
titsay
Not today Justin
occasionally subtle
KIROKAZE
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
cherry valley forever

Product Placement

JBB: An Artblog!
macklin celebrini has autism
dirt enthusiast
noise dept.

Andulka
Monterey Bay Aquarium
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Game of Thrones Daily
h
Peter Solarz
DEAR READER
art blog(derogatory)
RMH

seen from Türkiye

seen from Malaysia

seen from United States
seen from Nicaragua

seen from Malaysia
seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from Singapore

seen from Iraq
seen from Iraq
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Vietnam

seen from Poland

seen from Portugal
@nasrulisme
Menjadi sebaik-baiknya manusia itu sulit. - Bagian ke 1
Sebaik-baiknya manusia itu adalah yang paling bermanfaat, saya pun ingin menjadi manusia yang baik, berguna bagi orang lain dan lingkungan sekitar saya, mengamalkan ilmu yang saya miliki, kemampuan yang saya kuasai, menghibahkan waktu, tenaga dan pikiran saya baik untuk kepentingan profit maupun non-profit, tapi terkadang niat baik kita untuk memberi bantuan dengan ikhlas dan tulus itu tak selalu mulus, ada banyak kejadian yang menyadarkan saya bahwa menjadi manusia yang bermanfaat itu sulit dan banyak rintangannya.
Saya pernah diajak untuk menjadi salah satu panitia sebuah event komunitas hobi di Garut, dan seperti biasanya sesuai kemampuan yang saya kuasai saya ditunjuk sebagai tukang desain untuk membantu merancang logo event, poster, dan materi promosi lainnya, awalnya saya senang karena sudah dipercaya untuk ikut terlibat langsung dalam event tersebut, terlebih saya juga ingin aktif berkegiatan di komunitas tersebut untuk mendukung hobi baru saya.
Saya pun memulai tugas saya dengan merancang logo event, meskipun pekerjaan yang saya lakukan tidak dibayar tapi saya mengerjakannya dengan serius dan profesional, dalam proses kreatifnya saya selalu melibatkan para ‘sesepuh’ komunitas untuk meminta saran dan masukan, beberapa saran selalu saya terima dan segera saya lakukan revisi dan penyesuaian, tapi untuk beberapa masukan yang menyalahi prinsip-prinsip desain atau cenderung ‘mengatur’ selalu saya tolak baik-baik meskipun sikap saya tersebut sepertinya dianggap kurang ajar.
Saya memaklumi bahwa tidak semua orang memahami desain grafis, tapi sayangnya tak semua orang juga mau menyerahkan suatu pekerjaan yang tidak ia kuasai kepada ahlinya, dalam hal ini, keberadaan saya sebagai seorang desainer grafis yang ditunjuk sebagai orang yang bertanggung jawab dalam promosi dan publikasi event malah tidak diberi kesempatan untuk meralisasikan ide-idenya, seringkali pekerjaan saya dicampuri dan dilangkahi perannya dalam sebuah kepanitiaan, contohnya sewaktu saya sedang membuat video teaser event, walaupun durasinya hanya satu menit tapi tetap saja membutuhkan waktu yang banyak biar hasilnya maksimal, tapi karena si ketua pelaksana event sudah tidak sabar dia malah membuat video teaser sendiri yang super ‘butut’ gak jelas yang bikin saya pingin muntah!
Kejadian lainnya yang membuat saya kesal adalah perkara soal siapa yang mengelola akun instagram event, saya mengajukan diri untuk menjadi admin sekaligus pembuat konten agar tampilan feed instagram terlihat menarik, tapi si ketua pelaksana lagi-lagi tidak sependapat, admin instagram harus dikelola bersama, siapa saja boleh memposting apapun di akun tersebut, dan beberapa saat kemudian si ketua pelaksana yang menyebalkan itu memposting logo event yang saya buat DENGAN MENGGUNAKAN FILTER WARNA! IYA, FILTER INSTAGRAM YANG MEMBUAT WARNA LOGO EVENT JADI BERBEDA, WHYYYYYYY??? itu sama saja dengan merusak karya saya, karena logo tersebut tidak diperlakukan sebagaimana semestinya, itulah pentingnya kenapa urusan konten di instagram itu biar saya saja yang urus.
Pada akhirnya karena saya sudah sangat lelah dengan situasi yang tidak sehat di komunitas tersebut saya memilih untuk mundur saja demi menjaga kesehatan jiwa dan ketentraman hidup, yang awalnya ingin berkontribusi untuk komunitas dan menjadi manusia bermanfaat malah dimanfaatin dan seolah-olah tidak dihargai sama sekali.
