Nokturno Sapardi Djoko Damono
kubiarkan cahaya bintang memilikimu kubiarkan angin yang pucat dan tak habis-habisnya gelisah tiba-tiba menjelma isyarat merebutmu entah kapankah bisa kutangkap…
Petik gitar dan merdu suara ditambah lirik dari puisi yang indah menghasilkan perpaduan sempurna, pun menyayat hati. Musikalisasi dari Sapardi Djoko Damono ini berhasil membangunkan jiwa galau dalam diri. Kehilangan. Mungkin itulah maknanya. Kehilangan yang belum sempat dimiliki. Entah kapan mampu ditangkap.


















