cepet lulus, Nourma pengen membanggakan Bapak dan Nourma katanya mau berusaha dengan keras menjalani semua ujian demi Bapak dan Ibu.
Kalau kata Om, kita memang harus bersakit-sakit dahulu, untuk mendapatkan kemudahan di masa depan. Mungkin KKN merupakan batu loncatan untuk hidupku yang lebih baik nanti.
Walaupun pada awalnya, setiap hari pengen nangis kalau inget dapet plotting di Gunung Kidul. Akan jauh dari rumah Bapak dan Ibu, jauh dari sanak saudara. Usaha pindah tempat sudah dilakukan. setiap menit, setelah sholat, di jalan, saat ujian, hanya bisa berdoa “Ya Allah, semoga ada keajaiban untuk KKN hamba agar bisa berpindah di dekat Ibu”
Tapi ternyata Allah menunjukkan hal lain. Tetap di Gunung Kidul, yang artinya itu tempat terbaik untukku menurut Allah, bukan menurut LPPM (dari Allah melalui LPPM). Mungkin disana akan ada banyak pelajaran dan hal berharga untukku.
Kenapa sih masalah KKN aja dihubungkan dengan Allah? Lha, daun yang jatuh aja atas kehendak Allah, apalagi kita KKN dimana. Semua bisa terjadi atas seizin Allah. Setidaknya dnegan berpikir bahwa segala hal kehendak Allah, kita bisa lebih legowo dan ikhlas. Sejatinya Allah adalah Maha Tahu, dari hal kecil hingga hal yang tidak sampai di logika manusia biasa. Allah tahu segalanya yang terbaik untuk kita, sedangkan kita hanya tau apa yang kita inginkan. Yang terbaik menurut kita belum tentu terbaik menurut Allah. Lalu apa gunanya sesuatu terjadi jika tanpa ridho-Nya.
Semangat KKN semuaaa..semoga kesulitan untuk para mahasiswa pengusul, non pengusul, yang baru saja diplotting dapat terbayar. Terutama untuk anak-anak GK03 yang baru berkenalan 3 minggu yang lalu, dapat sukses melaksanakan KKN. Semangat! Pasti bisa! Selamat KKN juga teruntuk teman-teman Kanca Sak Lawase yang ada di ujung indonesia sana, yang ada di lereng gunung, di pinggir laut, di beda pulau,.. Semangat untuk anak-anak TI 2013 yang ber-KKN ria dimana-mana. Semoga ketemu lagi di Semester 7
Akhirnya sampai juga buku pesananku(seribu wajah ayah) dan mbakku(Tuhan Maha Romantis).. Katanya recommended. Semoga nagih,jadi next time beli yang lain. Thanks @azharologia
Walaupun Bapak tidak bisa bertemu kembali dengan Ramadhan, tapi semangat ibadah Bapak akan selalu bertemu dengan Ramadhan.Iya disini, di hati kami. :’)
Belum sempat aku membahagiakannya. Belum sempat aku mewujudkan cita-citanya. Belum sempat aku merawatnya. Belum sempat aku mengucapkan terimakasih padanya. Belum sempat aku meminta maaf padanya. Belum sempat aku berbuat apa-apa. Tapi, dia pergi, ketika segala hal belum sempat terjadi. Ketika mimpi dan cita belum sempat diraih.
Seandainya dia tetap tinggal...
Apakah aku akan meraih mimpi?
Apakah aku akan mengucap terimakasih?
Apakah aku akan mengucap maaf?
Apakah aku akan merawatnya?
Apakah aku akan membahagiakannya?
Aku tidak tahu. Karena aku tidak pernah membayangkannya pergi.
Apakah kamu tahu?
Apakah kamu pernah membayangkan dia pergi?
Bayangkan dan bayangkanlah...
Hingga sesak menusuk hatimu
Lalu lakukanlah sekuat tenagamu
Karena dia memberikan seluruh hidupnya untukmu
Jangan sampai yang bisa kamu lakukan, belum sempat kamu lakukan...
