Sheikh Khalied Al Rashid: Women With Souls Of Men. نساء بأرواح رجال
لآ اِلَهَ اِلّا اللّهُ مُحَمَّدٌ رَسُوُل اللّهِ
Three Goblin Art
Sade Olutola
AnasAbdin
hello vonnie
styofa doing anything
todays bird
No title available
trying on a metaphor
RMH
he wasn't even looking at me and he found me

roma★

oozey mess

Product Placement
No title available
Peter Solarz
art blog(derogatory)

Discoholic 🪩
Xuebing Du

No title available
we're not kids anymore.
seen from Thailand

seen from United States
seen from Saudi Arabia
seen from United States

seen from Malaysia
seen from France

seen from Japan

seen from India
seen from Saudi Arabia

seen from Syria
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from Azerbaijan

seen from Azerbaijan

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
@nurulintanhusna
Sheikh Khalied Al Rashid: Women With Souls Of Men. نساء بأرواح رجال
لآ اِلَهَ اِلّا اللّهُ مُحَمَّدٌ رَسُوُل اللّهِ
Ada makna berserah pada-Nya yang mesti kubenahi. Berserah bukanlah menyerah. Berserah ertinya sedar dan mengakui, bahawa diri ini begitu banyak kekurangan, terbatas dalam segala upaya dan tiada memiliki kekuatan kecuali Dia yang menguatkan.
Berserah ertinya kembali pada-Nya sebelum takdir dan waktu mengembalikan diri ini kepada-Nya melalui kematian.
Hidup ini, dengan segala dinamik dan perjalanannya akan selalu membuat; bejana jiwa keruh, kaki tersesat melangkah, mata terpukau dengan yang fana dan hati terluka kerana menginginkan yang tak semestinya.
Namun disisi lain, hidup ini adalah hamparan ladang luas untuk menanam banyak kebaikan, manfaat dan amal salih untuk dibawa pulang. Seperti dua sisi mata pedang yang tajam dan tidak, satu sisi dapat membunuh dan sisi yang lain dapat menyelamatkan diri agar tidak terluka. Semua tergantung dari cara bagaimana memegang pedangnya, bukan?
Berserah adalah titik terendah diri; ego padam dan hasrat terbungkam, yang menyala di tengah kekalutan diri adalah cahaya iman - yang akan menuntun jiwa kembali kepada jalur kebenaran. Iman akan menuntun diri bermuhasabah lagi, perihal dosa-dosa dan perasaan jumawa atas segala rancangan hidup yang terlalu kita genggam erat dan banggakan
Allah azza wajalla selalu tahu yang terbaik, sedangkan kita sebagai hamba, tidak pernah tahu itu tanpa dituntun dan petunjuk-Nya
Ego kita, sukar sekali mengalah. Hasrat kita, sukar sekali di sudutkan untuk merasa bersalah.
Semoga Dia selalu menegur diri ini jika keliru, menuntun diri ini jika tersesat dan menolong diri ini dari segala keburukan yang tidak pernah diri ini ketahui. Semoga diri ini selalu sedar diri bahawa kerana-Nya diri ini ada dan kepada-Nya pula diri pasti ini akan kembali.
Dan suatu kejayaan orang mukmin ialah Tawhid.
Cukupkan Allah dalam hati dan ia sudah memadai
INGIN MENJADI LAYAK DIPERJUANGKAN
Selama ini, kita seringkali menetapkan kesempurnaan orang lain dengan standard yang tak masuk akal. Tapi seakan lupa, untuk menjadi sosok yang layak menerima semua ketulusan itu.
NurulIntanHusna, aku mengajak dirimu mari mengistirahatkan segenap ilusi, dan berusaha melayakkan diri
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Please kindly listen to this recitation. It only takes 3 minutes. The brother who is reciting recently died at the tender age of 25 years اِنَّا للهِ وَ اِنِّا اِلَيْهِ رَاجِعُون His mum is requesting everyone to forward this around as sadaqah jariyah for him.
May Allah forgive and accept him and grant him Jannatul Firdaws - Ameen
i want to vigorously grab myself by the shoulders and tell myself that i need to be patient
Tidak Semua
Tidak semua wanita yang mengejar pendidikan tinggi itu, ambisius. Ada banyak dari mereka yang hanya senang menuntut ilmu secara formal. Duduk di bangku kuliah, berhadapan dengan dosen, melakukan penelitian, membuat karya tulis dan semacamnya. Bejana jiwanya terasa full saat ia melewati fase demi fase itu.
Tidak semua wanita yang berdedikasi tinggi dalam karir itu, feminis. Ada banyak dari mereka yang hanya senang berkarya melalui pekerjaan yang ia lakukan. Menerima tantangan, mengerjakan proyek, bersosialisasi dengan banyak orang, presentasi ini dan itu. Bahagia saat ia melihat ada banyak orang yang terbantu melalui pekerjaanya. Bahagia saat satu persatu pekerjaannya menjadi sesuatu untuk banyak orang. Itulah cara dia mengisi bejana jiwanya agar tetap utuh.
Tidak semua wanita yang menyukai pekerjaan di dalam rumah itu, tidak kreatif. Ada banyak dari mereka yang mampu berinovasi dalam menata perabotan rumah, mengatur keuangan harian, memasak aneka macam menu, bercocok tanam di kebun rumah, dan sebagainya. Ia merasa bahagia saat ia bisa mempersembahkan yang terbaik melalui waktu dan tangannya di dalam rumah. Itulah cara ia dalam mengisi bejana jiwanya.
Untuk itu, coba tanyakan pada wanita yang kelak (atau sudah) engkau nikahi. Bagaimanakah cara ia biasanya mengisi bejana jiwanya? Karena tak semua wanita cocok diminta berjualan online di rumah. Tidak semua wanita bahagia saat diminta menjadi pekerja lepas dari rumah. Bukankah ada dari mereka yang bejana jiwanya akan terisi saat ia mampu berkontribusi langsung pada masyarakat? Bagaimana dengan itu?
Seorang wanita yang bahagia dan bejana jiwanya terisi penuh, akan mampu memperlakukan orang-orang tercintanya dengan sangat baik. Jadi, tidak perlu khawatir jika (kelak) wanita yang engkau nikahi adalah ia yang aktivitasnya sangat padat. Sebab seorang wanita, sesibuk apapun ia akan menjadikan keluarganya prioritas.
Begitu kurang lebih yang aku tahu. :)
April 2019 | Luluk Gusliyanah
Haworthia retusa and haworthia limifolia
“Travel and tell no one. Live a true love story and tell no one. Live happily and tell no one. People ruin beautiful things.”
— Khalil Gibran