You Don’t Know What Will Save You.

祝日 / Permanent Vacation

if i look back, i am lost

Kaledo Art
No title available
hello vonnie
Three Goblin Art

Origami Around
Claire Keane
KIROKAZE
AnasAbdin
One Nice Bug Per Day
dirt enthusiast
I'd rather be in outer space 🛸

Love Begins
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

No title available
todays bird
noise dept.
Stranger Things

seen from Malaysia

seen from United States
seen from Brazil
seen from Poland
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Malaysia
seen from New Zealand

seen from United States
seen from Hungary

seen from Malaysia

seen from Germany
seen from Netherlands
seen from Türkiye

seen from United States

seen from Türkiye

seen from Türkiye
seen from United States

seen from Iraq
seen from Germany
@ramandhany
You Don’t Know What Will Save You.
Yang Paling Sulit dari Pengorbanan
Hal paling sulit dari berkorban bukan terjadi saat kita sedang melakukannya. Ia terjadi ketika kita ada saat-saat pelik kau tergoda untuk menyebut pengorbananmu saat orang melupakannya.
Kata-kata "aku sudah lakukan ini dan itu", seakan memuaskan tapi menyakitkan.
Seorang teman mengingatkan, bahwa semakin besar pengorbanan yang kita lakukan untuk mereka yang kita sayang, godaan untuk mengungkit pengorbanan itu saat mereka menyakitimu akan semakin besar.
Kita perlu belajar berkorban, tanpa berharap mengungkitnya di hari esok.
Itulah kenapa hal-hal seperti ini mestilah kita laporkan dulu pada Allah. Melakukan ini itu demi manusia pasti akan ada masa kecewa. Sekarang belum, nanti bisa jadi.
Pada Allah-lah orientasi pengorbanan itu kita tuju. Agar Allah saja yang beri ganti, sebab manusia mudah lupanya.
13 Mei 2023
Hasbunallah wanikmal wakiil nikmal maulaa wanikmannasiir. Allah ta'ala sebaik-baik pelindung dan penolong.
Pernah ada dititik itu.. Sendiri menemani abah di RS, tapi malah ikutan tumbang.
----------------
Waktu menunjukkan jam 02.30 WIB, terbangun diruang tunggu keluarga pasien, terasa sakit tiba-tiba menyeruak dipinggang kiri, dirasa colic renal tak tertahan. Mencoba meminum paracetamol untuk pereda nyeri, alih-alih bukan meredakan, malah menambah daftar keluhan muntah-muntah. Alhasil salah satu ibu-ibu memanggilkan security igd untuk membawa saya ke igd.
Ya Allah, Sama-sama masuk igd, hanya berjarak beberapa bed. Tampak dari kejauhan abah yang jalan sendiri ke toilet, ingin rasanya menghampiri, tapi apa boleh buat, badan seperti tak ada tenaga. Mencoba menguatkan diri dengan dzikir dan do'a meminta perlindungan dari Allah. Lagi-lagi nyeri hebat dan muntah-muntah itu datang lagi setelah beberapa jam diberikan paracetamol drip dan obat lambung. Dicek lab dan rontgen abdomen polos, Alhamdulillah semua dalam keadaan baik.
Karena nyeri itu masih datang saat pagi harinya. Diberikan kembali obat anti nyeri ketorolac injeksi. Dan Alhamdulillah nyeri itu reda. Dan diperbolehkan rawat jalan serta dianjurkan untuk melakukan USG via rujukan rs untuk mengetahui lebih dalam lagi.
Dengan keadaan tak ada pertolongan selain hanya bisa bermohon kepada Allah SWT. Tak lama kemudian pagi harinya ibu saya datang dengan menangis, hanya bisa menenangkan bahwa diri ini sudah dalam keadaan baik.
Dengan berat hati, pulang ke rumah untuk beristirahat sejenak dan memberikan tugas menjaga abah ke ibu. Maafin nani ya ma belum bisa jagain abah maksimal. Semoga Allah ta'ala selalu memberikan perlindungan dan kesehatan untuk mama dan abah. Aamiin.
---------------
Allahu rabbi..
Kuatkanlah kami, berikan kesehatan lahir dan bathin. Semoga sakit yang dirasa menggugurkan dosa pada diri. Aamiin
Semoga para orang baik yang telah menolong, Allah berikan pahala yang berlipat ganda. Aamiiin
Jakarta, 01 Desember 2022
Ibn Al-Qayyim [رحمه الله] said: "Soorah Al-Fatiha comprises of two types of cures: 1. Cure for hearts 2. Cure for bodies I used to be aff
Kesabaran Membuahkan Syurga