P.S. Terimakasih dan Maaf untuk Bapak. Maaf maaf dan maaf. Nourma mencintai Bapak. Selamanya, seperti Bapak mencintai Nourma. :’)
Biasanya yang pertama nerima itu Bapak. Dan beliau akan membahas ini like all day. Saat Bapak sakit,Bapak sempat bertanya ipk ku berapa.dan aku nggak bisa jawab karena memang belum tau. Saat mau bilang ipk ku berapa di Sabtu,19 Maret,ternyata rencana hanya sebatas rencana. Tapi sekarang, aku yakin Bapak tau. Bapak melihat. This is something that you always wait. I got it! I hope you watch it :D
For the first time bahagia idola pergi wamil.wkwk. Habisnya si Mr.Aiden ini keren banget pake seragam kepolisian korea. di sampingnya ada Changmin dengan potur tubuh yang paling tinggi pula. Daebak daebak. xD
Akhirnya menyelesaikan novel yang sudah ditargetkan sejak tahun lalu. Dan..yap lagi-lagi tentang Holland. Kalau membandingkan cara penyampaian gambaran Belanda dari novel ini dan Negeri Van Oranje, ada perbedaan tapi tidak terlalu signifikan. Holland menjelaskan hal-hal yang diselipkan pada peristiwa yang dialami si tokoh utama. Cara menjelaskannya pun rinci dalam bentuk narasi yang tidak pendek. Dan,di novel ini banyak hal-hal yang tidak mainstream tentang Belanda. Yang jarang kita dengar,seperti perayaan,kota-koya kecil, pemerintahan,dsb. Sedangkan Negeri Van Oranje menceritakan cara bertahan hidup mahasiswa Indonesia di negeri Belanda. Rinci dan informasinya tidak terlalu melebur dengan cerita. (Ada kolom khusus untuk tips,dsb) . So, kalau mau baca tentang Belanda, keduanya recommended, karena saling melengkapi. Novel ini berisi konflik keluarga dan romance. Bagus. Recommended buat yang suka Belanda, penyampaiannya bagus. Jangan harap kisah cintanya unik karena ya gitu aja. Like usual. tapi nggak nyesel beli dan baca. #Novel #holland #febasukmana #Belanda #Leiden #Friesland #bukune
Keseimbangan, bukan Ketimpangan. Mencapai, bukan Mencari
“Jika engkau banyak memikirkan apa yang tidak ada , maka engkau akan kehilangan apa yang ada”
Di karenakan engkau pindah dari menikmati apa yang ada dan terkuras pikiranmu memikirkan apa yang tiada.
Syukuri dan nikmatilah apa yang ada.
Ha! Kembali menulis di tumblr, setelah mendengar isu tumblr yang akan di blokir pemerintah Indonesia..wkwk. Nice Try, Bapak/Ibu Pemerintah. Mengingatkan saya untuk kembali menulis.
Di umur yang sudah berkepala dua, sudah semester 6, sudah ditanya mau skripsi kapan, sudah ditanya kerja praktik dimana dan sudah ditanya macam-macam yang akan terus bertambah seiring berjalannya waktu, aku menulis semua itu sebagai “Mission”. But, no mission accomplished.
Aku baru sadar, di titik ini, aku belum bisa menyebutkan apa dan menghitung berapa hal yang sudah kulakukan. Dalam hal ini yang ber-impact untuk orang lain di luar sana.
Aku terlalu sibuk memikirkan impian-impian, menatap iri pada teman-teman, tapi lupa untuk berbuat. Berbuat untuk diri sendiri dan untuk orang lain.
Keseimbangan... Seharusnya hidup itu seimbang dalam segala hal. Bahagia untuk diri sendiri, bahagia untuk orang lain. Berbuat untuk diri sendiri, bebruat untuk orang lain. Mengerjakan hal-hal di kampus, mengerjakan hal-hal di rumah. Berorganisasi dengan lingkungan, mengorganisasi diri. Belajar kuliah, Belajar Agama. Belajar Bahasa Asing, belajar bahasa Al-Qur’an. Membaca Novel, membaca Al-Qur’an. dsb...
Tapi, dari semua yang aku sebutkan itu, bukan keseimbangan malah ketimpangan yang muncul. Bukan ketenangan malah kegelisahan. Aku gelisah, mencari tujuan karena hidup yang tidak seimbang. Lalu munculah suatu pencarian-pencarian.
Nmaun, pencarian ternyata hanya pelarian. Pelarian dari hal-hal yang tidak bisa aku seimbangkan. Aku sibuk mencari, lupa mencapai. Banyak mencari, jarang mencapai.
Mencapai... Aku pertanyakan kembali dimana aku sampai, dan apa yang sudah aku capai. Aku terlalu berandai-andai, banyak angan, iri sana sini, lupa diri. Padahal Allah itu sudah memberi banyak. Sudah memberi segala nikmat yang mungkin orang lain tidak dapatkan. Tapi aku malah mencari apa yang tidak aku punya dan sibuk dengan itu, tanpa berhenti dan memutuskan bagaimana aku mencapainya.
So, this is just simple Self Reminder. Aku, kita, kamu harus bersyukur. Menyeimbangkan kehidupan. Mencari dan mencapai tujuan, tanpa lupa bahwa kita sudah punya modal besar, yaitu segala nikmat dari Allah SWT.
THE WAY TO SMILE @letsclickrefresh - Tumblr Blog | Tumgag