Cerita Cinta masa SMA Semua dimulai saat itu.. Ketika temanku Rachel meminta tukaran sepatu karena sepatu yang ia kenakan berwarna putih, bagi anggota osis sepatu hitam sudah menjadi wajib apa lagi saat seperti ini tahun ajaran baru mesti memberi contoh adik-adik kelas satu. "tukeran ya please". "tapi ukuran kaki kita kan beda Hel, aku tukeran sama temanku aja gimana? Itu sama Yanti kayaknya pas tu". Sahutku "gak mau, aku gak suka sepatuku dipakai orang lain. Aku maunya tukeran sama kamu, udah mana". "gak apa-apa deh kekecilan yang penting muat, aku cuma mau sepatuku dipaki kamu Sarah. Ya udah ya aku pergi dulu udah ditunggu sama yang lain". Ucapannya begitu selesai mengganti sepatu lalu pergi dengan cepat. "nanti aku ambil pas pulang sekolah". Sambungnya dari kejauhan yang masih dapat kulihat Aku duduk santai di depan kelas sembari menunggu guru masuk tiba-tiba Lastri menghampiriku, ia memintaku menemaninya membayar semesteran. Ku langkahkan kaki ini cukup pelan nampak begitu santai tak sadar aku memaki sepatu warna putih. "cih baru masuk udah telat, mau jadi apa nih anak". Gumamku dalam hati ketika melintas didepan barisan murid yang tengah mendapat hukuman. Ada satu anak laki-laki yang menyita perhatianku, ia berdiri paling ujung matanya sipit kulitnya putih, bibirnya merah muda yah.. Terlihat seperti baby. Ia terus menatapku dengan senyuman malu-malu namun aku engak merespon, seusai dari kantor administrasi aku kembali berjalan melewati lapangan lagi-lagi anak laki-laki itu memandangku namun yang ini berbeda tersirat rasa kesal dari wajahnya. Ah.. Aku baru menyadari dibalik ekspresi masamnya itu karena aku memakai sepatu putih tapi tidak dihukum, dengan cepat aku berlari menuju kelas sebelum pengawas datang memeriksa kelengkapanku. TBC.. hay readers salam kenal, ini cerita terbaruku mungkin ngebosenin dan terlalu monoton tapi aku harap kalian mau baca sampai akhir karena aku jamin cerita ini bakalan bagus. Terimakasih, jangan berhenti menulis sekalipun tak ada orang yang mau membacanya.















