Tentang Apa Yang Kita Butuhkan
"Kucingku hilang lagi"
ya, dan lagi.
Sudah hampir 2 bulan dan hampir 6 bulan aku kehilangan kucing. Kucing yang aku besarkan layaknya adik, dari kebutuhan makan dan kesehatan tidak pernah terlewat. Kucing pertamaku bernama toothless umurnya 3 tahun ketika dia hilang. Ga pernah terbayang kucingku bisa kabur begitu saja dan tidak pulang kerumah, padahal sudah ku beri makan tiap hari. sudah ikhtiar sebar ke grup cluster, pakai jasa ancom, tapi toothless tetap tidak pulang. Sampai akhirnya aku dan suami harus pindah kontrakan ketempat lain.
Kucing Keduaku bernama miko, suka aku panggil mikku, kikku, kikko. entah dia suka panggilan yang mana, tapi yang bisa membuatnya mendekat adalah sebungkus meo. Sudah 2 bulan miko akhirnya berpisah dengan ku. Setelah beberapa drama miko tidak mau poop di pasir, kena jamur di telinga, mata belekan, dan masih banyak lagi. Miko memang tidak aku rawat dari kecil, tapi miko cukup membuatku tidak terus sedih karena toothless yang kabur. Sayang? jangan ditanya, bahkan suami sering bingung karena yang dicari adalah kucing, bukan suaminya. Miko sempat hilang selama 2 minggu, sampai akhirnya ada orang baik yang mengabarkan menemukan miko. Senang sekali rasanya akhirnya miko ketemu,tapi akhirnya aku harus merelakan miko juga untuk tinggal bersama orang yang menemukannya, melihat beliau pecinta kucing juga.
Kenapa kucingku selalu hilang?
Sering berfikir seperti ini, kenapa Allah buat kucing aku pergi dari rumah, apa tidak kasian mereka tidak tahu diberi makan atau tidak, aman atau tidak, apa aku kurang perhatian dengan kucingku(kurasa tidak). tapi hari ini aku terfikir suatu jawaban, Allah sedang minta aku fokus dengan hal lain, waktu toothless hilang, Allah minta aku fokus dengan suami dan kepindahan rumah. dua hal ini bukan perkara mudah, bahkan melelahkan, Allah membantuku tidak terlalu lelah dengan merawat kucing. Meski sebenarnya aku tak lelah sama sekali. Setelah miko dirawat orang lain ternyata Allah minta aku fokus ke Adik sematawayangku, dia hendak masuk universitas, butuh support yang lumayan besar, dan mungkin Allah tahu, aku tidak bisa handle semuanya. Allah bantu aku untuk memilih.
Allah selalu beri apa yang kita butuhkan, meski kita merasa ada yang hilang pada diri kita. mata dan perasaan manusia sangat terbatas pada apa yang ingin mereka lihat dan apa yang mereka ingin rasakan. tapi Allah, Dia lebih dari assisten pribadi yang tahu luar dalam apa yang kita fikirkan,apa yang kita rasakan, dan apa yang kita butuhkan.