Rindu mengolah fisik
Di masa ‘keemasaan’ saya sewaktu masih ngampus dan masih single, aktivitas olahraga menjadi rutinitas harian yang tak pernah terlewat, bangun tidur langsung tancap gas lari pagi di SOR Kerkof atau di Alun-alun Garut, ditemani ‘playlist’ di ipod dan suasana pagi hari yang sejuk saya berlari sampai bermandikan keringat, sorenya ikut jadwal latihan bela diri tarung derajat, seminggu dua kali di Kampus Uniga dan di Gedung KNPI, malam rabu biasanya jadwal renang ke Tirtagangga, malam jumat dan malam-malam lainnya biasanya diisi dengan latihan Futsal atau badminton, hari jumat dan minggu selalu menyempatkan diri untuk bersepeda, ‘jarambah’ ke Cibeureum, Godog atau ke daerah lainnya di Garut.
Menyenangkan sekali bisa rutin berolahraga pada masa itu, badan rasanya fit dan bergairah terus, masa ‘keemasan’ yang saya ceritakan di awal sekitar 10 tahun yang lalu, usia saya saat ini sudah 33 tahun dan ingin rasanya seperti dulu, masa dimana saya rutin mengolah fisik atau melakukan banyak aktivitas selain olahraga seperti naik gunung atau menonton gigs band favorit di luar kota, berbanding terbalik dengan kondisi saya 10 tahun yang lalu, sekarang saya malah sering malas-malasan, pola makan dan tidurpun tidak teratur, sudah ada keinginan besar untuk berolahraga tiap hari tapi masih merasa susah untuk memulainya, aktivitas yang sering saya lakukan sekarang malah membuat kondisi tubuh menurun, selepas sibuk bekerja dari pagi sampai sore kegiatan saya hanya bermain game, nonton film, dan bermain bersama anak di rumah.
Motivasi saya dulu rajin berolahraga adalah untuk menyibukan diri, karena saya belum punya pasangan daripada galau dan murung mending melakukan kegiatan positif, sendirian pun gak masalah, berharapnya sewaktu berolahraga ketemu jodoh yang sama-sama suka olahraga, tapi gak ada, sekalinya ada perempuan yang sama-sama suka olahraga ternyata bukan jodohnya, alhamdulillah sekarang saya sudah punya pasangan bahkan sudah punya anak, tapi motivasi olahraganya malah hilang, temen-temen yang dulu sering olahraga bareng juga kebanyakan sibuk dengan kehidupan masing-masing, semoga saja besok dapet motivasi lagi untuk kembali berolahraga karena saya sudah sangat rindu mengolah fisik sebelum usia makin tua dan tubuh ini makin lemah tak berdaya.
Hello Tumblr! Long time no see!
Lettering by @goshawaf
Follow us on Instagram: @betype
Don’t waste your time… :D
Lettering by @davihero
Follow us on Instagram: @betype
www.behance.net/pedroalmeida
Good Vibes Only Wall Sticker
"Kembali kepada Al-Qur'an dan Hadis"
Jargon "kembali kepada Al-Quran dan Hadis" adalah hal yang mulia, tapi bisa menjadi masalah bila dipraktikan sebagai "kembali ke terjemahan Al-Qur'an dan hadis" karena seringkali kita dapati mereka yang gemar menyalah-nyalahkan pendapat orang lain hanya berdasarkan terjemahan Al-Qur'an dan hadis.
Memahami Al-Qur’an dan hadis tidak cukup hanya lewat teks, tapi juga harus memahami konteks Asbabun Nuzul suatu ayat, karena Al-Qur’an itu bergelimang makna, meskipun sudah ada beribu-ribu kitab tafsir untuk membedah khazanah Illahi hanya Allah Swt. yang tahu makna paling hakiki dari Al-Qur’an.
Memahami Al-Qur’an dan hadis juga harus melalui perantara Ulama, bagaimana seorang manusia yang lemah dan hina seperti kita dapat memahami sebuah ayat yang pada dasarnya merupakan “bahasa” Allah? apa yang digelorakan oleh gerakan salafi yang menyebarkan semangat persamaan bahwa siapapun bisa memahami Al-Qur’an dan hadis hanya akan membuat kita terjebak pada teks jika tidak dibarengi kualifikasi keilmuan yang cukup dan bimbingan Ulama.
Ayat Al-Qur’an yang terlihat sudah jelas bagi orang awam memiliki makna dan penafsiran yang berbeda-beda bahkan diantara para Imam Mazhab sekalipun, begitu juga dengan sebuah hadis, tidak semua hadis sahih bisa langsung berlaku, bisa jadi dalam pandangan ahli fiqh sudah di-mansukh oleh Hadis lainnya, sebuah hadis juga bisa dikatakan shahih apabila diriwayatkan oleh perawi yang adil, dan syarat-syarat perawi dinyatakan adil pun para ulama berbeda pendapat soal ini, konsekuensinya, ada satu hadis dinyatakan sahih oleh satu ulama, tetapi dinyatakan daif oleh ulama lain.
