Move On
Hai:) ada yang punya pengalaman buruk tentang kisah cinta? Lalu, bagaimana caramu mengelola perasaan agar tak hanyut dalam kesedihan? Please tell me some advice, i need support to move on from my past:) thanks anyway

ellievsbear
official daine visual archive
cherry valley forever

Kiana Khansmith

blake kathryn
No title available
YOU ARE THE REASON
occasionally subtle
wallacepolsom
EXPECTATIONS
One Nice Bug Per Day
Lint Roller? I Barely Know Her

gracie abrams
No title available
Today's Document
$LAYYYTER

No title available

No title available

shark vs the universe

titsay

seen from Italy
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States

seen from Australia
seen from United States
seen from Italy
seen from Portugal

seen from Indonesia

seen from Italy
seen from Netherlands

seen from Iraq

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Italy
seen from Ecuador

seen from Germany

seen from Italy

seen from Malaysia

seen from Italy
@perahukertasworld
Move On
Hai:) ada yang punya pengalaman buruk tentang kisah cinta? Lalu, bagaimana caramu mengelola perasaan agar tak hanyut dalam kesedihan? Please tell me some advice, i need support to move on from my past:) thanks anyway
Kehidupan setelah mati
Satu hari aku pernah mendengar sebuah cerita, tentang kehidupan setelah mati.
Sebelum nyawa benar-benar terpisah dari raga, seseorang yang sedang menghadapi kematian (sakaratul maut) akan merasakan rasa dingin yang luar biasa hingga menusuk tulang. Rasa dingin itu diawali dari ujung kaki, terus menjalar naik hingga dada, dan saat sampai di tenggorokan rasanya seperti tercekat membuat lidah tak mampu lagi berucap. Rasa itu terus menjalar naik ke ubun-ubun, sesaknya nafas tak mampu lagi digambarkan dengan kata-kata, terlalu sakit, ujarnya.
Beberapa teman menceritakan, saat seseorang sedang menghadapi kematian maka ia akan melihat sosok yang tak mampu dilihat oleh mata biasa. Sosok itu disebut sebagai malaikat pencabut nyawa. Beragam cerita, ada yang mendeskripsikan malaikat pencabut nyawa itu benar-benar menyeramkan. Ada yang mendeskripsikan sosok malaikat itu tinggi besar dan memiliki dua sayap yang membentang luas. Intinya, sosok malaikat itu bukan seperti wujud manusia pada umumnya.
Sebagian kisah menyebutkan bahwa, saat nyawa sudah benar-benar terlepas dari raga maka akan terasa seperti terjun dari tempat yang tingginya luar biasa. Melayang. Ringan. Lega karena sudah tidak merasakan sesaknya nafas. Nyawa yang sudah terlepas dari raga itu kemudian dibimbing oleh sosok yang disebut malaikat tadi menuju ke sebuah tempat. Ada yang menyebut bahwa jalan menuju tempat itu sangat bercahaya dan menyilaukan mata. Ada yang menyebut jalan itu seperti sebuah pintu atau lift yang menuju dunia lain. Ada pula yang menyebut jalan itu tampak sangat indah, saking indahnya sampai tak ada tempat di dunia yang mampu disandingkan dengannya.
Sesampainya nyawa itu di tempat yang disebut alam kubur (barzakh), maka nyawa itu akan disuguhkan hunian yang katanya sesuai amal selama di dunia. Jika amal baiknya selama di dunia banyak, maka hunian itu akan terlihat sangat indah dan nyaman. Sebaliknya, jika amal buruk selama di dunia banyak, maka hunian itu terlihat sangat menyeramkan hingga membuat nyawa tadi ketakutan untuk tinggal di tempat itu.
Seorang ibu yang pernah mengalami mati suri menceritakan bahwa hunian itu tampak seperti rumah kaca di atas bukit nan hijau. Diluar rumah, nampak pemandangan yang sangat sangat indah. Rumah itu membuat penghuninya merasa aman dan nyaman. Bahkan saking nyamannya, beliau menyebut bahwa seketika ia benar-benar lupa rasa sakit saat malaikat mencabut nyawa dari raganya tadi. Rasa sejuk, teduh, dan menenangkan itu membuat beliau ingin berlama-lama tinggal di rumah kaca tersebut. Seketika lupa rasa lelah dan derita selama di dunia.
