Parent and Community Engagement
Big thanks to Paragon.id dan Wardah Inspiring Teacher yang telah bersedia mengundang ibu Yulia Indriati di kelas tambahan WIT 2023 ini. Selama kelas berlangsung ibu Yulia sudah banyak memberikan insight baru tentang kolaborasi antara guru dan orang tua. Kolaborasi antara guru dan orang tua tidak hanya terkait uang atau anak bermasalah saja yaa, tapi jauh lebih dari itu.
Salah Kaprah Pelibatan Keluarga
1. Keluarga banyak yang tidak paham pendidikan dan ingin melepaskan tanggung jawab kepada sekolah atau madrasah. Orang tua tidak paham bagaimana kurikulum bekerja. Sekolah minim memberikan penjelasan.
2. Ada bentuk kegiatan terbaik dan paling ideal bagi keluarga di sekolah atau madrasah maupun di rumah. Nyatanya, tidak ada bentuk kegiatan yang ideal.
3. Keterlibatan keluarga berarti keterlibatan kedua orang tua, tanpa melibatkan unsur lain dalam keluarga. Padahal bisa jadi dalam hal pengasuhan melibatkan orang dewara lain sepert kakek, nenek, om dan tante.
Prinsip Pelibatan Keluarga di Satuan Pendidikan
1. Pemberdayaan keluarga.
° Keluarga perlu dipandang sebagai sumber daya penting dalam seluruh proses perencanaan, pengajaran, dan evaluasi, terlepas berasal dari latar belakang sosial, ekonomi, dan pendidikan apapun. Wali mund terlibat aktif dalam kegiatan sekolah sebagai wujud bentuk tanggung jawab dalam komunitas sekolah, dan seluruh murid bukan hanya kepada anaknya.
° Keluarga mau terlibat bila aktivitas pelibatannya menyenangkan dan bermakna.
° Peran keluarga yang terbesar di sekolah atau madrasah bukan terkait finansial.
2. Strategi berkualitas.
° Pelibatan keluarga yang berkualitas perlu perencanaan yang sistematis dan berkelanjutan serta kreatif dan konsisten dalam pelaksanaannya.
° Pahami perspektif, ide dan kebutuhan keluarga.
° Lebih banyak bersifat preventif, antisipasi isu yang mungkin timbul.
° Siapkan perwakilan sekolah atau madrasah yang secara eksplisit menjalankan pelibatan keluarga.
3. Simpul masyarakat.
° Pelibatan keluarga akan berjalan dengan baik jika sekolah sekolah atau madrasah berperan aktif sebagai pemangku kepentingan yang besar dan penting bagi masyarakat, di sekitar sekolah atau madrasah.
° Kenali keunikan lingkungan sekitar sekolah atau madrasah. Sekolah atau madrasah juga menjadi simpul masyarakat untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
° aktif mengundang pihak luar yang prinsip, visi dan misinya sejalan. Pastikan relevan dengan kebutuhan anak dan keluarga.
Aktivitas Pelibatan Keluarga (Wajib Vs Sukarela)
Jika aktivitas diwajibkan memiliki kelebihan yaitu ramai yang hadir karena diwajibkan. Sedangkan kekurangannya yaitu tidak aktif berpartisi karena hadir bukan karena keinginan sendiri, tidak bisa menyaring mana benar-benar ingin berpartisipasi.
Jika aktivitas bersifat sukarela memiliki kelebihan yaitu aktif berpartisipasi karena punya tujuan yg ingin dicapai, dapat melihat potensi orang tua yg mau terlibat dalam program Sekolah. Sedangkan kekurangannya yaitu tidak banyak orang tua yang punya motivasi seperti ini.
Bentuk Pelibatan Keluarga
1. Keluarga sebagai sumber belajar. Misalnya:
° Guru tamu di kelas.
° Proyek pekerjaan rumah.
° Pengajar ekskul.
2. Keluarga sebagai pelajar. Misalnya:
° Kelas pengasuhan dan pendidikan atau pengajian.
° Kelompok keluarga berbagi.
° Komunitas belajar keluarga untuk topik berkait hobi atau karier.
3. Keluarga sebagai pendukung. Misalnya:
° Hari pertama masuk sekolah atau madrasah.
° Pentas Seni.
Prinsip Berkomunikasi
1. Berkomitmen.
° Jujur dan terbuka.
° Pencatatan yang baik, tindak lanjut yang sistematis.
° Konsistensi dalam komunikasi.
2. Bermakna.
° Hangat dan mendengarkan.
° Berprasangka baik dan positif.
° Tidak menutup masukan.
° Objektif dan hindari konflik kepentingan.
3. Beragam.
° Lisan maupun tulisan.
° Individual maupun kelompok.
° Formal dan informal.
° Online dan tatap muka.
Sekian catatan dari kelas tambahan Wardah Inspiring Teacher 2023 ini, sampai jumpa dicatatan selanjutnya!
Reni Anggraeni
Grup 19
Wardah Inspiring Teacher 2023















