Trapped in the middle of freakish people with their prehistoric-mind…. again, and again… merasa terasingkan bahkan oleh hal2 yang sebenarnya sangat-sangat sepele…. perpojok dan terpelosok sendiri…. and here I'am…. again! mencari sudut untuk menyibukan diri dari obrolan-obrolan mereka…. berbagai rasa yang berkecamuk seperti iri, dengki, kesal, marah, jengkel akibat dari akumulasi kata-kata yang tertampung ditelinga… sehingga berusaha menutup akses satu-satunya untuk suara dengan menjejali earphone dan musik…. atau berusaha memasang muka tembok yang terbukti cukup ampuh menangkal sindiran-sindirannya…. entah mengapa saya bisa menjadi sangat sentimental jika hari berkumpul tiba, hari dimana banyak sanak saudara berkumpul…. duduk bersila berceloteh soal remeh temeh menghabiskan waktu…. melirik lewat ujung mata pada sanak famili seumuran yang dengan antusiasnya bicara cinta…. menghabiskan malam minggu, serasa dunia milik berdua (yang lain cuma numpang…) atau dengan sangat mengesalkan menanyakan sesuatu yang sebenernya tanpa perlu bertanya pun pasti sudah tau jawabannya… lalu merasa kalah dan tersisih dari sebuah perlombaan konyol… mengapa, padahal suasana ini begitu ramai, tapi entah mengapa terasa begitu sepi….? bahkan untuk orang secuek saya yang sudah kebal dengan hal-hal sejenis ini… tapi buat yang ini…………………… ah sudah lah…. mungkin saya lagi sdikit sentimen…











