Rasanya sudah lelah dengan proses basa basi perkenalan cinta.
seen from Argentina
seen from South Korea
seen from United States
seen from China
seen from France

seen from United States

seen from Chile

seen from Sweden
seen from China

seen from Australia

seen from Singapore
seen from United States
seen from Jordan
seen from United Kingdom

seen from Singapore

seen from Hong Kong SAR China

seen from United States
seen from China

seen from Singapore
seen from Singapore
Rasanya sudah lelah dengan proses basa basi perkenalan cinta.
Mawar di Langit Romansa
"Kamu sakit Fatimah?" tanya Faris khawatir sekilas melihat Fatimah yang terlihat pucat dan matanya seperti mentari yang kehilangan sinarnya. Redup, tak bergairah.
"Dan apabila aku sakit, Dialah (Allah) yang menyembuhkanku," batin Fatimah ketika melihat raut wajah khawatir Faris yang tergambar di wajah teduhnya dan berusaha dia palingkan.
"Aku baik dan sehat kok Ris, Eh maaf ya aku mau ke kantin,"
"Aku juga mau ke kan ...."
"Eh maksudku aku mau ke perpus, maaf ya aku duluan," ulang Fatimah mengubah haluan ketika dia tahu bahwa Faris memiliki tujuan yang sama dengannya. Entah mengapa untuk saat ini tidak bertemu Faris adalah tujuannya kedua dalam daftar diary menuju kelulusan.
Rasanya Fatimah ingin sekali menanggalkan apa yang sedang menggantung dan tinggal di hati dan pikirannya, sesuatu yang harus dia ikhlaskan, hal yang harus dia lemahkan rasanya.
Rasa untuk terus kagum dengan Faris yang diyakininya telah membuahkah hasil yaitu "Cinta".
"Ya Allah jika ini sulit, maka kuatkanlah aku melaluinya. Jika ini bakal menyakitkan, maka tegarkan dalam aku membawa laranya," batin Fatimah berbalik arah meninggalkan Faris.
Faris pun mematung menatap punggung wanita yang dia yakin sedang tidak baik-baik saja.
Aku yang mengatakan ingin menjauh
Kau yang mengijinkan ku tuk menjauh
Namun ternyata aku kalah
Kalah dengan diri sendiri
Dan tak jarang masa itu kembali lagi
Setiap kali kau panggil namaku sesingkat apapun, saat itulah aku mendengar sebuah nyanyian indah yang mengalun membiusku telak
DiarySamantha
Mencoba sedingin kamu tapi ku tak bisa
Cerita Cinta masa SMA Semua dimulai saat itu.. Ketika temanku Rachel meminta tukaran sepatu karena sepatu yang ia kenakan berwarna putih, bagi anggota osis sepatu hitam sudah menjadi wajib apa lagi saat seperti ini tahun ajaran baru mesti memberi contoh adik-adik kelas satu. "tukeran ya please". "tapi ukuran kaki kita kan beda Hel, aku tukeran sama temanku aja gimana? Itu sama Yanti kayaknya pas tu". Sahutku "gak mau, aku gak suka sepatuku dipakai orang lain. Aku maunya tukeran sama kamu, udah mana". "gak apa-apa deh kekecilan yang penting muat, aku cuma mau sepatuku dipaki kamu Sarah. Ya udah ya aku pergi dulu udah ditunggu sama yang lain". Ucapannya begitu selesai mengganti sepatu lalu pergi dengan cepat. "nanti aku ambil pas pulang sekolah". Sambungnya dari kejauhan yang masih dapat kulihat Aku duduk santai di depan kelas sembari menunggu guru masuk tiba-tiba Lastri menghampiriku, ia memintaku menemaninya membayar semesteran. Ku langkahkan kaki ini cukup pelan nampak begitu santai tak sadar aku memaki sepatu warna putih. "cih baru masuk udah telat, mau jadi apa nih anak". Gumamku dalam hati ketika melintas didepan barisan murid yang tengah mendapat hukuman. Ada satu anak laki-laki yang menyita perhatianku, ia berdiri paling ujung matanya sipit kulitnya putih, bibirnya merah muda yah.. Terlihat seperti baby. Ia terus menatapku dengan senyuman malu-malu namun