Disitulah kita harus berhati-hati dan menahan diri untuk berkomentar apalagi sampai lancang mencaci maki orang lain menggunakan sebuah ayat Al-Qur’an atau hadis jika kita tidak memiliki ilmunya.
*sebagian inti sari dari buku yang saya baca ; Tafsir Al-Qur'an di medsos yang ditulis Prof. H. Nadirsyah Hosen, PH.D.
Selamat Harlah NU ke-92, 31 Januari 1926 - 31 Januari 2018.
Sebagai sebuah organisasi Islam yang lahir di bumi pertiwi, Nahdlatul Ulama merupakan anugrah Allah Swt. untuk Indonesia, kontribusinya terhadap kemerdekaan sangatlah besar dan konsisten menjaga kedamaian dan persatuan seluruh ummat di Indonesia, karena dalam perjalanannya selama ini NU selalu menyelaraskan hubungan antara keislaman, kebangsaan dan kemanusiaan sehingga tidak terjadi benturan.
Saya merasa bangga di besarkan di lingkungan NU yang menjadi mayoritas Ummat Islam yang menganut ajaran Ahlussunah wal Jama’ah di dunia, NU selalu konsisten menjaga tradisi dan amaliah Ulama terdahulu yang sanadnya sampai kepada Rasulullah SAW, selain itu, NU memiliki konsep pendidikan Islam yang mengedepankan Adab Menerapkan ajaran Islam yang Rahmatan lil ‘alamin sehingga tidak ada lulusan pesantren NU yang menjadi Teroris.
Saya tidak fanatik NU, tapi saya butuh NU yang selalu mengingatkan saya untuk bersikap tengah-tengah (at-tawassuth) tidak kekiri-kirian ataupun esktrem kanan, mengajarkan saya untuk bersikap seimbang (at-tawazun) dalam segala hal dan bersikap tolerasi (tasamuh) dengan menghargai setiap perbedaan serta menghormati orang yang memiliki prinsip hidup yang tidak sama, oleh sebab itu NU tidak mudah untuk menyesat-nyesatkan atau mengkafir-kafirkan kelompok atau ajaran yang lain yang berbeda pandangan, ukhuwah NU tidak sebatas persaudaraan sesama umat Islam, tapi juga dalam ikatan kebangsaan dan sesama umat manusia.
Sampai kapanpun NU akan menunjukan kecintaannya kepada tanah air. Sebab NU berkeyakinan di dalam tanah air yang damai, kita bisa membangun peradaban dan beragama dengan tenang, meski saat ini NU mendapat banyak serangan dari segelintir orang atau kelompok yang bersebrangan dengan NU hal tersebut bukannya melemahkan NU justru membuat eksistensi NU semakin kokoh, terutama dari kelompok radikal yang ngotot ingin mendirikan negara Islam di Indonesia dan kelompok yang ingin memurnikan kembali ajaran Islam sehingga memvonis ajaran dan amalan NU sesat dan bid’ah seolah-olah hanya mereka saja yang akan masuk ke surga.
Sekali-kali posting porto folio desain buat promosi, logo ini saya rancang untuk perusahaan atc dari Amerika Serikat. 😀 Kalo kamu butuh logo untuk keperluan usaha, website atau pribadi silahkan hubungi saya. 👌 – View on Path.
Mountain & Jungle Course 2015 sudah resmi berakhir, Tapi semangat untuk berlatih akan terus mengalir, Sakit yang didapat selama kegiatan hanyalah sementara, Ilmu yang telah diserap akan membekas selamanya. Gunung Pulosari, Banten. Pelatihan selanjutnya semoga bisa ikut pelatihan dasar wanadri, aamiin with Zihan, Ilham, and Fajrin – View on Path.
Belajar bersama 71 orang lainnya dari berbagai pelosok negeri untuk lebih akrab dengan alam. Eiger Mountain and Jungle Course 2015, Gn. Pulosari, Serang, Banten. with Ilham and Fajrin – View on Path.
Jarang-jarang Garut kedatangan band indie keren, perlu dibantu nih promosinya, biar ramai dan banyak yang tau sama Bara Suara. – View on Path.
Bukit Teletubies di Gunung Prau yang berwarna cokelat karena musim kemarau, setelah kembali hijau mesti kesana lagi. . . . . #Gunung #Prau #mountain #dieng #wonosobo #jawatengah #wisata #indonesia #adventure #peaceful #holiday #photography #instapics #nature #wildlife #awesome #centraljava #travel #backpacker #travelling #trekking #georgeous #instasky #instasunda #instalike #journesia #thebeautyofindonesia #paradise (di Bukit Teletubies Gn.prau Dieng)