Makanan daging mempunyai nilai gizi yang tinggi, sehingga banyak orang mengkonsumsinya sebagai bahan kebutuhan pokok sebagai lauk pauk utama penyedap hidangan, apakah ini benar? Kalian mungkin tidak pernah terpikirkan, dampak dari makanan daging terhadap organ tubuh seperti darah dan otak yang notabene terbebani untuk mengolah hasil makanan yang berdaging, secara ruhani makanan berdaging tidak berdampak apapun, kecuali dampak fisik malah terasa lambat dan letih, karena memakan daging membuat sebagian organ bekerja berat, sehingga mengganggu lainnya, mengakibatkan tidak berfungsi secara normal.
Kapan Manusia Mulai Makan Daging?
Sejarah awal Manusia adalah pola makan yang mengandung tumbuhan dan buah-buahan, dan ini adalah pola alami yang jaman sekarang disebut vegetarian, hal ini sesuai mitos yang menjadi fakta, bahwa bangsa Ibrani dan Yunani kuno adalah makan buah ataupun sayuran, ini juga dilakukan para filsuf besar Yunani Seperti Socrates, Diogenes, Plato, bahkan pendeta zaman Mesir kuno mewajibkan kaumnya untuk melakukan vegetarian, karena pandangan para filsuf dengan makanan vegetarian akan berdampak secara fisik lebih bugar dan ringan, kulit lebih bercahaya dan bersih, serta pikiran juga ringan. Oleh sebab itu banyaknya para filsuf-filsuf besar adalah vegetarian, karena vegetarian itu menjadi mudah dan ringan untuk berfikir.
Kebiasaan Buruk Pemakan Daging
Para biksu Buddha Sakyamuni mempunyai istilah dengan Ahimsa yang berarti tidak membahayakan dan menyakiti makhluk hidup, prinsip tidak makan makhluk hidup lain atau daging ini membuat makhluk hidup lainnya jadi takut, dan saling memakan satu sama lainnya, dan makanan daging dianggap suatu kebiasaan buruk, orang memotong hewan dianggap membunuh benih batin hewan, dan mengharap hewan tersebut memohon belas kasihan yang tak terhingga untuk tidak dibunuh. Hal ini sangat dianjurkan ke murid-muridnya, yang membuat tingkat spiritualnya makin tinggi, hingga para Buddha dapat mencapainya di tiga alam menurut keyakinan mereka.
Makan daging sebagai kebutuhan Spiritual
Budaya vegetarian jarang dan hampir susah ditemukan dalam budaya Barat, mereka menganggapnya hanyalah meningkatkan nilai spiritual belaka, andai ada yang melakukan biasanya mereka melakukan diet sementara untuk tujuan penyembuhan dari penyakit seperti kanker otak, jantung, ginjal yang jelas dan berasal dari makanan daging, jika sudah sembuh, mereka kembali makan makanan berdaging. Ini sebenarnya adalah pencerahan yang nyata bahayanya makan makanan berdaging dengan melawan pola vegetarian. Dan hasil terakhir adalah untuk menuju pencerahan organ tubuh yang sakit adalah menjadi vegetarianisme.
Solusi makanan pengganti makanan daging
Jangan dikira makanan vegetarian di bawah ini sangat kaya akan vitamin dan gizi, sehingga setara dengan kebutuhan apa yang ada pada komposisi dalam daging, apa saja makanan nabati tersebut?
5 Cara pengganti Makanan Daging
Dalam kategori buah-buahan terdapat tomat, brokoli, kentang, kacang paprika merah, kembang kol serta bayam. Ini mengandung vitamin C, komposisi yang tidak ada dalam daging, kandungan ini berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar daya tahan tubuh kebal terhadap serangan penyakit dan membuat saluran kimia ke otak lebih lancar, sebaliknya daging menjadikan kekebalan tubuh mudah terserang berbagai penyakit, serta menghambat saluran kimia ke otak.Dalam kelompok biji-bijian terdapat hazelnut, almond, kacang kedelai, kacang hijau, sayuran hijau seperti sawi, bayam bahkan daun singkong sekalipun mengandung kaya akan vitamin E, kegunaan vitamin E menjaga kesehatan kulit anda agar tahan dari keriput, kanker kulit, juga vitamin berfungsi sebagai antioksidan.Sayuran berdaun gelap, buah delima, lentil serta kelompok biji-bijian semisal kacang garbanzo mempunyai kandungan asam folat. Fungsi asam folat tersebut meningkatkan kesehatan jantung, perkembangan sel, pembentukan sel darah merah, mencegah cacat lahir, ini sangat cocok untuk nutrisi selama hamil, karena komposisi asam folat terpenuhi semua, agar bayi yang dikandungnya sangat baik untuk perkembangannya, begitu pula sang ibu terpenuhi juga dengan kandungan asam folat.Dalam makanan non nabati terdapat keju, susu, kuning telur, sereal, ikan salmon, ini semua mengandung vitamin D yang dibutuhkan menjaga kesehatan tulang dan gigi, serta memproses kalsium, akan tetapi kebutuhan ini dapat diganti dengan cara berjemur dipagi hari dengan melalui paparan sinar matahari, sinar matahari lebih sempurna akan vitamin D nya, karena tidak akan kekurangan maupun kelebihan yang masuk kedalam tubuh.Yang terakhir dan paling simpel adalah makan gado-gado, salah satu kuliner nusantara yang pernah saya ulas, gado-gado sudah mengandung semua kebutuhan vitamin, cukup tambahkan telur dan makan sambil berjemur dibawah matahari, cukup sempurna bukan? Sebagai pengganti daging. Jadi, perlukah kita makan daging?
Sayuran Makanan sehat
Jadi anda perlu yang mana? Semua sesuai selera masing-masing, sebagiam anak-anak jaman now susah sekali untuk suruh makan buah-buahan, terlebih sayuran hijau. Makanan daging sangat menggiurkan, dan aromanya lebih sedap dari pada sayuran. Antara daging dan sayuran mahalan mana? Pasti makanan daging. Terlebih daging mentah.
Read the full article