aku engak merespon, seusai dari kantor administrasi aku kembali berjalan melewati lapangan lagi-lagi anak laki-laki itu memandangku namun yang ini berbeda tersirat rasa kesal dari wajahnya. Ah.. Aku baru menyadari dibalik ekspresi masamnya itu karena aku memakai sepatu putih tapi tidak dihukum, dengan cepat aku berlari menuju kelas sebelum pengawas datang memeriksa kelengkapanku. TBC.. hay readers salam kenal, ini cerita terbaruku mungkin ngebosenin dan terlalu monoton tapi aku harap kalian mau baca sampai akhir karena aku jamin cerita ini bakalan bagus. Terimakasih, jangan berhenti menulis sekalipun tak ada orang yang mau membacanya.
Cinta Monyet
Sepasang remaja yang sedang menggebu-gebu menikmati rasa Melambung melayang hanya karena sebuah senyuman Bagaikan putri dan pangeran kerajaan yang berbahagia tentang menerima secuil perhatian Mereka bahkan rela menerobos badai hanya untuk saling bertemu Ahh.. Mereka mengurai kisah seistimewa itu di mata mereka Sesaat setelah saling menggenggam, waktu serasa berhenti Agar tak ada jeda melepas genggaman Ketika bergantian memberikan pundak untuk menghapus lelah Mereka berharap dunia diam agar tak ada teguran untuk terus saling bersandar Jatuh cinta perasaan luar biasa Selalu ingin menyapa Selalu ingin bersama Selalu ingin berjalan beriringan Dan selalu menginginkan semua tentang kisah bersama Jatuh cinta sedemikian rupa Bersedia membahagiakan, memberi, merelakan bahkan mengorbankan Cinta segila itu Tak ada ruang untuk melupa satu sama lain Tak pernah tersirat tentang akan ada resiko bercinta Yakni salah satu menebar luka atau bahkan saling melukai Mereka tak menghiraukan apapun ketika dimabuk asmara Sepasang kekasih yang tengah menikmati cinta monyetnya Cinta yang tak mengandung luka Cinta yang berisi tentang indah dunia
Cinta yang tak berpikir tentang esok namun hanya tentang detik ini Sepasang remaja yang hanya tahu hatinya berbunga Tak mempedulikan kisah lainnya, apalagi tentang bagaimana dan akan kemana Cinta monyet memang selucu itu
--DJ
Aku, Kamu, dan Dia - 3. Karina (on Wattpad) http://my.w.tt/UiNb/wJIiZudJvE "Iya, Aku memang agak gila-gila dikit tapi aku sayang padamu kok !, ga percaya ?, ga pa pa kan bukan jualan, tapi cius aku mencintaimu !" "Coba ijin Mamah dan Papahmu aku akan menikahimu pasti mereka sekeju eh maksudku setuju, ga percaya ? coba bilang deh !" "Klo Aku menyayangimu aku ga pernah bisa ngomong tapi aku akan memberikan sesuatu padamu, karena aku ikhlas mencintaimu !" ""Coba deh berdoa akupun berdoa !" "Klo Akunya ga mencintaimu dengan ikhlas dan kita ga sehati mana bisa sampai semua yang aku berikan padamu, toh kamu memahaminya kan ? dan kamu berhasil sejak pertama aku mengenalmu !" "Ga ada yang kebetulan klo sudah terjadi lebih dari sekali karena akulah yang memahamimu tapi klo kamunya ga percaya ga pa pa. Coba deh, cowok lain bisa ga melakukan dan memberikan apa yang telah kuberikan padamu !" "Coba rasakan apakah sama ?" "Kamu pasti ga bisa lupain aku karena aku ganteng, baik, dan apa adanya bukan ada apanya kepadamu. Awal yang baik akan berakhir dengan baik coba deh bilang mamah papahmu ?" "Pah, Mah, ada orang aneh bin ajaib suka apdaku tapi agak error gitu... tapi aku suka padanya ?" "Pasti orang tuamu bilang, ga pa pa kalau dia error, papah kenal dia. Orangnya baik papah dan mamah suka ko sama dia !" "Coba deh !" Itu semua kutipan percakapan antara aku dan Karina. Bagian paling greget dan mendebarkan. terlihat saja aku seperti sok kuat di atas padahal celalu kangeeennn !