Ceritanya tadi pagi pas lagi ngantri obat HD, ada sesosok bapak² yang tampak seperti kejang/epilepsi, dari ujung kepala sampai kaki tak henti²nya melakukan gerakan diluar kontrol. Tampak disamping bapak itu ada yang menjaga jarak, ada beberapa ibu² lainnya mengungkapkan "belas kasihan" kepada bapak itu karena tak ada keluarga satupun yang mendampinginya saat berobat ke rs.
Karena rasa penasaran, saya dekati bapak itu bermaksud bertanya apakah sudah minum obat rutin syarafnya atau belum. Ternyata beliau tampak secara sadar bisa menjawab pertanyaan saya dan Alhamdulillah sudah meminum obatnya. Dan saya simpulkan sepengetahuan saya, bapak ini seperti menderita parkinson.
Dengan rasa khawatir lihat "gerakan" bapak tadi (Pak M.Fd) semakin tak terkontrol, tapi saya salut dengan pak Mfd yang terus²an mencoba mengontrol gerakan tubuhnya dengan berdzikir, terlihat tasbih selalu ditangannya.. Masya Allah..
🌸🌸🌸🌸🌸
Teringat cerita sahabat Rasulullah SAW, Ibnu ‘Abbâs Radhiyallahu anhuma menceritakan: bahwa ada sesosok wanita yang datang kepada Rasulullah untuk mengadu perihal penyakit gila (ayan) yang dideritanya karena kekhawatiran auratnya tersingkap saat penyakit itu terjadi.
-------------
"Rasulullah SAW menjawab, “Kalau engkau mau, bersabarlah saja (dengan penyakit itu), maka engkau akan memperoleh surga. Kalau tidak, aku akan berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala supaya menyembuhkanmu“.
Ia menyahut:
“Saya mau bersabar saja. (Tetapi) aku khawatir auratku terlihat (oleh manusia). Karena itu, berdoalah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala supaya auratku tidak tersingkap,” Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa untuk memenuhi permintaan yang ia perlukan itu." [HR al-Bukhâri]
🌸🌸🌸🌸🌸
Dari cerita diatas bahwa kita simpulkan, bahwa kesabaran membuahkan Syurga.
Masya Allah.. Cerita yang hampir sama. Dengan kesabaran pak Mfd dan segala keterbatasannya untuk selalu semangat hidup, Allah tuntun hatinya untuk selalu bersabar dan berdzikir disetiap waktu. Semoga kesabaranmu membuahkan Syurga ya pak. Aamiin
Nasihat
Kamu hanya bisa mengendalikan dirimu, tidak bisa mengendalikan orang lain. Kamu hanya bisa mengendalikan isi doamu, bukan hasilnya. Tidak pula bisa mengendalikan isi pikiran, cara pandang, dan perbuatan orang lain kepadamu.
Tapi kamu bisa mengendalikan dirimu. Kamu bisa mengendalikan pilihan dan keputusanmu. Nggak ada yang mudah. Semuanya sulit. Sulit untuk mengendalikan dirimu sendiri, sulit juga jika kamu ingin mengendalikan semua hal. Mana yang akan kamu pilih?
Tapi, tahukah kamu rahasia kecil? Kalau kamu tidak bisa mengendalikan dirimu sendiri, maka hidupmu akan dikenalikan oleh keadaan. ©kurniawangunadi
Buku ke-8, di tahun ke-8 menjadi penulis lepas. Meski belum sepenuhnya sebagai fulltime writer. Alhamdulillah masih bisa berkomitmen dan konsisten hingga saat ini untuk terus melahirkan karya. Mohon doanya, teman-teman semua yang mungkin sudah mengikuti tumblr ini sejak bertahun-tahun lalu, bahkan sebelum saya merilis Hujan Matahari 2014 lalu. Rasanya, masih seperti kemarin sore ya. Buku terbaru ini akan mulai prapesan pada akhir Juni 2022.
Phone's zoom wasn't enough, had to improvise.
A husband and wife becomes one when they get married, one in faith, one in ministry, one in fulfilling the purpose of Allah on earth.”
ʿUthmān ibn ʿAffān (رضي الله عنه) said,
"Worrying about the dunyā is a darkness in the heart, while worrying about the ākhirah is a light in the heart."
(Preparing For The Day Of Judgement p.7)
Luph.. Luph.. Buat mama anah yang selalu kasih yang terbaik buat anak dan keluarganya.. Yang menomor satukan anak-anaknya untuk sekolah yang tinggi.
Semoga Allah ta'ala selalu melindungi, merahmati dan melembutkan hatimu dalam kebaikan mak.. Semoga Allah ta'ala balas kebaikan dan keletihanmu di dunia dengan Syurga Firdaus. Aamiin
Ana uhibbuki fillah.. 😘
Sehat-sehat selalu buat kita semuaaa.. ♥
--------------------
