Ketika Waktu 24 jam Terasa Sedikit
Semuanya kita hanya memiliki jatah waktu 24 jam yang sama dengan manusia lainnya. Tak akan ada yang pernah mendapatkan give away penambahan waktu. Iya kan?
Pada kenyataannya kita seringnya merasa kurang dengan waktu terus, pengennya di tambah biar bisa melakukan aktifitas lain. Beberapa bulan lalu saat berkumpul dengan seorang sahabat beliau berkata seperti ini "fii, rasa-rasanya akhir ini waktu saya berantakan sekali, padahal aktivitas ku itu itu saja, pagi di kantor, selepas pulang gak bisa bisa produktif lagi, inginnya langsung tidur, saya juga sudah chek manajemen waktu tapi berusaha kompromi tapi tetap aja, rasanya pulang langsung capek! Saya cek energi, rasanya cukup, makan teratur, olahraga dan semuanya lancar, tapi rasanya memang ada yang kurang, tidak beres", curhatnya pada saya hari itu.
Saat itu, saya langsung diam mendengar dan merefleksi serta menyadari saya pun pernah berada disituasi seperti ini. Berkali-kali mengintropeksi diri dan mencari kesalahan pada diri tapi tetap tidak menemukan jawabannya. Lelah juga memikirkan nya ternyata. Esoknya saat bangun kembali, saya kembali menata dan melihat buku agenda, dengan bismillah saya menstimulus diri bahwa hari ini harus lebih produktif, eh malah pulang masih sama saja. Ada yang kurang rasanya.
Hingga sampai pada suatu hari saya mendapatkan jawaban dari Allah pada saat tarbiyah "jika kamu merasa tidak ada yang salah, coba cek relationship kamu dengan Allah, kedekatan kamu dengan Al Qur'an, mungkin letaknya ada disana" Jleb!!! Saya langsung setuju dengan pendapat ummi, Ah memang benar akhir-akhir ini saya semacam last contact, baca qur'an seadanya tanpa mentadaburri, tanpa meresapi, ibadah yang kualitasnya menurun, ahh banyak salahnya memang. Astagfirullah.
Di hari selanjutnya, saya sempat melihat sebuah tayangan video di channel yufid youtobe soal kedekatan dengan al Qur'an, persis sama dengan keadaan saya. Intinya adalah bagaimana agar 24 jam itu bisa melaksanakan banyak hal hanyalah soal persoalan keberkahan waktu yang diberikan Allah. Toh semua kita waktunya sama. Ada yang bahkan full time seharian punya agenda sana sini, tapi pas balik ke rumah masih bisa melaksanakan banyak hal, bisa menulis, belajar, diskusi keluarga, baca buku, me time dengan Rabb Nya disepertiga malam. Itu karena waktunya berkah. Disela kesibukan nya dia masih tetap menjaga hubungan nya dengan Allah. Bagaimana seorang yang senantiasa dekat al qur'an bisa tetap mampu mengatur waktunya dengan apik.
Waktu itu sebenarnya makhluk, kepunyaan Allah. Jadi minta sama Allah untuk dimudahkan dalam memanfaatkan waktu di jalan kebaikan. Apa yang tidak bisajika Allah mengizinkan ??
Terkadang disuatu waktu bukan saatnya mencari kesalahan diluar untuk menyalahkan keadaan yang berantakan. Periksa hatimu, periksa hubungan dengan allah. Yakinlah, jika semuanya terjaga maka Allah akan mudahkan urusan kita. Bukankah ada banyak hal yang dirasa mustahil ketika kita berdoa dan berusaha meninta kepada Allah, maka seketika akan menjadi mudah?? Waktu 24 akan cukup karena berkah. Keep your relationship to Allah :')
Makassar, January 2 nd 2019