SPN day 3 (Part 2)
Berikut adalah sesi tanya-jawab topik Manajemen Keuangan Rumah Tangga:
1. Masalah ekonomi sebaiknya dibahas kapan?
Sebelum menikah. Jenis pertanyaan yang diajukan:
1. Berapa seluruh penghasilan
2. Berapa beban setiap bulannya? (memberi ke orangtua, hutang, dll)
Keterbukaan pendapatan dan pengeluaran itu penting untuk dibahas sebelum menikah.
2. Berapa minimum penghasilan untuk sistem 10-20-30-40?
Rumus ini maksimum digunakan untuk 4x UMR. Jika sudah 4x UMR, tidak usah diatur. Orang kaya tidak perlu mengatur uangnya, mau seberapa pun pengeluarannya, uangnya tetap banyak. Justru yang pas-pasan yang perlu diatur. Yang memiliki resiko tertinggi adalah yang penghasilannya kecil.
3. Idealnya dana darurat disimpan dalam bentuk apa?
Emas. Karena uang/tabungan ada inflasi. Emas tidak terpengaruh inflasi.
Beda mahzab dengan Jouska ya. Silahkan dipilih yang sesuai..
4. Investasi saham, emas, reksadana? Mana yang memiliki Return of Investment tertinggi?
Hasil disertasi dari Dosen saya menyatakan bahwa return tertinggi adalah ilmu karena ia bisa digunakan/dijual berkali-kali. Misal, saya menjadi narasumber dimana-mana, saya menjual ilmu saya berkali-kali, dengan ilmu yang sama, pendapatan yang berbeda dari setiap event.
Resiko investasi terendah juga ilmu. Jika pindah domisili atau pindah perusahaan, ilmu tetap akan dibawa.
Insight yang ku suka. Ya, ilmu, return tertinggi dan risk terendah sebagai suatu investasi.
5. Investasi dengan return tertinggi untuk saya sebagai pegawai/praktisi? bukan akademisi seperti bapak.
Jika saya sebagai praktisi, saya pilih bisnis. Saya investasi pada bisnis teman-teman saya. Return lebih tinggi, namun resikonya besar.
6. Oiya, saya kurang setuju dengan pendapat bapak soal “orang kaya tidak perlu mengatur uangnya”. Semua kalangan perlu mengatur uangnya, kalo gak diatur, se-kaya apapun ya habis juga.
Saya jelaskan dulu ya, jadi, bagaimana saya menjawab pertanyaan diatas, yaitu dengan saya memberi harapan agar sesuatu itu dikejar. Misalnya, “makin besar penghasilan, gak usah mikirin persentase.” Padahal, jika sudah biasa mengatur keuangan dari berpenghasilan kecil, ketika semakin besar penghasilan, sudah terbiasa untuk mengatur keuangan tersebut.
Ini statement yang menarik. Logikanya bener. Kalo udah biasa ngatur keuangan, pas dikasih penghasilan yang besar, udah AUTO ngatur sendiri.
7. Bagaimana mengatur keuangan saat kondisi sekarang (darurat)?
Bukan mengatur, tapi memakai dana darurat 20%. Jika belum ada dana darurat, pakai se-minimal mungkin, yang penting survive.
8. Bagaimana caranya agar millenial dapat memiliki properti tanpa cicilan sesegera mungkin? Jika menabung emas, mungkin 10 tahun.
Case saya sendiri, jika cash harganya 500jt, KPR menjadi 1M. Lalu, saya menghitung beli tanah, material, tukangnya. Ternyata, yang mahal adalah KPRnya. Jelas, Developer nyari profit. Tenaga Agensi nyari profit. Lalu bank nyari profit. Sehingga profit bisa 100%.
Setelah dihitung, jika bangun sendiri, hanya habis 150jt. Bukan nyicil uang, tapi nyicil ngerjainnya. Beli tanahnya dulu, lalu beli bahan bangunannya, nyicil bangun pondasinya. Pas rumahnya jadi (sisa finishing), saya ngerjain sendiri.
Saluuutt sama bapaknya…..
9. Jika saya ingin hidup di lingkungan yang islami, untuk anak saya nanti. Apakah itu merupakan keinginan atau kebutuhan? Pilihannya adalah, KPR harga tinggi dengan lingkungan islami, atau beli rumah di lokasi lain yang lingkungannya belum islami.
Jika KPR harganya tinggi, maka kenapa akang enggak masuk ke lingkungan yang biasa? Kenapa akang enggak meng-islami kan lingkungan baru tersebut? Bukannya lebih banyak manfaatnya ya ketika kita mengubah lingkungan sekitar?
Ini statement yang lucu sih, sekaligus HM YA PILIHAN YANG SULIT buat si akang yang nanya, hahaha, Lalu si akangnya jawab “Iya kalau saya kuat ya kang” dengan ragu-ragu. Iya, kuat mengubah lingkungan menjadi lebih islami.
10. Saya desainer grafis, hidup sendiri, kerja di depan laptop, apa mesin cuci menjadi kebutuhan atau keinginan?
Jika saat bekerja, sebagian waktu anda dipakai untuk mencuci, maka ada waktu yang hilang untuk produktif menghasilkan uang sehingga mesin cuci dibutuhkan agar produktifitas tetap jalan.
19 Mei 2020