Jika kamu sekarang berada diposisi sukses, jangan bangga karena hasil kerja kerasmu saja. Bisa jadi, kesuksesanmu saat ini, karena untaian do'a dari orang tuamu yang mengguncangkan 'arsy.. Maka berlaku baiklah kepada mereka. Karena.. Ridho Allah sama dengan ridho orang tua.
------------------
Makasih ya mak, udah bikin mood nani baik lagi pas pulang kerja.. Suntuknya jadi ilang.. 😁
Jakarta, 28 mei 2022
Pukul 23.30 WIB
#ntms
#doa
#orangtua
𝐌𝐄𝐍𝐀𝐅𝐊𝐀𝐇𝐈 𝐎𝐑𝐀𝐍𝐆 𝐓𝐔𝐀.
Orang tua tidak takut miskin memberi nafkah pada anaknya sa'at membesarkan mereka.
Tapi banyak anak sering takut kekurangan sa'at menanggung orang tuanya dimasa tuanya.
Lihat diri kita sa'at ini.
Sehebat apapun, sukses setinggi langit pun. Tapi tanpa do'a restu orang tua yang membesarkan kita.
Maka tidak akan ada ketenangan, keberkahan dan kebahagia'an dalam hidup.
Uang bisa dicari, ilmu bisa digali, jabatan bisa kita raih, tapi kesempatan untuk mengasihi orang tua takkan berulang kembali.
Satu ibu.
Bisa merawat tujuh anaknya, tapi tujuh orang anak belum tentu bisa membahagiakan satu orang ibu.
Satu ayah.
Bisa menghidupi tujuh anaknya, tapi tujuh orang anak belum tentu dapat menghidupi satu orang ayah.
Sesekali tengoklah orang tua kita, tatap wajahnya ketika ia terlelap tidur. Lihat kerutan di wajahnya, lihat rambutnya yang kini mulai memutih. Lihat badannya yang dulu tegap kini mulai membungkuk.
Semua telah berubah termakan waktu, tapi tidak dengan kasih sayangnya.
Sudahkah kita membuatnya bahagia hari ini?
Sudahkah kita membuatnya tersenyum hari ini?
Tidak akan ada jasa yang mampu kita balas.
Tidak akan ada kebaikan yang mampu kita balas.
Semua begitu banyak, begitu tulus.
Hadiahkanlah kebahagia'an untuk kedua orang tua kita atas segala pengorbanan dan kasih sayang yang telah mereka berikan.
Perlakuan orang tua kita dengan penuh hormat, maka rezekimu akan semakin lancar.
آمِيْن اللّهُمَّ آمِيْن
kakjilin
#copas #ppa
Masya Allah.. Tabarakallah..
Air jadi bahan bakar motor..
https://youtu.be/ZmyzG3yK-6c
Apakah benar kamu tidak seberharga itu?
Apakah diri ini tidak utuh sehingga kita merasa perlu sekali untuk dilengkapi? Apakah diri ini jika sendiri tidak bahagia sehingga kita merasa baru akan bahagia jika bersama? Apakah diri ini tidak berharga sehingga baru merasa berharga ketika kita bisa sama seperti orang lain? Apakah sebenarnya kita tidak mencintai diri kita sendiri tapi menutupinya dengan label mimpi dan cita-cita? Apakah sebenarnya kita tidak bisa menghargai diri kita yang seperti ini adanya? Berharap orang lain dulu yang bisa menerima kita, baru setelahnya kita bisa juga menerima diri kita sendiri? Apa kamu tidak kasihan dengan dirimu sendiri yang selama ini kamu hindari dan sembunyikan? Tak pernah kamu peluk, barang mengucapkan maaf dan terima kasih ke dirimu sendiri? ©kurniawangunadi
Bagaimana kita seharusnya bersabar dan menanti?
Bersabarlah dan menantilah seperti seorang yang berpuasa dengan sempurna. Karena seorang yang berpuasa pasti yakin bahwa adzan magrib akan tiba dan ia mendapatkan 2 kebahagiaan.
Seperti itulah orang yang bersabar dan menanti dengan penuh pengharapan pada-Nya, pasti ada ujungnya ia menemukan bahagia dari sabar dan penantiannya.
Selamat menanti dan memperbaiki, untukmu dan untukku.
@jndmmsyhd
Rumah dunia tak sama dengan rumah akhirat..
Sejuk rindang pemandangan, kicau burung, sungai susu yang mengalir tanpa ada ujungnya, berlian, perak-perak, bidadari bermata jeli hingga pangeran surga yang tampan rupawan ada disana..
Tak ada kegaduhan, Hanya ada perkataan baik dan salam antar penghuni syurga..
Kenikmatan syurga tak bisa tergambarkan walau seujung jaripun. Maka bersabarlah wahai diri atas ujian yang menimpa.
Kamu pun akan bersyukur atas nikmat ujian yang dirasa didunia tak sebanding jika balasannya adalah syurgaNya. Ishbir.. Innallaha ma'ana.. 🤍
Kita seperti selembar daun kuning yang jatuh dari pohonnya. Kita semua berjalan pada dimensi waktu yang sama. Hingga perbatasan waktu itu habis sesuai ketentuan & takdir masing-masing..