Jaga Diri
Hari menuju hari terus mengarung menemani jalannya diri yang senantiasa beranjak dewasa. Peluh yang diterima sudah tidak terhitung banyaknya. Kehidupan memperkenalkan diri ini dengan ramainya orang yang berbondong ingin menjadi salah satu bagian. Saling melengkapi nan bersenda gurau dikala langit tidak selalu cemerlang sudah menjadi keharusan. Kepahitan sudah menjadi makanan, kewarasan sudah tidak perlu ditanyakan. Karena hidup, hanya diri ini yang dapat mengendalikan, bukan?
Jalur dan arah yang dirasa diri amat berat ini sudah menjadi sebuah tanggung jawab. Terkadang, memang sulit dan pelik untuk dilewati. Tetapi, ini yang dinamakan tanggung jawab, bukan?
Namun, ada beberapa hal yang perlu diingat. Berilah peduli untuk diri, dikala manusia lain tidak dapat memahami bagaimana diri ini perlu untuk dipedulikan. Berilah perhatian untuk diri, dikala manusia lain tidak mampu memahami bagaimana diri ini butuh untuk diperhatikan. Berilah pengertian untuk diri, dikala manusia lain tidak dapat menyadari bagaimana diri ini harus dimengerti.
Karena, pada akhirnya semua kendali ada pada diri. Ia harus mampu mandiri, dikala manusia lain butuh kita untuk memandirikan dirinya.
- ams












