Hipotensi dan Kegiatan Sehari-hari
Aku punya darah rendah, tensian yg paling rendah itu 90/60 mmHg . Biasanya dalam beraktivitas sehari-hari, suka merasa pusing, lemes, pandangan buram, bahkan tekadang merasa kurang stabil kalo berdiri. Apalagi kalo baru bangun tidur atau duduk terlalu lama terus berdiri, rasanya padangan jadi gelap dan kepala jadi berat.
Pengalaman yg paling memalukan selama punya hipotensi itu pas lagi ospek kampus. Saat itu kegiatannya dilaksanain di lapangan, cuacanya panas dan crowded. Alhasil setelah kegiatan selesai dan mau pindah ke ruangan, aku pingsan. Dari sekian banyak maba, cuma aku aja yg pingsan. Itu artinya bukan lingkungan yg salah, tapi tubuhnya yg bermasalah.
Setelah dianalisis, mungkin pada saat itu aku dehidrasi sehingga volume darah jadi berkurang dan memicu penurunan tekanan darah. Dalam kondisi ini, tubuhnya udah hipotensi, ditambah dehidrasi jadi makin rendah tensinya. Akibat terbesar dari kejadian ini adalah suplai O2 ke seluruh tubuh berkurang, apalagi ke bagian otak. Sehingga otak tidak bisa beroperasi secara normal dan kompensasinya adalah penurunan kesadaran. Hal ini pertanda tubuh butuh bantuan, yakni butuh O2 yg cukup.
Pengalaman lain terjadi pagi ini, tapi ga sampe pingsan. Pagi tadi aku sepedahan kurang lebih 1,5 km selama 10 menit. Setelah selesai sepedahan, rasanya ada sesuatu yang naik ke bagian kepala, lalu kepala jadi berat dan pandangan kabur. Saat itu aku udah ngeuh kalo tubuh lagi butuh bantuan. Tindakan yg harus aku lakukan adalah minum, duduk tenang, lalu tiduran dengan kaki ditinggikan. Rasionalnya adalah minum biar ga dehidrasi, duduk tenang biar irama jantung stabil, dan tiduran dengan kaki ditinggikan biar suplai O2 diprioritasikan ke bagian otak.
Secara sadar aku ga bisa ngerubah hipotensi ini jadi normal. Tapi aku bisa mengantisipasi biar gejala yg timbul, tidak merugikan atau menghambat aktivitas sehari-hari. Cara mengantiipasinya yakni:
Memperbanyak konsumsi makanan dengan kadar garam tinggi. That’s why aku suka micin.cari tau aja rasionalnya kenapa,
Perbanyak minum, biar ga dehidrasi.
Olahraga atau beraktivitas fisik, minimal 30’/hari.
Makan dalam porsi sedikit, tapi sering. Hal ini biar tubuh memiliki glukosa yg cukup buat diedarin ke sel-sel tubuh. Tapi kalo punya DM atau punya faktor risiko DM, poin ini harus dipertahtikan lebih lanjut.
Tidak minum minuman yg mengandung kafein
Latihan menangani pandangan buram dan badan tidak stabil saat berdiri.
Sekian sesi sharing hari ini, stay healthy and happy :)