Dari cerita-cerita diatas, beberapa hal yang dapat dipelajari. Bahwa kematian itu bisa datang kapan saja, dimana saja, dan menyasar siapapun yang sudah waktunya berpulang. Bahwa kematian memisahkan segala hal dari dunia yang saat ini kita tinggali, entah itu kenikmatan dunia atau kesengsaraan dunia. Dunia setelah mati itu benar-benar ada, mungkin saat ini terdengar hanya seperti sebuah cerita saja. Namun, setelah kematian barulah menyadari bahwa dunia hanya tinggal cerita saja. Amalmu menentukan kehidupanmu yang selanjutnya. Percaya tak percaya, kita akan benar-benar menuju kesana. Bersabarlah jika duniamu saat ini terasa melelahkan, menyiksa, dan menghancurkan mu berkali-kali, boleh jadi kesabaran mu di dunia yang sekarang akan dibalas dengan kenikmatan yang tak putus-putus di kehidupan selanjutnya. Dan berhati-hatilah bagi yang mencintai dunia yang sekarang ini dengan berlebihan, takut berpisah dengan harta, tak rela meninggalkan semua yang ada di dunia, boleh jadi bekalmu untuk kehidupan selanjutnya masih terlalu sedikit untuk menyelamatkan mu.
Dunia setelah mati itu benar-benar ada. Bersabarlah dan tetaplah berada di jalan kebenaran, hingga masa kita benar-benar berakhir di dunia yang sementara ini.
May Allah bless us
Kamu hebat
Tak ada yang paling peduli kepada dirimu sendiri selain kamu. Tak ada yang paling mengerti selain dirimu sendiri. Tak ada yang paling selalu ada selain dirimu sendiri.
Maka, pastikan cintamu pada diri sendiri tak pernah kurang. Pastikan hak cinta dan kasih sayang itu tak salah alamat. Cinta itu akan menumbuhkan kekuatan yang tak dapat orang lain berikan kepadamu.
Sesekali sedih tak apa, karena kamu manusia biasa. Tuhan memang ciptakan rasa sedih, tak selamanya harus selalu bahagia.
Intinya, Kamu hebat. Kamu istimewa.
Salam dari aku yang selalu ingin berjuang bersamamu..
Selasa, 17 Oktober
Pacaran adalah patah hati yang tertundaš„
Why you so far away?
B'cause you're not my own
Eewwwhhh
š¦: today, i realized that you're not my Gomu
š: and i realized that you're not my Peachu
š¦: yeah, b'cause we are not Gomu and Peachu
š: it's ourself :)
Aku kira, aku baik-baik saja. Nyatanya? Tidak sama sekali. Tubuhku memberi sinyal aku sedang tak baik
Asa
Untukmu yang sedang merajut asa
Untukmu yang sedang berjuang demi tersimpulnya senyum seseorang
Untukmu yang sedang berpeluh keringat hingga darah
Bertahanlah!
Mungkin kau lelah
Mungkin kerasnya dunia telah merebut bahagiamu
Mungkin kejamnya dunia telah menyita waktu-waktu berhargamu
Tak mengapa, ada asa yang harus tetap kau perjuangkan
Ada bahagia yang sedang menunggu untuk kau cipta
Meski rasanya tubuh tak mampu lagi menopang segala beban, bertahanlah!
Bertahanlah, hingga kau layak untuk mengatakan "aku berhasil melewatinya"
Untukmu, yang baru saja kehilangan
Semoga lekas pulih ya!
Layaknya bumi yang diliputi pekatnya malam,Ā
sebentar lagi akan kau temukan terangnya mentari, yang hangatnya mampu menghapus dukamu
Hari Ini
Hari ini, kuputuskan untuk berhenti
Berhenti dari segala hal yang menuju padamu
Tak terhitung lelah, perih, dan luka yang ke berapa
Aku tak ingin menghitungnya lagi
Hari ini, kuputuskan berhenti
Dari apa yang membuatku memikirkanmu
Kubaca ulang pesan yang pernah kau kirim
Dan tak kutemukan, alasan mengapa kau harus punya rasa yang sama denganku..
Hari ini, kusadari
Bahagiaku tak harus selalu tentangmu
Pun sedihku, tak melulu soal dirimu
Mungkin terlambat kusadari, tapi tak mengapa, tak sedikitpun kusesali
Hari ini, aku mengerti
Hidup bukan untuk menjalani satu cerita
Tapi membuat cerita sebanyak mungkin
Dan menemukan pelajaran berharga di setiap cerita