Sweet Seals For You, Always
$LAYYYTER
todays bird
Sade Olutola

Kaledo Art

roma★

tannertan36

No title available
Stranger Things

oozey mess
noise dept.
Misplaced Lens Cap

Love Begins
Cosmic Funnies
One Nice Bug Per Day
Peter Solarz

Origami Around
Alisa U Zemlji Chuda
No title available

祝日 / Permanent Vacation
seen from Türkiye

seen from United Kingdom

seen from Australia

seen from T1

seen from Singapore
seen from Germany

seen from Australia
seen from Netherlands
seen from United States
seen from Argentina
seen from United States
seen from United States
seen from Portugal

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Italy
seen from Portugal
seen from Peru
seen from Spain

seen from Malaysia
@madienk
menyakitkan
aku terinjak paku
paku yang sama, menginjakku seperti kemarin
kenapa aku tidak menyingkirkan nya?
padahal itu menyakitkan
My resolution last year was to do one thing before bed that would make my morning feel easier, and that’s become a daily habit that I’m carrying into this new year.
Some nights even filling up the kettle and setting an empty mug out for my morning tea felt hard. But I was always thankful for it in the morning.
Other nights, one thing would lead to another, and I’d wake up in a clean house with everything ready to go.
And, on a rare few nights, the one thing that I could do to make my morning easier was going straight to bed and allowing myself to rest.
What stayed the same each day is that I would take a moment to think of what I could do for my future self and do it, even after a hard day. And I would wake up knowing that I had done my best and any effort—no matter how small—was a kindness to myself.
Betapa sering kuucap "andai" dengan suara yang patah, "andai" yang menggema di lorong jiwa resah.
before acting normal and still laughing around, i cried a bit in the toilet
Setidaknya beritahu dulu, agar aku tahu. Setidaknya, jika kehadiranku masih berarti, aku ingin merasakannya.
Pekalongan, 23 Agustus 2025
"Padahal aku cuma pengin banggain orang-tua," saat seseorang ini mendapati kegagalan. Sadarkah kamu? Orangtua tidak pernah butuh prestasi-prestasi kita di dunia yang fana ini. Memang, itu akan membuat orangtua senang dan bangga.
Namun, itu cuma kebutuhan sekunder. Atau, mungkin tidak sama sekali.
Orangtua lebih butuh seorang anak;
yang mendengar,
yang menolong,
yang berbakti.
Sesederhana itu, jika kamu ingin orangtuamu bahagia.
Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa - Buku oleh Alvi Syahrin
Ketika aku berdiri di depan cermin, pandanganku hanya tertuju pada diriku sendiri. Menampilkan bayanganku, menyisakan hanya aku dan diriku sendiri. Cermin mengajarkanku satu hal sederhana, yaitu ada waktu di mana aku tak perlu menoleh ke luar, melainkan cukup menatap ke dalam.
Pekalongan, 20 Agustus 2025
Mungkin… masih ada sedikit harapan. Mungkin aku masih bisa mencoba lagi. Bertahan, setidaknya untuk esok hari, untuk lusa, atau untuk masa yang akan datang. Yang bentuknya pun belum mampu kubayangkan.
"Bukan Sekadar Waktu"
Ini perjanjian rahasia antara matahari dan bayangan yang setia menunggu jatuhnya senja.
Jangan kau jadi angin yang hanya melintas, sementara aku akar yang menunggu pelukan tanah.
Pekalongan, 3 Juni 2025
Maafkan semua yang terlambat dan yang tak sempat kuucapkan.
Maafkan aku, Ibu.
Pekalongan, 9 Mei 2025
Jam dinding di ruang tamu akan tetap berdetak, seolah tak ada yang hilang dari dunia ini. Suara langkah kaki di jalanan akan tetap terdengar, tanpa peduli bahwa aku tak lagi ada di sana.
Segalanya berjalan seperti biasa, seakan dunia ini tak berubah hanya karena kehilangan satu jiwa. Namun, meskipun semua hal ini terus terjadi, ada satu hal yang tak akan pernah bisa kembali.
Ya, dampak dari keputusan ini terhadap orang-orang yang aku cintai.
Pekalongan, 23 April 2025
ketika manusia terlena dengan nikmat dunia, kadang beberapa dari mereka lupa jika waktu yang mereka miliki bisa berhenti kapan saja.
Hari ini,
bukan soal sempurna atau tidaknya langkah,
tapi tentang hati yang menghangat,
karena tahu, aku tidak sendiri,
dan aku dicintai.
Pekalongan, 20 April 2025
Cinta tak lahir dalam sekejap,
ia tumbuh,
dari tatap yang lama,
dari bicara sederhana,
hingga menjadi alasan,
kenapa esok tak lagi sendiri.
Pekalongan, 19 April 2025
Ya, manusia itu berpotensi mengecewakan. Bukan berarti mereka bukan orang baik, tapi karena mereka manusia.