Hal pertama yang sering memicu kecemasan kita, yaitu karena ketika bangun tidur kita tidak pernah langsung terhubung dengan diri sendiri.
Tetapi kita langsung terhubung dengan notifikasi, menyimak berita-berita mengerikan yang sebetulnya tidak semuanya perlu kita konsumsi.
Membalas pesan dan komentar-komentar yang semestinya tidak perlu menyita lebih banyak waktu kita untuk memikirkannya.
Kita mengundang begitu banyak kecemasan dari ponsel kita sejak pertama kali membuka mata. Kita tidak memberi kesempatan untuk terhubung dengan diri sendiri.
Berselancar melihat kehidupan orang lain, melihat pencapai-pencapainnya, perjalanan-perjalannya, hingga kita begitu mudah untuk membanding-bandingkan diri.
Seharusnya kita bisa menggali lebih banyak hal yang terpedam, menjawab pertanyaan-pertanyaan yang seringkali kita ajukan ke orang lain, bukan ke dalam diri sendiri.
Ponsel kita pusat segala informasi sekaligus alat paling mudah yang bisa membuat kita merasa rendah diri, alat paling mudah untuk mengacaukan pikiran kita.
Kita tidak pernah mampu menemukan pintu ketenangan dalam diri kita sendiri, karena kita tidak pernah berusaha menyelaminya. Kita tidak pernah terhubung dengan diri sendiri.