Entah bagaimana Tuhan akan membentukku, aku tak akan pernah menyesal mengikuti apapun yang sudah digariskannya. Semua yang terbaik, pasti diberikan kepada umatnya.
occasionally subtle
Interview Vampire Daily
Noah Kahan

Origami Around

gracie abrams
sheepfilms
Show & Tell
No title available
almost home

PR's Tumblrdome

Love Begins

❣ Chile in a Photography ❣

roma★
untitled
★
Lint Roller? I Barely Know Her
Cookie Run:Kingdom Official!
Claire Keane
One Nice Bug Per Day

titsay

seen from Germany
seen from Indonesia
seen from United States

seen from Germany
seen from United States

seen from Türkiye

seen from T1

seen from India

seen from Netherlands

seen from Netherlands
seen from United States
seen from Australia
seen from United States

seen from United States
seen from Philippines

seen from United States

seen from United States

seen from Türkiye
seen from Bangladesh
seen from United States
@samuderakata-blog
Entah bagaimana Tuhan akan membentukku, aku tak akan pernah menyesal mengikuti apapun yang sudah digariskannya. Semua yang terbaik, pasti diberikan kepada umatnya.
Bukan aku
Sungguh bukan fotoku yabg ada di dompetmu
Tapi, fotoku adalah foto wanita paling banyak yang ada di handphonemu saat ini.
Besok bisa ketemu?
Makan bareng yuk
Kamu dimana?
Kamu masih sibuk?
Kamu kapan free?
Udah lama kita gak main bareng ya, main yuk?
(semua jawabannya "aku gak bisa, no, aku udah ada janji, aku ....". Hingga aku tak berani menanyakan apa-apa lagi)
“Pernahkah kau merasa seperti seorang figuran dalam kisah yg kau tulis sendiri?”
— (via mbeeer)
“Just Friends”
Kamu bilang kita hanya berteman tetapi kamu selalu bersedia menungguku pulang di saat aku ada urusan di sekolah.
“Perempuan jangan pulang sendirian, orang tua kamu juga udah percaya sama aku,” alasanmu.
Kamu bilang kita hanya berteman tetapi kamu selalu menggenggam tanganku erat di saat kita sedang jalan berdua.
“Kalau kamu terpisah gimana?” responmu saat aku bertanya mengapa kamu harus menggenggam tanganku.
Kamu bilang kita hanya berteman tetapi kita selalu saja mencari kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama.
“Temenin aku dong. Aku butuh pendapat kamu soal kado yang pas buat mama aku.”
“Kan bisa lewat telpon,” jawabku.
“Gak bisa, aku butuh pendapat kamu, ayo pergi sekarang.”
.
“Temenin aku nonton dong,” pintaku saat film Disney yang terbaru sudah rilis di bioskop.
Dan responmu hanya, “Oke.”
Kamu bilang kita hanya berteman tetapi kamu selalu berlagak cemburu jika ada salah satu temanmu yang menggodaku.
“Jangan mau sama dia. Dia itu player,” jawabmu sambil menggerutu.
Kamu bilang kita hanya berteman tetapi jika ada yang bilang kita adalah pasangan yang serasi, kamu tidak pernah menyangkalnya.
“Biarin aja. Mereka kan cuma iseng,” ucapmu sambil senyam senyum sendiri.
Kamu bilang kita hanya berteman tetapi kamu sering merencanakan masa depan kita berdua, seakan kamu yakin kita akan selalu bersama selamanya.
“Nanti kan kita pasti punya kehidupan masing-masing. Aku dengan pasanganku dan kamu juga sama pasanganmu.”
“Memangnya kamu bisa hidup tanpa aku?” tanyamu sambil tersenyum sok manis di depanku.
Jika kita hanya berteman seharusnya kita tidak seperti ini, memandang satu sama lain terlalu lama, mendiskusikan kecocokan antara keluarga kita, ataupun saling memberikan kado tanpa alasan penting.
What we are, are not “just friends”.
Jakarta, 2 Agustus 2018.
Dan bukan friendzone juga
Thanks
“Semoga lekas menemukan; bukan yang sempurna, tapi dengannya kau hampir tidak mengenal sakit hati.”
— Faris (via mbeeer)
Nanti, ah sekarang pun sudah sakit
The best moodbooster is you, dear
Semakin kesini, semakin tumbuh besar perasaan itu, lalu bagaimana dengan waktu kita(?)
“Kesempatan kedua itu jarang ada, kalaupun ada, berarti kalian orang yang beruntung. Gunakan sebaik-baiknya kesempatan itu, jangan disia-siakan. Banyak orang yang mau melakukan apapun demi bisa mendapatkan kesempatan kedua.”
— A. W. (via surat-pendek)
Sayangnya, hari ini aku sudah mulai “tak berselera” memikirkan siapa yang akan mendampingiku. Sebab itu aku ingin mengabaikan perasaan apapun yang sedang kurasa. Biarkan Allah saja yang kini kukejar, dan urusan lainnya, biar Allah saja yang mengaturnya.
(( Jaga hati, kunci hati, sampai waktunya nanti ))
Salam buat ibu ya
Dari perempuan yang katamu gak akan jadi menantu
Tak ada kata sisa untuk sebuah hari raya.
Pergi yang paling jauh adalah ketika kamu tidak mengejarku saat aku berjalan pergi.
– @cindyjoviand
Atau aku diam menunggumu tapi kau berjalan menjauh
Selalu saja ada alasan untuk menundanya, mau sampai kapan?
Tetapi tabiat rindu memang seperti itu kan, selalu tertuju pada orang yang salah; orang yang tak memiliki getar sama dengan isi rongga dadamu.