Hari ini berjalan seperti biasanya, bangun dan melaksanakan agenda. Harapan menuntaskan riset bulan ini qadarullah tertunda karena adanya perpanjangan PSBB sampai 8 februari.
Tepat sore hari teman saya mengajak untuk mencari makan di luar. Katanya untuk self reward setelah berminggu-minggu dia depan laptop mengerjakan produk penelitiannya. Saya jawab “yuk sepertinya saya juga lagi butuh, sejak sumor ditutup kita gak pernah lagi ya jajan cemilan itu” ucapku yang merindukan sunmor tapi Covid-19 malah semakin parah.
Keluarlah kami mengelilingi wilayah sekitar kos dan kampus. Menyaksikan para mas-mas yang jualan pada sepi pelanggan yang biasanya selalu ramai jika kampus sedang buka. Dalam hati merintih melihat perjuangan mereka mencari nafkah. Lalu teman saya menimpali dan berkata “rezeki itu memang selalu ada yah selama masih hidup, walau mungkin jualannya gak selaris biasanya pasti ada deh yang beli atau dapat rezeki dari arah yang tak disangka”. Dialog terus berlanjut hingga sampai kepada refleksi “kita tiap hari kadang bingung mau makan apa, pesan apa, masak apa, tapi di tempat yang lain kebingungannya itu terletak karena tak memiliki apa-apa untuk diolah ataupun dimakan”.
Perjalanan hari ini berkahir dengan pilihan #selfreward sembari membantu umkm. Sesekali tidak apa-apa ya ucapnya mencari pembenaran.
Yogyakarta, Januri 26 th 2021












