Lepas tengah hari, Jumat (6/5) lalu. Saya dan teman2 masih asyik duduk memandangi ombak berkejaran Laut Selatan di hadapan kami. Pengunjung pantai di kawasan wisata Gua Langir, Sawarna ini tidak seramai Pantai Pasir Putih atau Pantai Batu Layar yang nampak nun di timur laut sana. Pasir putihnya pun nampak lebih bersih. Sebelum turun ke tepi pantai, kami telah menjenguk Gua Kanekes dan Gua Seribu Candi di kaki tebing tinggi bagian barat. Gua Langir, dari mana lokasi ini diberi nama, katanya masih di depan sana, masih belum tampak. Di pantai ini beberapa tenda kecil didirikan, dengan para remaja berkulit kecoklatan yg mungkin sudah puas berenang, kemudian menghangatkan lambung dgn merebus mi instan di muka tenda. Mas Sigit, suami mbak @tetty_canastaria sudah membawa kameranya menyusuri pantai ke arah selatan. Sekelompok orang tampak berlatih panjat tebing di sana. Ia berbalik memanggil kami, "Guanya ada di sana. Gua Langir!" tunjuknya pada sebuah celah tebing di depannya. Kami bangkit dari pasir, menuju arah yg ditunjuknya, di sudut tebing pelindung kemah2 yg dari tadi kami punggungi. Saya dan mbak Tetty tiba lebih dulu di sudut itu. Bukan, bukan mulut Gua Langir yg lebih dulu kami lihat, melainkan lembah hijau di foto ini. Kami sama2 terkesiap, terpana oleh pesonanya. Kami berpandangan, dan serempak membuka mulut. "Middle-Earth!" seru saya. "The Hobbit!" seru Mbak Tetty di saat yg sama. Nah, kami tidak mengucapkan kata2 yg sama. Tapi tentunya kalian tahu apa yg kami maksud. - 08052016 #jalanjalan #pantai #beach #trip #JavaTrip #gua #cave #valley #GuaLangir #Sawarna #Banten #travel #nature #instatravel #instanusantara #Indonesia #indonesiantreasures #wonderfulIndonesia (at Sawarna Beach, Bayah Unjung Genteng)