Dear @shokuthetoy Maaf aku baru bisa nulis di hari ke 30. Tapi judulnya tetap #30hbc1829 . Pertanyaan kamu soal 20minggu yang lalu itu, aku ngitungnya sesuai umur kamu. Jadi gini, satu tahun umur manusia itu berbeda dengan satu tahun umur doggo. Hayo, kamu bisa jalan umur berapa? Kalau bayi manusia itu jalannya aja bisa satu tahun, atau lebih. . Trus kamu bilang, ibu di MTV cuma cuap-cuap? Ya ndak papa, cuap-cuapnya dalam bahasa inggris, dari 200juta penduduk Indonesia, ndak semua yang bisa bahasa inggris selancar ibu. Emang sih kalau ibu lagi ngomel lebih sering pakai bahasa indonesia atau sunda. Woiya, ibu meski cuap-cuap di MTV, banyak lho anak muda di tahun 2000an awal yang ingin jadi penerus ibu dan satu lagi ibu dibayar buat cuap-cuap. Kalau ke mbo Iroh, yang dibayar mbo Iroh, beda atuh. . Itu foto teteh Sarah pas jadi bintang iklan produk rambut. Aku masih ingat pas teh Sarah bilang "mau bukti?", trus rambutnya ditarik. Meski sesudah kontrak teteh Sarah lebih memilih gaya rambut bondol, teteh Sarah tetap jadi bintang iklan produk perawatan rambut lho shoku. Bahkan ada foto dirinya di baliho ibu kota. Keren kan? Teteh Sarah itu seolah mendobrak stigma, jadi bintang iklan shampoo ndak harus rambut panjang dan ndak harus seorang abege ceria juga. Temen satu genk iklannya juga juwarak, ada Titi Rajobintang, Bunda Maia dan Uni Ersa Mayori. . Shoku, teh Sarah sayang kamu. Kenapa? Teh Sarah memilih vakum di media sosial bahkan IG-nya kamu ambil alih, tapi saat ada kejadian pengurungan hewan di mobil pada salah satu mall, teteh Sarah ikut bersuara. Dari situ aku tau, teteh menganggap kamu bagaikan anggota keluarga, bukan sekedar peliharaan. . Satu lagi, kabarnya si teteh itu paling geli dipelukin, aku pernah liat di youtube, teteh Sarah jadi bete sendiri pas Tante Adek melukin dia. Nah kamu malah diterima dengan tangan terbuka. Teh Sarah juga ndak suka hal yang tidak rapi, rambut di karpet aja pasti dipungutin pas ngobrol, ndak suka ada remahan nastar di meja, jadi ndak kebayang semenjak kamu masuk ke keluarga si teteh. I dont know how say it. Pasti si teteh banyak belajar sabar. . Udah gitu aja cerita aku, jangan pipis sembarangan lagi yah. Salam buat ibu.